Bunga99 agen bola online
Adik Suamiku Pemuas Nafsuku

GadisQQ Agen BandarQ Terpercaya KepoQQ
BungaQQ BabeQQ situs bandarq online
CekQQ helipoker

Adik Suamiku Pemuas Nafsuku

Adik Suamiku Pemuas Nafsuku. Sesampainya dirumah, tuntas mandi kukenakan daster tidurku tanpa ada celana dalam, serta kusemprotkan minyak wangi di badanku, siap menunggu pria yg bakal isi keperluan seksku. Kulihat ke-2 anakku telah tidur nyenyak. Kemudian kurang lebih jam 23 : 30 kumatikan lampu kamar serta kurebahkan badanku ditempat tidur terpisah dari tempat tidur anak-anakku. Sembari tidur-tidur ayam, kunantikan Ary masuk ke kamarku. Sekitaran jam 01 : 00, kulihat pintu kamar yg berniat tak kukunci dengan cara perlahan-lahan di buka orang. Kulihat Ary dengan sarung masuk. Sesudah ia tutup kembali pintu kamar serta menguncinya, ia menuju tempat tidurku serta segera menindih badanku serta menciumi muka dan bibirku.

Adik Suamiku Pemuas Nafsuku

Sembari menciumiku, tangannya menggerayangi vaginaku. Ary berkata, “Wah telah siap nih ya.. tidak gunakan celana dalam.. ” Tidak berapakah lama Ary mengangkat dasterku serta mempermainkan klitorisku serta sesekali memasukkan jarinya ke lubang vaginaku, membuatku melayang serta vaginaku cepat banjir. Nyatanya Ary juga telah siap dengan tak pakai celana dalam. Digesek-gesekannya lontongnya yg telah mengeras di pahaku sembari jari-jari tangannya mempermainkan vaginaku. Kubalas gerakan Ary dengan meremas-remas serta mengocok lontongnya. Nafsuku makin naik, demikian juga Ary lantaran nafasnya terdengar makin memburu. Sembari tersengal-sengal, ia melenguh, “Oh.. oh.. Wita.. Ary telah nafsu.. Wita haus kan.. Ary tambahkan ya.. ” Saya juga telah tak tahan, “Oh Ri.. tambahkan cepat lontongnya.. Wita telah tidak tahan.. Ohh Ri.. ”

Adik Suamiku Pemuas Nafsuku

Kemudian, “Slep.. ” kurasakan lontong Ary yg tambah besar serta panjang dibanding lontong suamiku itu masuk dengan gampang masuk kedalam lubang vaginaku yg telah betul-betul basah itu. Kurasakan lontongnya hingga menyentuh dinding vaginaku yg terdalam. “Oh.. Ri.. aduh nikmatnya Ri.. oh gede Ri.. ” saya merintih, sembari kupeluk erat badan Ary. Kudengar juga rintihan Ary sembari menurun-naikkan lontongnya didalam vaginaku. “Oh.. oh.. agh.. Wita, enak sekali apem Wita.. oh.. aagh.. ” Dari langkah permainannya, saya rasakan Ary belum memiliki pengalaman dalam soal sex serta nampaknya baru pertama kalinya ia berbuat begini. Mungkin saja lantaran demikian nafsunya kami berdua lebih kurang 10 menit nikmati hujaman lontong Ary, saya telah pengen capai orgasme.

“Oh.. agh.. aduh Ri.. cepatkan tusukannya Ri.. Wita pengen keluar.. oh.. aagh.. ” Kurasakan Ary juga telah pengen orgasme. “Oh.. agh.. Mbak, Ary juga pengen keluar.. oh.. aaghh.. ” Tidak lama lalu, bersamaan dengan keluarnya spermaku, kurasakan semburan sperma yg keluar dari penis Ary yg masihlah perjaka, keras serta beberapa kali penuhi lubang vaginaku. Kami berdua berpelukan erat rasakan kesenangan yg tidak ada taranya ini. Kubisikkan di telinga Ary, “Terima kasih Ri, Mbak senang sekali.. ” Ary juga berbisik, “Aduh Wita, baru pertama kalinya ini Ary rasakan nikmatnya apem.. Wita senang kan.. ” imbuhnya.

Kemudian, Ary mencabut lontongnya dari dalam lubang vaginaku. Saya mengupayakan menahannya lantaran saya menginginkan nambah lagi. Ary berbisik, “Besok-besok saja lagi, saat ini Ary mesti keluar.. takut ada orang yg bangun.. ” Sesudah mengecup kening serta pipiku, Ary permisi keluar. Kubisikkan di telinganya, “Hati-hati ya Ri.. jangan pernah ketahuan orang lain.. ” Walaupunpun belum demikian senang, namun hatiku bahagia kalau Ary bakal isi kesepian serta penuhi keperluan seksku sepanjang suami diluar kota. Dalam hati saya juga mengatakan terima kasih pada suamiku atas ijinnya serta pilihannya yg pas.

Adik Suamiku Pemuas Nafsuku

Sesudah peristiwa pertama ini, jalinan seksku dengan adik suamiku ini senantiasa berlanjut. Sayangnya hal semacam ini kami berdua jalankan dirumah, lantaran waktu itu memanglah tak pernah terpikir utk main diluar umpamanya di Motel. Saking puasnya nikmati permainan sex dari Ary, saya lupa bakal jadwal kalender KB yg sampai kini kugunakan. Sedang setiap saat Ary menyetubuhiku, spermanya senantiasa ditumpahkan didalam vaginaku.

Saya sendiri memanglah tak inginkan sperma Ary ditumpahkan diluar, lantaran malah rasakan semburan serta kehangatan sperma Ary didalam vaginaku, adalah satu kesenangan yg fantastis. Mengakibatkan sesudah berapakali jalankan jalinan, saya pernah terlambat 6 hari datang bln. (mens). Hal semacam ini kuceritakan pada Ary, waktu kami mengobrol berdua di paviliun. Cemas betul-betul hamil, kuminta Ary mengantarku ke dokter utk memeriksakannya. Pada awalnya Ary tak sepakat, serta menginginkan menjaga kehamilanku. Saya tak sepakat serta tetaplah menginginkan menggugurkannya.

Esok paginya dengan diantar Ary, saya memeriksakan diri ke satu tempat tinggal sakit sisi kandungan. Nyatanya hasil kontrol tak dapat keluar hari itu juga, serta mesti menanti tiga hari. Hingga dua hari sesudah kontrol dokter, nyatanya mens-ku masihlah belum datang. Saya tak sabar serta cemas andaikata nyatanya saya betul-betul hamil. Hal semacam ini kuutarakan pada Ary serta kuminta ia menolong membelikan satu botol bir hitam untukku. Esok harinya, Ary menyerahkan bir hitam itu kepadaku, serta malamnya kuminum. Tiga hari sesudah minum bir hitam itu, mens-ku datang.

Sesudah mens-ku tuntas sekitaran 7 hari, saya serta Ary menambahkan lagi jalinan sex seperti kebanyakan. Praktis sepanjang dua bln. ada 18 kali saya serta Ary sukses jalankan jalinan sex yg memuaskan dengan aman tanpa ada ketahuan keluarga dirumah. Hasrat utk mengerjakannya tiap-tiap hari susah terwujud, mengingat kondisi tempat tinggal yg tidak amat mungkin. Dari demikian kali jalinan seksku dengan Ary, seingatku ada tiga kali yg betul-betul begitu memuaskan diriku.

Adik Suamiku Pemuas Nafsuku

Terkecuali peristiwa yg pertama kalinya, jalinan seksku dengan Ary yg begitu memuaskan yaitu pada saat kami berdua jalankan di satu siang hari serta waktu malam takbiran. Peristiwa di siang hari itu, yakni waktu saya tuntas mandi serta bersiap-siap berhias diri pengen pergi ke kantor. Waktu itu ke-2 mertuaku serta adik-adik iparku yg lain tengah tak ada dirumah. Yang ada cuma Ary, yg kebetulan telah pulang dari kantornya, lantaran hari Jumat. Kedua anakku asik bermain dengan pengasuhnya.

Tanpa sepengetahuanku, waktu saya pakai make-up, mendadak Ary masuk kamarku yg tidak terkunci. Sesudah tutup pintu kembali serta menguncinya, dari belakang ia memelukku, melepas handuk yg membungkus badanku, jadi saya dalam posisi telanjang bulat. Diciumnya pundak belakangku, sembari tangannya memainkan ke-2 payudaraku, serta turun mempermainkan vaginaku. Mengakibatkan, saya tidak tahan serta vaginaku cepat basah. Selekasnya kubalikkan badanku serta kupeluk dan kulumat bibir Ary dengan penuh nafsu. Kemudian kubuka reitsleting celananya serta kutanggalkan celana panjang serta celana dalamnya. Kemudian saya jongkok dihadapannya, sembari meremas, menjilati, serta mengulum lontongnya dalam mulutku.

Sesudah kurasakan lontongnya makin keras, kudorong badan Ary duduk di pinggir tempat tidur. Lalu saya berdiri membelakanginya, serta 1/2 jongkok kupegang serta kuarahkan lontongnya masuk kedalam lubang kewanitaanku yang telah basah itu. Kuturun-naikkan serta kuputar pinggulku untuk rasakan enaknya lontong Ary yang sudah masuk segalanya dalam lubang vaginaku. Sembari bergoyang itu, saya merintih serta berdesah, “Oooh.. aaghh.. ” Ary tidak ingin ketinggal, ia menolong menurun-naikkan pinggulku serta kadang waktu meremas-remas ke-2 buah dadaku. Lebih kurang tiga menit dengan posisi ini, merasa saya telah ingin orgasme. Kupercepat gerakan turun naik serta goyangan pinggulku, serta waktu itu Ary merintih, “Oh.. oh.. Wita, Ary ingin keluar.. oh.. ”

Adik Suamiku Pemuas Nafsuku

Akhirnya bersamaan dengan keluarnya spermaku, kurasakan lontong Ary menyemprotkan spermanya dengan keras penuhi lubang vaginaku. Badanku merasa terbang rasakan semprotan yang hangat serta nikmat itu. Lalu kukeluarkan lontong Ary dari lubang vaginaku. Kulihat masihlah cukup keras. Dengan penuh nafsu kujilati, kuhisap lontong Ary yang masihlah basah diselimuti kombinasi sperma kami berdua.

Tidak berapakah lama lalu lontong Ary kembali keras. Lalu kuminta Ary menyetubuhiku dari belakang. Dengan menopangkan ke-2 tanganku diatas meja hias serta posisi menungging, kusuruh Ary memasukkan lontongnya kedalam lubang vaginaku dari belakang. Begitu enaknya kurasakan lontong Ary menghunjam masuk kedalam lubang vaginaku, lalu sembari meremas-remas ke-2 buah dadaku, Ary mempercepat tusukan lontongnya. Dari cermin yang ada didepanku, kulihat gerakan serta ekspresi muka Ary yang tengah mempermainkan lontongnya didalam lubang vaginaku.

Kondisi ini menaikkan naiknya birahiku. Lebih kurang tiga menit rasakan tusukan-tusukan lontongnya, saya tidak tahan menginginkan orgasme lagi. Saya merintih, “Aduh.. oh.. agh.. Ri, tembus Ri.. aagh.. Wita ingin keluar lagi, cepatkan Ri.. oh.. aaghh.. ” Nyatanya Ary juga ingin keluar. Ia juga merintih, “Oh.. augh.. Wita, Ary juga ingin keluar.. aduh.. Wita.. bareng ya.. oh.. ” Sebagian waktu lalu, dengan cara berbarengan saya serta Ary menjangkau orgasme. Kurasakan kembali semprotan sperma Ary yang hangat serta nikmat lubang vaginaku.

Kemudian, kami berdua berpelukan dengan mesra. Saya berkata, “Nakal ya.. ” Ary mencium pipi serta keningku lalu pamit keluar. Lalu saya juga keluar ke kamar mandi untuk membersihkan vaginaku. Jam 14 : 00, jemputan mobil dari kantorku datang. Malamnya sama sesuai janji lewat telepon, kembali Ary masuk ke kamarku serta menyetubuhiku dengan cara tergesa-gesa, lantaran cemas ada yang memergoki. Meski dalam kondisi tergesa-gesa, persetubuhanku dengan Ary yang ditunaikan tiap-tiap awal hari itu, cukup memuaskan, lantaran sekurang-kurangnya tiap-tiap bersetubuh itu saya dapat orgasme minimum satu kali serta rasakan semprotan sperma Ary didalam vaginaku.

Adik Suamiku Pemuas Nafsuku

Setelah itu, persetubuhanku dengan Ary yang betul-betul memuaskan serta mengakibatkan saya lemas tidak berdaya yaitu waktu malam takbiran. Saat malam itu, saya bermalam dirumah orang tuaku. Sesuai janji lewat telepon Ary datang menjengukku. Kami berdua duduk mengobrol merayakan takbiran dirumah. Ke-2 orang tuaku menyuruhku tawarkan bir pada Ary. Usai acara TV, ayahku pergi keluar tempat tinggal serta ibuku masuk tidur. Saat ini di ruangan tamu, tinggal saya serta Ary duduk berdua bercakap sembari nikmati bir sepuas-puasnya. Lantaran efek bir, kurasakan nafsu seksku mulai naik. Lalu saya pamit sebentar, lihat ke-2 anakku sekalian mengecek Ibuku. Saya ganti bajuku dengan daster serta kutanggalkan celana dalamku.

Sesudah kuketahui ibuku telah nyenyak tidur serta kondisi aman, saya kembali pada ruangan tamu, duduk di samping Ary. Selang beberapa saat Ary telah memelukku, menciumiku sembari ajukan pertanyaan apa ibuku telah tidur. Mengetahui ibuku telah tidur, Ary mulai menggerayangi vaginaku dengan jari-jari tangannya sembari melumat bibirku. Saya menggelinjang serta merintih, “Oh.. Ri.. enak sekali.. Ri.. oh selalu Ri.. ” Saya tidak ingin kalah serta kuremas-remas lontongnya dari luar celana yang bikin lontongnya makin keras. Lalu kusuruh Ary berdiri, kubuka reitsleting celana panjangnya serta sekalian celana dalamnya. Kulihat serta rasakan lontong Ary lebih keras serta besar dari umumnya..

Adik Suamiku Pemuas Nafsuku

“Aduh.. wow.. kok lebih keras serta besar Ri lontongnya? ” Ary berterus jelas kalau sorenya ia minum jamu kuat lelaki sebagai persiapan untuk memuaskan diriku. Kuhisap, kujilati serta kukulum lontongnya dengan penuh nafsu. Lantaran tidak tahan lagi, kudorong badan Ary duduk di sofa. Saya duduk diatas pangkuannya. Lalu kupegang serta tujukan lontongnya kedalam vaginaku. “Wow.. aduh Ri.. gede banget serta enak Ri, lontongnya.. aduh.. oohh.. ” saya mengerang. Sembari kulumat bibirnya, kunaik-turunkan pinggulku supaya bisa rasakan gerakan, tusukan serta denyutan lontong Ary. Sekitaran dua menit kugoyang, pada akhirnya saya menjangkau orgasme lantaran tidak tahan rasakan lontong Ary yang lebih keras serta besar dari umumnya.

Lalu kami berdua mengubah posisi dengan doggy style. Lebih kurang tiga menit, lagi-lagi saya tak tahan serta orgasme untuk yang ke-2 kalinya. Sesudah beristirahat sebentar, kami berdua mengubah posisi dengan berdiri. Lontong Ary masihlah keras serta ia belum keluar sekalipun. Lagi-lagi, mungkin saja lantaran efek bir serta nafsu yang menggebu, saya menjangkau orgasme yang ketiga kalinya.

Dengan masihlah menjaga lontongnya yang keras serta panjang didalam vaginaku, Ary menggendongku masuk ke kamar tidurku. Direbahkan badanku di kasur diatas lantai yang telah kusiapkan. Masihlah kurasakan nikmatnyan serta orgasmeku yang ke empat kalinya waktu Ary menyetubuhiku dengan posisi diatas. Kemudian saya tidak ingat lagi serta menyerah pasrah terima tusukan-tusukan lontong Ary.

Baca juga : Ngentot Rekan Kerja Berjilbab di Kantor

Mungkin saja kian lebih 10 kali saya menjangkau orgasme, serta saya tidak tahu berapakah kali Ary keluar. Waktu terbangun kurang lebih jam 5 pagi, merasa kenikmatan yang sangat begitu pada diriku meski kakiku berasa gontai serta lemas. Kurasakan juga kehangatan sperma Ary yang masihlah ada didalam vaginaku. Tidak diduga selingkuhku saat malam takbiran dengan Ary adik suamiku yaitu yang paling akhir, lantaran sekian hari lalu, suamiku telah kembali pada tempat tinggal.

Adik Suamiku Pemuas Nafsuku

Sekembalinya suami dirumah, malam harinya suami mengajakku bersetubuh. Sembari bersetubuh, suami ajukan pertanyaan apakah jadi selingkuh dengan Ary. Lantaran memanglah telah diperbolehkannya, saya berterus jelas mengakui. Pada awalnya suamiku agak emosi, mungkin saja tersinggung, namun pada akhirnya ia memaafkanku. Mulai sejak waktu itu hubunganku dengan Ary praktis terputus. Tetapi, Ary masihlah coba mendekatiku serta berupaya mengajakku untuk terkait lagi. Hal itu ia kerjakan berkali-kali lewat telepon waktu suamiku ke kantor. Meski sesungguhnya saya sendiri masihlah menginginkannya, tetapi ajakan Ary itu sangat terpaksa kutolak. Terkecuali kondisi tempat tinggal memanglah tak sangat mungkin, saya juga cemas andaikata suamiku bakal emosi lantaran ia belum mengijinkan lagi.

Peristiwa perselingkuhanku dengan adik ipar atas petunjuk serta ijin suami jadi pengalaman yang manis hingga sekarang ini. Kian lebih itu, andaikata suami mengungkit-ungkit lagi permasalahan ini serta minta saya menceritakannya kembali, bukannya emosi yang kudapat darinya, jadi

Cerita Dewasa Indonesia | Cerita Panas | Cerita 18 Tahun | Cerita Lendir

Kumpulan Artikel Judi Online Situs Agen BandarQ Sakong AduQ Poker Online DominoQQ Domino99 Terpercaya Terbaik Dan Terbaru

7 Situs BandarQ AduQ DominoQQ Online Terpercaya 2017
17 Situs AduQ BandarQ DominoQQ Online Terpercaya 2017
77 Situs DominoQQ BandarQ AduQ Online Terpercaya 2017
Situs Sakong BandarQ DominoQQ Poker Online Terpercaya
3 Top Situs Bandarq Online Terpercaya dan Terbaik 2017
Situs Agen BandarQ Online Terpercaya dan Terbaik Tahun 2017
20 Situs BandarQ Poker Domino Online Terpercaya Terbaik 2017
20 Situs DominoQQ Domino99 Online Terpercaya Terbaik Dan Terbaru
BungaQQ Situs Domino99 BandarQ Dan Poker Online Terpercaya 2017
Sensus QQ Situs BandarQ AduQ DominoQQ Online Terpercaya
Situs BandarQ Poker Domino Online Terpercaya Terbaik 2017
Situs DominoQQ Domino99 Judi Online Terpercaya Terbaik Dan Terbaru
Situs Sakong BandarQ AduQ Domino Poker Online Terpercaya

Shares 0

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *