Bunga99 agen bola online
Bercinta Dengan Dokter Ambon

GadisQQ Agen BandarQ Terpercaya KepoQQ
BungaQQ BabeQQ situs bandarq online
CekQQ helipoker

Bercinta Dengan Dokter Ambon

Cerita Dewasa Indonesia | Cerita Panas | Cerita 18 Tahun | Cerita LendirBercinta Dengan Dokter Ambon – Umumnya saya kurang sukai dengan ML dengan wanita yang berkulit gelap, bagiku kurang menggairahkan. Saya lebih sukai nikmati badan wanita yang putih mulus. Namun berikut kisahku dengan wanita yang berkulit gelap.

Bercinta Dengan Dokter Ambon

Saya bekerja jadi supervisor marketing di satu perusahaan farmasi. Sebelumnya saya jadi supervisor tempatku yaitu yang umum dimaksud Detailer, yakni wakil dari perusahaan farmasi yang bertugas memperkenalkan serta memberikan keyakinan dokter mau produknya dengan keinginan menuliskan produknya diresep, serta saya ditaruh di Makasar. Satu bulan sekali saya pekerjaan luar kota ke Ambon sepanjang 1 minggu. Itu kira-kira tiga th. kemarin. Saat ini karna telah banyak perubahan, di Ambon telah ditaruh seseorang Detailer, dengan panggilan Dino. Saat ini saya ditaruh di Jakarta membawahi sebagian Detailer.

Satu hari, hari Kamis kala itu, saya di panggil oleh Sales Manager ke kantornya, ” Ardy, anda kenal dokter… (sembari mengatakan nama) yang di Ambon kan? ” bertanya bossku
” Kenal, pak. Memang mengapa? ” saya balas ajukan pertanyaan.
” Barusan Dino telpon tuturnya istri dokter itu ingin datang ke Jakarta ada kebutuhan. Jadi besok kita jemput bersama2 di Bandara ” terang bossku
” Ooh, dokter Elma yang ingin datang, saya juga kenal dia, baik pak besok kita jemput bersama2 ”

Yaitu telah umum untuk perusahaan farmasi untuk menjamu seseorang dokter serta atau keluarganya, terlebih dokter itu banyak menuliskan produk2nya di resep. Demikian pula dengan suami dokter Elma ini, dia yaitu paling banyak menolong perusahaan kami di Ambon. Bila dokter Elma sendiri bertugas di satu puskesmas kecil di Ambon serta dia tdk praktik pribadi, jadi cuma meresepkan obat2 generik. Namun saya telah mengetahui dia pada saat saya seringkali ke Ambon dahulu.

Dokter Elma pada saat saya di Ambon baru menikah 2 th. serta belum juga dikaruniai anak. Dia orangnya baik, berwajah cantik ciri khas muka Ambon bisa di katakan manis, tinggi tubuhnya kira-kira 165 cm, usianya saat itu kira-kira 27 th., jadi saat ini kira-kira 30 th., tentang bentuk badannya saya tdk demikian terang karna kala ketemu dia tetap kenakan jubah putih dokternya yang longgar serta saya tidaklah terlalu menyimak karna saya saat itu tdk tertarik dengan wanita yang berkulit gelap, meskipun kulit dokter Elma tidaklah terlalu hitam. Yang saya dengar (karna saya belum juga sempat lihat sendiri) dokter Elma pada saat belum juga married yaitu seseorang atlet volley serta seringkali mewakili Maluku di kejuaraan2 tingkat Nasional.

Hari Jumatnya saya serta bossku menjemput doketr Elma di bandara,
” Halo dokter Elma, selamat datang…. sendiri saja dokter? ” sambut kami di pintu penjemputan sembari menyalami dia yang kelihatan fresh dengan celana katun hitam longgar serta kaos lengan panjang berwarna krim yang longgar.
” Ya, saya sendiri saja habis suamiku masih tetap repot mencari uang terus…..
waah Ardy, anda masih tetap seperti dahulu saja…. terus awet muda…. ” balas dia sembari tersenyum menunjukkan giginya yang putih rapi.

Saat didalam mobil saya menanyainya ” Belum juga miliki momongan dokter? ”
” Tuhan belum juga kasih ” jawabnya singkat, namun saya tahu dia agak berat untuk menjawab serta saya alihkan percakapan.
” Dokter Elma, kita ingin ke mana dahulu nich? ” tanyaku
” Kita segera saja ke hotel dahulu, saya ingin ganti baju dahulu sudah lengket tubuhku ” jawab dokter Elma
” Ngga makan siang dahulu saja dokter Elma? ” bertanya bossku, meskipun saya tahu kala itu telah lewat saat makan siang.
” Ngga ah, barusan telah makan di pesawat serta saat ini masih tetap kenyang. ” jawabnya sembari kembali memamerkan giginya yang putih.
” Bila demikian kami antar dokter ke hotel dahulu biar dokter istirahat dahulu agar kelak malam Ardy jemput dokter untuk makan malam atau kemungkinan dokter ingin pergi kemana, bila saya tdk dapat turut, saya ada janji dengan orang…” kata Sales Managerku, dalam hatiku segera berkata… ” bakalan jadi sopir nich, namun yach…. berikut sisi dari pekerjaanku. I have to enjoy it ”
” Aduh…. jadi ngrepotin nich ” jawabnya basa basi.
Kami antar dokter Elma ke satu Hotel bintang empat yang sudah pasti dibiayain perusahaan di mana saya bekerja. Sesudah check-in serta mengantar dokter Elma kekamarnya saya serta bossku pulang ke kantor serta saya segera pulang kerumah untuk mandi serta ganti baju. Hingga di sini saya tetap masih belum juga punya perasaan apa2 pada dokter Elma.

Jam enam lewat sepulu menit saya ketuk kamar dokter Elma. Tidak lama lantas pintu di buka serta …. dokter Elma keluar dengan dandanan yang baru kesempatan ini saya menyaksikannya. Dokter Elma kenakan celana jeans stretch ketat warna biru tua dengan T shirt ketat berleher V yang cukup rendah hingga belahan dadanya yang kencang sedikit tampak, dengan warna yang sama celananya. Disinilah saya mulai lihat keindahan badan dokter Elma, payudara tang tidaklah terlalu besar namun padat memuat, pinggang ramping dengan perut yang masih tetap rata diteruskan dengan pantat yang padat dan bentuk paha yang panjang memuat, dia cuma memanfaatkan sepatu kets, rambutnya diikat type ekor kuda hingga tersisa rambut2 halus di kening serta tengkuknya dengan kulitnya yang coklat namun mulus. Sesaat saya kagum.
” ardy, mengapa anda bengong? mari kita jalan ” tuturnya mengagetkanku
” eh.. ya.. mari kemana kita dokter? ” jawabku agak gugup
” Ardy, saya kan ingin beliin hadiah buat hadiah keponakan Ayah yang ingin menikah hari Sabtu besok serta saya ingin beliin dia kalung mas saja, jadi anda antar ke mal yang ada toko masnya, kemudian kita makan malam di Pecenongan saja agar enjoy.. ” kata dokter Elma sesudah didalam mobil inventarisku.
” Beres bos…” jawabku 1/2 bercanda.
Singkat narasi, kami malam itu cuma kemal beli apa yang dia mencari serta makan malam saja segera pulang ke hotel.
” Besok gagasan ingin kemana sekali lagi dokter? ” tanyaku kala di lobby hotel
” Pagi saya ngga kemana2, anda ngga usah jemput saya.. ” jawabnya
” Bila demikian saya serta sales manager mau menjemput dokter untuk makan siang.. Itu yang boss pesan barusan untuk acara besok ” kataku lagi
” Ok bila demikian, thank’s ya Ardy ”
” Baik dokter saya pamit dahulu. Selamat malam ” akupun segera pulang. Besoknya kami cuma makan siang serta dia juga tidak ingin ditemani jalan2 malam harinya. ” Wah.. legaa ” fikirku suka.
Ngentot Dengan Dokter di Hotel Jakarta

Usai jam kantor kira-kira jam 5 sore waktu saya telah punya maksud pulang, tiba2 terdengar bunyi telpon selulerku, serta waktu saya tengok nyatanya dokter Elma yang menyebut. ” Ardy, anda ada di mana? Bila masih tetap dekat dengan hotel, anda berkunjung dahulu ke sini ya…” terdengar nada dokter Elma dari seberang telpon seluler.
” Baik dokter, kebetulan saya baru keluar kantor. Saya mau segera ke sana ” jawabku 1/2 mengeluh karna fikirku bakalan jadi sopir sekali lagi nich…..
1/2 jam lantas saya hingga di hotel tempat dokter Elma bermalam serta saya segera mengetuk pintu kamarnya. Ketika pintu di buka keluar dokter Elma cuma kenakan baju renang, one peace sich namun cocok pada bagian perut, pinggang serta punggung sisi bawah typenya berlubang hingga kelihatan pusar serta kulit yang coklat mulus di bagian yang sampai kini saya tdk sempat lihat, sayang sisi yang lebih bawah tdk dapat tampak karna ditutup dengan handuk hingga ke lutut.
” Mari rekani saya berenang, barusan cocok jalan2 dikolam renag saya jadi kepingin berenang namun saya malas sendirian, sebab itu saya panggil kamu bikin nemani saya.. ” sambutnya kala buka pintu
” Tapi…saya ngga bawa baju renang dok ” kataku agak bingung
” Kan dapat beli dikantin kolam renang hotel. Mari pokoknya rekani saya berenang, ambillah tuch handuk hotel yang satunya.. ” tuturnya 1/2 memaksa.
Akupun ngga dapat menampik serta kami menuju kolam renang hotel. Dokter Elma cuma memanfaatkan baju renang yang sisi bawahnya dibalut handuk sedang saya masih tetap memanfaatkan baju kantor lengkap dengan menenteng handuk. Setelah tiba dokter Elma segera menuju kolam serta meletakan handuknya dibangku di tepi kolam, saya beli celana renang serta menuju kamar ganti serta akupun menyusul doktr Elma, sayang saya ngga pernah lihat dokter Elma buka lilitan handuknya karna kala itu saya sekali lagi di kantin untuk beli celana renang. Satu jam berlalu kami berenang serta kadang kala sembari narasi ke sana kemari, langit mulai gelap serta lampu2 kira-kira kolam renang telah dinyalakan, dokter Elma mengajakku untuk berhenti akupun sepakat serta berikut kala yang saya tunggu2 yakni kala dia naik serta saya dapat lihat keindahan badannya di balik baju renangnya. Benar saja saya lihat badan yang sexy punya dokter Elma meskipun kulitnya berwarna coklat namun mulus sekali terlebih dalam situasi basah begini lebih menaikkan kesexyan badannya fikirankupun mulai macam2 terlebih kala naik kepinggiran kolam dia melihat sembari senyum kearahku. Kelihatannya dia paham saya bakalan kagum lihat bentuk badannya serta memanglah demikianlah sebenarnya sampai2 saya rasakan ada pemberontakan di bagian bawahku, namun saya selekasnya mengalihkan biar burungku tdk berdiri, kan malu bila kala keluar kolam burungku berdiri, saya kan cuma gunakan celana renang, dapat terlihat menonjol donk.
Akupun keluar dari kolam serta ambil bajuku, saya jadi ingat bila kami ngga bawa sabun atau shampoo buat basuh.
” Kita basuh dikamar hotel saja ndry…. lebih enak, kan ada air panasnya. ” tuturnya sembari melilitkan handuknya serta akupun melilitkan handuku sedang bajuku saya tenteng, kelihatannya dokter Elma tahu apa yang ada dibenakku.
Kamipun menuju ke kamar hotel. Saat kami di dalam kamar serta pintu sudh kami kunci tiba2 tangan dokter Elma menariku ” yuk…kita basuh sama2…”
Saya kaget, sudah pasti ngga menampik ” bener nih..? ‘ tanyaku memberikan keyakinan. Dokter Elma cuma senyum sembari tangan kanannya menariku sedang tangan kirinya membiarkan handuknya serta biarkan berserak di lantai serta akupun mengikutinya.
Photo Mandi Telanjang Dengan Dokter Dari Ambon

Baca Juga : Pengalaman Sex Bersama Tanteku

Di dalam kamar mandi dia segera menghidupkan air panas serta tutup lubang bath tub hingga mulai terisi air panas. Sembari masih tetap tersenyum serta memandangku dia membiarkan baju renangnya. Sekejap dia telah bulat dihadapanku. Kakiku agak goyah lihat pemadangan ini, didepanku berdiri dengan rambut yang masih tetap basah tanpa ada baju selembarpun seseorang wanita cantik berkulit coklat bertitel dokter dengan badan yang begitu sexy, badan padat memuat dengan bulu kemaluan yang hitam tidak tipis, paha yang berupa indah dengan bulu2 lembutnya, punggung sisi atasku tanpa ada trasa bertumpu ke tembok serta tanpa ada saya sadari juga dokter Elma telah membungkuk sembari membiarkan celana renangku serta segera saja burungku yang telah berdiri muncul keluar karna saya ngga gunakan cd pada saat berenang barusan. Disamping itu bath tub telah mulai penuh dengan air hangat.
” Janganlah bengong saja, mari kita mandi…” akupun sadar dari kekagumanku pada badan dokter Elma serta akupun menarik nafas panjang berulang2 coba kuasai diri serta saya berhasil.
” OK, mana sabunnya agar saya gosok punggung dokter …. eh namun saya shampooin dahulu aja…” sesudah saya shampooin rambutnya akupun mulai mengosok punggung dokter Elma sembari berdiriyang mulus dengan sabun cair miliknya
Pertama ku gosok dengan ke-2 tanganku punggungnya, lantas tengkuknya, lehernya, akupun mulai merapatkan badanku ketubuh dokter Elma serta dari belakang saya mulai meggosok payudaranya yang nyatanya masih tetap kencang dokter Elma mulai naik birahinya, kepalanya mulai disandarkan ke bahuku serta kepalanya digeser2kan ke telinganku sembari mulutnya mulai mendesis……. sssshhh…ssssh hh…. Tanganku yang basah serta licin karna sabun saya elus2kan dikedua payudaranya kadang-kadang saya turunkan keperutnya serta menyeka bulu jembutnya, saya naikan sekali lagi ke payudaranya. Tangan kanannya ambil sabun cair serta dituangkan ketelapak tangan kirinya, sembari punggungnya masih tetap ttap bertumpu ke badanku tangan kirinya mendapatkan burungku serta mulai mengusap2 burungku yang sudah berdiri serta makin tegang kala tangannya yang halus serta licin karna sabun mulai pelan2 mngocok burungku…. eeeggghhhh……. d ari mulutkupun keluar suar tertahan karna nikmat. Dokter Elma selalu meremas serta mengurut burungku, sesaat tangankupun selalu mengelus payudara, perut serta selangkangannya. Birahikamipun memmuncak. Terlebih akuyang rasa-rasanya nyaris menyemprotkan spermaku. Tempat kami telah sama-sama bertemu dengan tangan dokter Elma masih tetap selalu mempermainkan burungku. Saya selalu menciumi muka serta bibir dokter Elma. Tiba2 ……byuuur….. kami berdua terjatuh ke bath tub serta berdua segera tertawa terbahak2 rupanya tanpa ada sadar kami bergerak serta kaki kakiku menabrak bath tub hingga mnyebabkan kami kecebur. Spermakupun ngga jadi keluar serta kami putuskan mandi dahulu, foreplaynya dipending.

Usai mandi dokter Elma segera menyeretku ke tempat tidur. Saya diperintah duduk di tepi kasur serta dia jongkok sembari memperoleh burungku yang mulai mengecil serta menyedotnya cuma sebentar burungku mulai naik sekali lagi diapun mulai menjilati sisi kepala buungku lalu leher sisi bawah burungku yang disebut sisi paling peka tanganku mulai untuk menyokong badanku sembari saya selalu mnikmati jilatan serta hisapan dokter Elma.

Dokter Elma berdiri serta mencium bibirku. Saya minta dia tetaplah berdiri serta sembari duduk saya mulai menciumi payudaranya, lidahku saya putar2kan di putingnya kdua tanganku menggerayangi pantatnya yang padat….. ssshhh…ndry…. dar i mulutnya terdengar desisan sembari tangannya megusap2 rambutku.
Ciumanku turun keperutnya selalu saya jilati jembutnya, selangkangannya. Kakinya mulai mengangkang. Dengan mulutku selalu menciumi selangkangannya saya berlutut dibawah dokter Elma serta dengan urutan mengadah lidahku mulai menjilati klitorisnya….. aahhh…. ssshs sshh….. mulut dokter Elma selalu keluarkan erangan kesenangan, pantatnya digoyang2kan menyeimbangi pergerakan lidahku, tangannya menghimpit kepalaku agar lidahku lebih menghimpit ke klitorisnya. Tiba2 dokter Elma menaikan kaki kirinya ke pinggir kasur maka memeknya yang telah basah serta licin lebih terbuka, lidahku semakin hilang ingatan keluar masuk menjilati semua sisi memeknya serta diapun mekin keras menggoyang pantatnya, tiba2 dia tangannya menghimpit keras2 kepalaku sembari pantatnyapun ditekan kuat2 ke mukaku tubuhnya bergetar ……hhggghhh….. hhgghhhh… …ahhhhh….. srrt.. . srtt.. lidahku rasakan cairan kental asin menyemprot masuk mulutku serta dokter Elmapun jatuh terduduk di pinggir kasur, nafasnya tak teratur, dadanya naik turun, saya berlutut di lantai sembari memeluk pinggangnya serta menciumi perutnya.
“…ndry.. hilang ingatan anda ndry…. saya dapat keluar banyak sekali….. anda telan ya? ”
” Memang sama suami ngga sempat begini? ” saya balas bertanya
” Main oral sich namun ngga hingga keluar begini dia minta buru2 dimasukin. Lidahmu benar2 pandai muasin wanita. Ngga tahu yang bawah soalnya kelihatanya tak perkasa serta ukurannya juga ngga gede ” tuturnya sembari mendorongku untuk terlentang, saya menampik serta menyuruhnya terlentang sembari kakinya tetaplah di lantai maka tampak memek dengan bulu lebatnya menggunung, saya segera mengarahkan burungku ke lubang memeknya yang sangatlah licin serta segera masuk …. slep…aku mulai memompa pelan2 serta semakin kencang serta terdengar …. crop…crop…. crop…
karna memeknya makin basah serta licin serta nada iu semakin keras kala saya memompanya lebih keras. Ke-2 kakinya mulai di buka lebar2 sembari ditekuk serta ditahan dipinggiran kasur. Saat urutan ini saya tak memompa namun saya tekan pantatku maka burungku mentok didinding rahimnya serta saya putar kuat2……….. ahhh……hhhh …. terusndry.. putar yang kuat….. saya tahu dokter Elma ingin orgasmeyang ke-2 serta saya putar kuat2 ambillah menghimpit serta tangan dokter Elma menarik pantatku dan…. aahhhku …hmmhh…. tubuhnya mengejang sebentar serta matanya yang indah melotot. Hhh…. tubuhyapun terkulai lemas. dokter Elma memperoleh kepalaku serta mencium bibirku sembari senyum manis.. ”benar2 mengagumkan, mulut serta burungngmu, mari anda dibawah”
“Masih kuat? ” tanyaku
dokter Elma segera jongkok diatas burungku serta memasukannya ke memeknya yang makin basah bahkan juga membasahi batang burungku.
Crop…. crop…. crop, terdengar nada kala dia mulai mengayun pantatnya serta dia tengkurap sembari merapatkan kakkinya serta buka ke-2 kakiku.
Dia tidk menaik turunkan pantatnya namun menggoyangkannya maka burungku merasa diputar di dalam memeknya serta burngngku lebih melekat ke klitorisnya bikin birahi kami mudah naik serta sebentar pergerakannya juga semakin liar serta akupun telah tak dapat menahan ledakan spermaku, badan kami bergetar serta sama sama memeluk erat2…”dokter…. saya keluaarrr”
“aku juga ndry” kami aling berciuman serta sebntar terkulai lemas.
Terpaksa saya temani dokter Elma tidur dihotel serta kami mengulanginya 2 x.
Saat ini dokter Elma telah kembali pada Ambon. Saya cuma mengharapkan ada saudaranya sekali lagi yang menikah agar ia datang ke Jakarta sekali lagi.

Artikel Menarik Lain

Shares 0
One Comment

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *