Bunga99 agen bola online
Binalnya Permainan Istriku

GadisQQ Agen BandarQ Terpercaya KepoQQ
BungaQQ BabeQQ situs bandarq online
CekQQ helipoker

Binalnya Permainan Istriku

Cerita Dewasa Indonesia | Cerita Panas | Cerita 18 Tahun | Cerita LendirBinalnya Permainan Istriku – Kejenuhan dalam pernikahan tentu sempat dihadapi oleh semuanya pasangan suami istri. Bermacam langkah dari tiap-tiap pasangan untuk menyingkirkan masa-masa jemu itu. Seperti apa yang kami jalankan dengan refreshing keluar kota tanpa ada mengikutsertakan anak-anak. Sesudah umur pernikahan kami memijak 15 th., kami kerap jalankan perjalanan ke luar kota, seperti di Ubud Bali.

Binalnya Permainan Istriku

Kesempatan ini kami berdua kembali bermalam di ubud bali. Kamar yang kami bisa benar-benar gemilang lantaran ada di puncak bukit dengan kaca yang terbuka disekeliling kamar. Panorama yang gemilang terhampar dimuka mata. Bercinta ditempat begini benar-benar menggairahkan.

Belum juga sekali lagi acara saat malam hari yang diselenggarakan oleh pihak hotel, benar-benar menarik, diawali dari pementasan tari bali yang indah, acara makan malam yang romantic serta disudahi dengan melepas kepenatan di diskotik yang mulai di buka jam 10 malam hingga pagi.

Sengaja saya menggunakan baju yang mengundang, rok mini sexy yang menempel erat di badanku dengan belahan dada yang sangatlah terbuka menyembulkan buah dadaku yang montok. Suamiku tak keberatan bahkan juga nikmati dikala banyak mata lelaki melihatku dengan pandangan nafsu. “Rin.. saksikan cowok di ujung itu, matanya tak terlepas dari badanmu…heheheh” Suamiku berbisik sembari senyum senyum bangga. “mas tidak cemburu, Rini diliat sama cowok cowok itu…”bisikku sembari memeluk pinggangnya.

“hmmmm…rasa bangganya mempunyai anda menundukkan cemburuku…sayang…eh cobalah Rin mereka anda goda…ajak kenalan gitu…aku ingin tahu sejauh mana keberanian mereka. ” Suamiku coba bermain api.
“Eh…jangan mas..! ” Bisikku “ Jika kebablasan bagaimana hayo…”
“hahahaha tidak ayah sekali kali ngedate ama cowok beda tidak ayah asal tidak keterusan…” Suamiku tersenyum senyum.
Saya pernah berteman dengan berapa pemuda menarik, mereka ganteng ganteng juga. Andi, Budi, …hmmm cowok cowok brondong yang menggairahkan. Situasi yang mulai menghangat membuatku berfikir untuk coba sedikit nakal. Dari dahulu saya punyai fantasi threesome atau gang bang…mungkin tdk ada kelirunya dicoba, mumpung suamiku sedikit berikan keleluasaan.
Serta kelihatannya sangatlah menggairahkan, bercinta dengan orang-orang sewaktu suami berada di dekat kita. Hmmm tapi bagaimana langkahnya..?
Saya biarkanlah situasi mengalir, lebih panas, lebih menggairahkan, serta mereka mulai berani memelukku. Bahkan juga Andi pernah meremas payudaraku. Kucari suamiku nyatanya dia mabuk disudut. Saya lebih berani untuk mengundang mereka serta mengungkapkan kemauanku serta nyatanya mereka ketertarikan sekali, pasti saja…bercinta gratis dengan istri orang.. masih tetap sexy lagi…hm.. hmmm. hmm..
Cuma saya mesti berfikir bagaimana langkahnya supaya suamiku tak tahu…timbul inspirasi bagus dipikiranku.
Rin…dimana anda menginginkan making love? suamimu kan melekat anda selalu tuch.. ” Bisik Andi. “Tenang…gw dapat kasih obat tidur.. kita kelak main di sampingnya…ok? “ Kataku tersenyum.
“Hoho.. anda nakal sekali Rin…ML selain suami…? ” Tawa Andi.
Seperti yang telah saya rencanakan, suamiku dikala masuk kamar telah dalam kondisi mabuk, saya berikan sedikit dosis rendah obat tidur di minumannya, membuatnya terlelap secara cepat.
Rencana nakalku berhasil, secara cepat saya buka pintu kamar hotel di mana Andi telah menanti. “ Rin…aku ajak Budi ya…supaya lebih seru.. gimana” Bertanya Andi.
Hmmm saya benar-benar tak keberatan, lantaran seperti yang telah saya terangkan kalau threesome salah satunya fantasi liarku. Saya punyai fantasi sex yang cukup liar diawali dari threesome serta bondage. Memanglah belumlah ada salah satupun fantasi yang terealisasi tapi saya telah memastikan di bali ini semuanya mesti terwujud, terlebih bondage…entah kadang kadang saya nikmati bila suamiku bercinta dengan sedikit kasar, sedikit ganas…sungguh berlainan…entah..
Sebelumnya tutup pintu Andi telah memelukku erat serta meremas pantatku. “ hmmmm sekel banget pantatmu Rin…kamu sexy sekali. “ Bisik Andi sembari melumat bibirku. Sementara Budi cuma tersenyum sembari melepas bajunya.
Saya memanglah tertarik pada seks singkat. Sesi pertama mesti cepat, sesi ke dua baru enjoy.
“Rin bener neeeh suamimu tidak bangun…hehehe asik banget dong bercinta di samping suami yang ketiduran…bisa saja idemu…lebih merangsang ya Rin? “ Bertanya Rudi, saat ini badannya telah seutuhnya bugil, kelihatan batangnya yang benar-benar menarik. Tidaklah terlalu panjang tapi diameternya mantap, yang perlu lain dengan punya suamiku. Ukuran tidaklah terlalu perlu.
Tangan Andi telah menyelusup ke balik bra ku serta meremas lembut, sesaat Budi repot menciumi paha…hmmm geli geli enak…
Andi menghempaskan badanku di samping suamiku yang tertidur pulas, secara cepat melumat buah dada kiriku yang saat ini terbuka lebar. Budi tak ingin kalah dengan merebahkan tubuhnya di samping kanan persis di samping suamiku, juga repot melumat buah dada kananku. Wow.. wow. wow benar-benar menggetarkan, dadaku bergemuruh memperoleh perlakuan begini.
“ Rin…jantungmu kok keras banget berdetaknya…. gue jadi ngeri “ Bisik Budi sembari repot menggigit gigit telingaku. “ hei guys…. gue belum juga sempat tidur sama cowok lain…langsung threesome sekali lagi! …kalian mujur banget…ngerti nggak…”protesku.
“Baru saat pertama kalinya!? “ Budi terkaget kaget, Andi hingga mesti melepas kuluman bibirnya dari putting dadaku.
“Huuussss…ngapain dilepaskan.. ”tanganku menarik kepala Andi serta membenamkannya kembali pada payudaraku.
Sembari tersenyum nakal, lidah Budi menari nari dari perut ke bawah serta semakin ke bawah. “ Tenang Rin…kamu akan senang serta tidak juga akan melupakan pengalaman pertamamu…ok? ”
Gilaaaa jilatan Budi lebih mutakhir dari suamiku. Nafasku mulai tersengal sengal. Saya benar-benar tak mengira bila kenikmatannya lebih dari ekspetasiku.
Tiba tiba saya terasa benda tumpul menyelusup penuh ke miss V ku…ups enaaakk.. tapi…” Bud!! pakai kondom!! gue tidak ingin tanpa ada kondom! ok? tarik sekali lagi..! janganlah mengakibatkan kerusakan mood ku.. ”kataku tegas.
“Sorry…sorry Rin…ok ambillah dahulu. “Sambil berjingkat Budi ambil kondom di saku celana jeansnya.
“Kalo gitu gue dahulu.. hehe” Andi yang menempatkan kondomnya dengan buru buru selekasnya memposisikan batangnya ke hadapan miss V ku, serta dengan tak menanti lama selekasnya menghunjamkan dalam dalam…uuuffff.. lagi nikmat.!!
Budi yg tidak jadi ambil kondomnya selekasnya mengarahkan batangnya ke mulutku. Ahhh threesome memanglah nikmat…. Andi mengocok lebih cepat kesempatan ini, , kulirik suamiku yang kendati tempat tidur berguncang keras, dia sekalipun tak terganggu. Memanglah bercinta dimuka suami yang tertidur berikan sensasi yang berlainan. Getaran yang beda dari yang beda, pada takut ketahuan, kesenangan tidak ada tara bercampur jadi satu…hehe gue nakal banget ya…
“Gantian dong…”rintihku, saya menginginkan disetubuhi bertukaran kesempatan ini.
“Gimana Rin? …nikmat Rin? … enak Rin? …ahhhh anda sexy sekali… anda nakal sekali “ Kata Andy sembari menepuk keras pantatku. Batangnya semakin kencang menghajar miss V ku.
“ Tepuk sekali lagi dooong…please…yang agak keras…ahhh! ” Rintihku.
“Lebih keras!! Andi.. please …. gigit punggungku…please ahhhh…”Teriakku.
Plak! tiba tiba Budi menampar perlahan pipiku, tangannya selekasnya menjambak rambutku serta menariknya ke atas. Kepalaku yang mendongak ke atas buat mulutku terbuka lebar, secara cepat Budi mengisinya dengan batang mantapnya. Ufffff…gue sampai kesedak tapi nikmat…batang Budi tak panjang tapi diameternya 1, 5 kali punya suamiku. Saya lebih sukai yang begini, bila terlampau panjang jadi tidak nyaman lantaran terlampau mentok. Hmmm…baunya khas…beda dengan punya suamiku. Sengaja saya gigit gigit lantaran gemas. Gila…ada juga batang yang sexy kaya begini. Tidak jemu saya menjilatinya. Kocokanku serta lumatan bibirku buat keluar cairan bening di ujung batangnya…. hmm mulai terangsang neeehh..
“Sepertinya anda sukai bondage Rin…gimana kali kita cobalah juga ok? ingin? ” Tanpa ada menanti jawabanku Andi repot merobek robek gaun tipisku jadi tali.
Jika nikmat begini mengapa mesti menampik “ Terserah kalian …yang perlu gue ingin senang malem ini…! Ayo…Bud.. janganlah berhenti please…! ” Teriakku histeris karena sangat enaknya.
Mari Rin saya ikat tanganmu ya…jangan cemas tidak terlampau keras kok…pengen tempat nungging atau bagaimana? …. ”Tanya Andi mengikat lembut tanganku ke besi tempat tidur, lidahnya menari nari terkadang di leherku, buah dadaku membuatku kegelian. ” Nungging please Bud.. please…masukkan dalam dalam ya…janji lho…. yang keras pokoknya…siksa saya please perkosa saya please…. ayoooo.. ”. Rintihku
Tempatku benar benar menggairahkan. Menungging dengan ke dua kaki serta tangan terikat ditempat tidur, sesaat suamiku menggeletak tertidur dengan pulas. Dapat kalian bayangkan…sexy bukan?
Andi benar benar tak menghabiskan waktu, tempat yang menungging buat batangnya menghunjam penuh dalam dalam. Kedua tangannya dengan keras menarik pinggangku supaya batangnya masuk semua nya. Deritan tempat tidur besi buat situasi lebih menggairahkan. Tubuhku merasa bergetar hebat…menjelang orgasme…uhhhh…kedua pahaku merasa kaku. Saya pejamkan mataku, sesaat Andi semakin mepercepat hentakannya. “Ahhhh!!! aahhh!! Andi nyatanya ejakulasi lebih dahulu. Batangnya merasa berdenyut denyut. “Gantian cepet…aku belum juga nyampe…cepet! Teriakku.
Sigap sekali Budi ganti tempat Andi, lantaran tahu saya mendekati orgasme, Budi tak kurangi ritme hentakan yang telah dibuat oleh Andi. Luar umum sangat nikmat. Mataku merasa gelap…ohhhhhhh saya …aku orgasmeeee..!!! denyutan vaginaku jadi bertambah cepat.
Tiba tiba suami mengerang perlahan disebelahku! kami terdiam terpaku…. ups!! kemungkinan suamiku terganggu lantaran tempat tidur terlampau bergoyang keras. Saya gosok gosok perlahan punggungnya supaya tertidur lagi…hihihi gue bener bener nakal ya. Budi tersenyum senyum sembari mengocok perlahan batangnya di vaginaku.
Supaya aman, Budi turunkan ritmenya, kesempatan ini dia menginginkan nikmati persetubuhan ini. Sementara badanku lemas sekali, namun lantaran situasi terikat badanku tak dapat bergerak leluasa. Tiba tiba merasa batang Andi ganti tempat batang Budi…uhhhh kok lebih enak ya… Mataku masih tetap terpejam nikmati. “Kok anda sekali lagi sich An…Budi kan belum juga keluar…kasihan dong” Kataku perlahan.
Tidaklah sampai 5 menit, Andi telah mengerang keras hmmm telah 2 x dia ejakulasi. Saya masih tetap memjamkan mata nikmati. Budi kembali menghunjamkan batangnya namun kesempatan ini tangannya meremas rambutku.. uhhhh.. ”hmmm batang kalian kok lebih enak sihh…kok lain…? Bisikku.
Penasaran saya buka mataku melihat ke belakang.. hah!! Terdapat banyak laki-laki beda masuk dalam kamarku?! Mereka semuanya repot mengocok batangnya masing masing “Andiii! Apa apan ini!!.. Teriakku.
“Tenang …tenang.. Rin…kenalkan ini Robert.. ”Kata Andi sembari menunjuk laki-laki yang tengah menyetubuhiku dari belakang. “Dan yang terlebih dahulu barusan, kenalkan Doni…”
“Kami ber enam saat ini, anda tidak keberatan kan dipuaskan oleh 6 laki-laki? Fantasimu akan tercukupi Rin”…Kata Andi kalem..
“Aaaaah janganlah sangat dong…gue ngeri…aduuuhhh bagaimana sih…. ”Aku mulai cemas. NGeri juga jika digilir banyak cowok begini walau saya sempat berfantasi hilang ingatan gilaan digilir beberapa puluh cowok. Tapi apa mesti malam ini…rasanya saya belum juga siap…Dan sekali lagi jika suamiku tiba tiba bangun selalu lihat saya sekali lagi disetubuhi habis habisan bagaimana hayo…. aduhhh tapi batang Robert yang mengaduk aduk vaginaku benar-benar enak.. Saya kembali meracau “ lebih cepaaaat…lebih cepat…. uhhhh…ayooo…” Robert mengayun pinggangnya lebih kuat buat pantatku berbunyi keras terkena hempasan pahanya. Robert cepat mengerang, serta di dalam vaginaku merasa ada cairan mengalir…kurang ajar! rupanya mereka tak menggunakan kondom.
“Hei! gunakan kondomnya dong..! eh kok kalian makin banyak? “ Saya memprotes berat lantaran cemas juga jika mereka tidak bersih serta kenapa saat ini ada 15 cowok?
“Rin jika pakai kondom dengan 15 cowok begini anda akan lecet, mending tanpa ada kondom deh, saya jamin kawan kawan bersih kok. Mereka semuanya masih tetap perjaka loh…bayangin anda merawanin 13 perjaka…asyik kan? Andi repot promosi.
“nggak ingin! Andi please janganlah dong…jangan masukin sperma kalian ke badanku……pake kondom dong please…pokoknya janganlah masukan sperma kalian…please”
“Rin…mereka kan masih tetap perjaka…dijamin tidak sampai 5 menit semprotatlah…ok? tapi oklah kita semuanya pakai kondom…. ok guys!! sepakat!! kata Andi ke mereka.
Tanpa ada menanti jawabanku sekali lagi, mereka segera menggilirku habis habisan. Saya cuma dapat pasrah nikmat dikala batang batang mereka bertukaran menyetubuhiku. Memanglah benar rata rata Cuma 3 menit…tapi problemnya mereka tak berhenti di ronde pertama, istirahat 5 menit telah recovery sekali lagi, berarti masing masing cowok rata rata 3 kali menyetubuhiku… sama juga, rasa-rasanya bibir vaginaku menebal. Tapi selalu jelas saja saya alami multi orgasme.
Saya benar benar kelelahan saat Andi coba memasukkan batangnya ke anusku. “Andi please janganlah dong…gue belum juga pernah…” rengekku.
Tapi Andi tdk hentikan usahanya. Hilang ingatan anak ini…” Please janganlah dong.. ”rengekku sekali lagi.
“Hmmm.. Rin anda katakan barusan ingin cobalah bondage…nanggung dong pabila Hanya demikian saja, gue masukin ya…pokoknya gue masukin deh.. loe nangis gue tidak peduli, pokoknya kita semuanya nikmati badanmu sepuas puasnya…bukankah itu yg anda minta Rin? “Kata Andi mulai kasar.
Andi mulai menghimpit batangnya ke anusku…duuuhhh perih banget! Sesaat Robert, Doni, Agung serta cowok cowok beda mengocok batangnya di wajahku sembari kadang-kadang memukulkannya ke wajahku. Agung bahkan juga memaksa saya melumat batangnya. sesaat batang Andi mulai masuk semakin dalam…
“jangan mengeluarkan sperma kalian di wajahku ok? gue tidak mau…ok? Pintaku memelas…Aku memanglah nikmati digilir tapi untuk tidak rasakan sperma mereka, bagiku cuma sperma suamiku yg bisa masuk kedalam badanku. Barusan saya kecolongan si Robert, kurang ajar banget..!!
“Ayo Rin! nikmati! ini yg anda minta bukan?! “ Andi mulai menggoyangkan batangnya perlahan-lahan. Saya belum juga sempat anal, serta memanglah nyatanya cukup menyakitkan. Namun karna telah terlanjur basah saya mesti dapat menikmatinya. Ahhh nyatanya masuk depan belakang ini memanglah nikmat…gila nikmat banget.
“Rin saat ini rekan rekan menginginkan isi vaginamu dengan sperma mereka bagaimana …. ingin kan…? “ Bertanya Andi.
“Jangan Di…gue telah katakan jangan…udah nikmati aja…kenapa sich mesti masukin sperma kalian…becek.. tidak enak…” Rengekku.
“Hmmmm, tapi anda tak ada alternatif lainnya bukanlah bila kami paksa…. ”Senyum culas Andi mengembang.
“Ayolah Rin…. Hanya 15 cowok kok…. telah gini saja, mereka tidak usah coitus sekali lagi, barusan kan telah.. kesempatan ini hanya masturbasi dimuka vaginamu, trus vagina elo gue buka lebar lebar supaya sperma mereka masuk semua…ok? Mereka penasaran neeeh …sperma 15 cowok muat tidak kedalam satu vagina… ok ya Rin…” Bujuk Andi.
“Duuuhhh Di.. please gue tidak dapat nikmatin…dan sekali lagi sprei jadi basah semuanya dong…kalo suami gue bangun bagaimana dong simak sperma berceceran…ayolah plesase bukain ikatan gue ya…udah senang semuanya kan? Serta sekali lagi suami gue bentar sekali lagi bangun, gue nggak pernah bersih bersih dong “ Gue cemas juga pabila mereka melakukan aksinya. Selalu jelas nggak siap deh pabila vagina gue di isi sprema mereka…gila apa!
Tapi basic mereka cowok bandel, tangan tangan mereka telah repot mengocok masing masing batangnya. Arrrghhh!! gue bener bener sebel …hhhh tangan serta kaki gue bener bener terikat, mati kutu sekalipun tdk dapat bergerak. Sesaat Jemari Andi repot mengobok obok vaginaku…aduh.. diapain sich miliki gue…!
Budi mulai mendekatkan batangnya ke vaginaku dan…. ahhh kurang ajar…! Spermanya disemprotkan keras keras, sudah pasti segera masuk karna bibir vaginaku di buka lebar oleh jari jari Andi..
Doni ikuti dari belakang…diikuti Rudi, Robert, Syuman serta aaahhh…sungguh kurang ajar mereka.
“Rin…coba lihat…terisi penuh kan…semua dapat masuk lohhh…” Andi tersenyum senyum.
“Di…coba gue masukin batang gue…luber tidak hahahaha “ Robert lekas menghunjamkan batangnya, sudah pasti sprema di dalamnya muncrat keluar terkena desakan dari luar…
Ok.. Rin bagaimana pabila anda kami biarlah terikat begini…surprise untuk suamimu…ok? hehehe”
“Andi.. janganlah dong please…lepasin dong ikatan gue…please.. ” Saya mulai cemas.
“Nggak mau…biar suamimu tahu pabila anda nakal…ok? kami pergi thanks honey…. ” Andi menepuk nepuk pipiku.
Arggghhh bang**t..!! Andi!! lepasin gue dong…gue teriak neeeh!!! ” Ancam ku.
Ups!!! pabila gitu mulut anda butuh ditutup sayang…”Tangan andi ambil sobekan kain bajuku untuk menyumpal mulutku…ahhhh kurang ajar!!!
Mereka tutup pintu serta membiarkan saya terikat, aduhhh bagaimana bila suamiku bangun nanti…!! Aduhhh bagaimana argumenku kelak? …mataku jadi gelap…

Baca Juga : Cerita Sex Seorang Duda

Artikel Menarik Lain

Shares 0
One Comment

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *