Bunga99 agen bola online
Cerita Seks Tukar Pasangan dengan Bule

GadisQQ Agen BandarQ Terpercaya KepoQQ
BungaQQ BabeQQ situs bandarq online
CekQQ helipoker

Cerita Seks Tukar Pasangan dengan Bule

Cerita Dewasa Indonesia Cerita Panas Cerita 18 Tahun Cerita Lendir. Cerita Seks Tukar Pasangan dengan Bule. Nama saya Dikky, saya berusia 28 th., baru 3 (tiga) bln. bekerja di satu perusahaan asing di Jakarta. Atasan saya Mr. Richard Handerson, datang dari Amerika, kurang lebih berusia 40 th.. Dalam saat singkat Rich sekian rekan-rekan di kantor sukai menyebutnya, sudah begitu akrab dengan saya, karna kebetulan kami memiliki hoby yang sama yakni bermain golf. Perusahaan tempat kami bekerja yaitu satu perusahaan yang bergerak dalam bagian advertising. Menurut cerita-cerita rekan-rekan istri Richard, yang datang dari Amerika juga, begitu cantik serta tubuhnya begitu seksi, seperti bintang film Hollywood.

Cerita Seks Tukar Pasangan dengan Bule

Saya sendiri belum juga sempat berjumpa dengan segera dengan istri Richard. Cuma lihat fotonya yang terdapat di meja kerja Richard. Suatu hari saya menempatkan photo saya berdua denga Nina istri saya, yang datang dari Bandung serta berusia 26 th., di meja kerja saya. Pada saat Richard lihat photo itu, dengan spontan dia memberi pujian pada kecantikan Nina serta mulai sejak sementara itu juga saya mencermati bila Richard seringkali melirik ke photo itu, kalau kebetulan dia datang ke ruangan kerja saya.

Suatu hari Richard mengundang saya untuk makan malam di tempat tinggalnya, ujarnya untuk mengulas satu project. Sekalian untuk lebih mengetahui istri semasing.
“Dik, kelak malam datang ke tempat tinggal ya, ajak istrimu Nina juga, sekalian makan malam”.
“Lho, ada acara apa boss? ”, kataku sok akrab.
“Ada project yg mesti di bicarakan, sekalian agar istri sama-sama kenal gitu”.
“Okelah! ”, kataku.

Sesampainya dirumah, undangan itu saya berikan ke Nina. Pada awalnya Nina agak enggan juga untuk pergi, karna menurut dia kelak agak sulit untuk berkomunikasi dalam bhs Inggris dengan mereka. Walau demikian sesudah kuyakinkan kalau Richard serta Istrinya begitu lancar berbahasa Indonesia, pada akhirnya Nina ingin juga pergi.
“Ada apa sich Mas, kok mereka ngadain dinner semua? ”.
“Tau, ujarnya sich, ada project apa.., yang ingin didiskusikan”.
“Ooo.., gitu ya”, sembari tersenyum. Lihat dia tersenyum saya selekasnya mencubit pipinya dengan gemas. Bila lihat Nina, senantiasa gairahku muncul, soalnya dia itu seksi sekali. Rambutnya terurai panjang. Dia senantiasa senam so.., miliki tubuh baik, serta ukurannya itu 34B yang padat kencang.

Jam 19. 30 kami telah ada di apartemen Richard yang terdapat di daerah Jl. Gatot Subroto. Saya kenakan baju batik, sesaat Nina memanfaatkan stelan rok serta baju sutera. Rambutnya dilewatkan tergerai tanpa ada hiasan apa pun. Sesampai di Apertemen no. 1009, saya selekasnya menghimpit bel yang ada dimuka pintu. Begitu pintu terbuka, tampak seseorang wanita bule berusia kira-kiar 32 th., yang begitu cantik, dengan tinggi tengah serta berbadan langsing, yang dengan nada medok menyapa kami.
“Oh Dikky serta Nina yah?, silahkan.., masuk.., silahkan duduk ya!, saya Lillian istrinya Richard”.
Nyatanya Lillian tubuhnya begitu bagus, tinggi langsing, rambut panjang, serta lebih manis dibanding dengan fotonya di ruangan kerja Richard. Dengan agak tergagap, saya menyapanya.
“Hallo Mam.., kenalin, ini Nina istriku”.

Setelah Nina berteman dengan Lillian, ia di ajak untuk masuk ke dapur untuk mempersiapkan makan malam. Sesaat Richard mengajakku ke teras balkon apartemennya.
“Gini lho Dik.., bln. depan akan ada project untuk kerjakan iklan.., ini.., ini.., dll. Berani tidak kamu ngerjakan iklan itu”.
“Kenapa tidak, rasa-rasanya peralatan kita cukup komplit, tim kerja di kantor semuanya tenaga terlatih, ngeliat saatnya juga cukup. Berani! ”.
Saya excited sekali, baru kali itu diserahi pekerjaan untuk mengkordinir pembuatan iklan taraf besar.

Cerita Seks Tukar Pasangan dengan Bule

Senyum Richard selekasnya mengembang, lalu ia berdiri merapat ke sebelahku.
“Eh Dik.., bagaimana Lillian menurut penilaian kamu? ”, sembari bisik-bisik.
“Ya.., sangat cantik, seperti bintang film”, kataku dengan polos.
“Seksi tidak? ”.
“Lha.., ya.., terang dong”.
“Umpama.., ini umpama saja loo.., jika kelak saya pinjem istrimu serta saya pinjemin Lillian buat kamu bagaimana? ”.
Mendenger keinginan sesuai sama itu selalu jelas saya begitu kaget serta bingung, perasanku begitu shock serta tergoncang. Rasa-rasanya kok aneh sekali gitu. Sembari masih tetap tersenyum-senyum, Richard meneruskan, “Nggak ada paksaan kok, saya jamin Nina serta Lillian tentu sukai, soalnya kelak.., telah deh pokoknya bila kau sepakat.., setelah itu serahkan pada saya.., aman kok! ”.

Membayangkan tampang serta tubuh Lillian saya jadi terangsang juga. Fikirku kapan kembali saya dapat menunggangi kuda putih? Paling-paling sampai kini cuma dapat mengayalkan saja ketika melihat blue film. Namun dilain pihak bila mengayalkan Nina dikerjain si bule ini, yang tentu miliki senjata yang besar, rasa-rasanya kok tidak tega juga. Namun sebelumnya saya dapat memastikan sikap, Richard sudah meneruskan dengan pertanyaan kembali, “Ngomong-ngomong Nina sukanya jika making love model-nya bagaimana sich? ”.

Cerita Seks Tukar Pasangan dengan Bule

Tanpa saya pernah berfikir kembali, mulutku telah ngomong duluan, “Dia tidak sukai model yang aneh-aneh, maklum saja gadis pingitan serta pemalu, namun bila vaginanya dijilatin, jadi dia akan begitu terangsang! ”.
“Wow.., saya malah pengin sekali mencium serta menjilati sisi vagina, ada bau ciri khas wanita terpancar dari situ.., itu membuat saya begitu terangsang! ”, kata Richard.
“Kalau Lillian begitu sukai main diatas, doggy model serta yang pasti sukai blow-job” lanjutnya.

Mendengar itu saya jadi bernafsu juga, belum-belum telah merasa ngilu dibagian bawahku mengayalkan senjataku diisap mulut mungil Lillian itu.
Lalu lanjut Richard meyakinkanku, “Oke deh.., enjoy saja kelak, agar saya yang atur. Ngomong-ngomong my wife telah tau gagasan ini kok, dia itu orangnya senantiasa terbuka dalam masalah sex.., jadi sepakat aja”.

“Nanti minuman Nina saya kasih bubuk penghangat sedikit, agar dia agak lebih berani.., Oke.., yaa! ”, saya agak terperanjat juga, apakah Richard akan memberi obat perangsang serta memperkosa Rina? Wah bila demikian tidak ikhlas saya. Saya sepakat asal Rina beroleh kenikmatan juga. Lihat mimik mukaku yang ragu-ragu itu, Richard cepat-cepat memberi tambahan, “Bukan obat bius atau ineks kok. Cuma pembangkit gairah aja”, lalu dia menerangkan setelah itu, “Oke, kelak kamu duduk di samping Lillian ya, Nina di sampingku”.

Cerita Seks Tukar Pasangan dengan Bule

Selanjutnya acara makan malam jalan lancar. Juga gagasan Richard. Setelah makan malam usai nampaknya bubuk itu mulai bereaksi. Rina terlihat agak gelisah, pada dahinya muncul keringat halus, duduknya terlihat tidak tenang, soalnya bila nafsunya kembali besar, dia agak gelisah serta keringatnya semakin banyak keluar. Lihat tanda tanda itu, Richard mengedipkan matanya pada saya serta berkata pada Nina, “Nin.., mari duduk dimuka TV saja, lebih dingin disana! ”, serta tampa menanti jawaban Nina, Richard selekasnya berdiri, menarik kursi Nina serta menggandengnya ke depan TV 29 inchi yang terdapat di ruangan tengah. Saya menginginkan ikuti mereka namun Lillian selekasnya memegang tanganku.

“Dik, dipandang saja dahulu dari sini, nanti kita akan gabung dengan mereka kok”. Memang dari ruangan makan kami bisa dengan terang lihat tangan Richard mulai bergerilya di pundak serta punggung Nina, memijit-mijit serta mengusap-usap halus. Sesaat Nina terlihat semakin gelisah saja, tubuhnya tampak sedikit menggeliat serta dari mulutnya terdengar desahan setiap saat tangan Richard yang berdiri di belakangnya menyentuh serta memijit pundaknya.

Cerita Seks Tukar Pasangan dengan Bule

Lillian lalu menarikku ke kursi panjang yang terdapat di ruangan makan. Dari kursi panjang itu, sanggup tampak segera semua kesibukan yang berlangsung di ruangan tengah, kami lalu duduk di kursi panjang itu. Tampak aksi Richard jadi lebih berani, dari belakang tangannya dengan terampil mulai melepas kancing baju batik Nina sampai kancing paling akhir. BH Nina selekasnya menyembul, sembunyikan dua bukit mungil kebanggaanku di balik balutannya. Terlihat mata Nina terpejam, tubuhnya tampak lunglai lemas, saya menduga-duga, “Apakah Nina sudah di beri obat tidur, atau obat perangsang oleh Richard?, atau apakah Nina pingsan atau tengah terbuai nikmati permainan tangan Richard? ”.

Nina nampaknya pasrah seolah-olah tidak mengerti kondisi sekelilingnya. Muncul juga perasaan cemburu bersamaan dengan gairah menerpaku, lihat Nina seolah-olah menyongsong tiap-tiap belaian serta usapan Richard dikulitnya serta ciuman nafsu Richardpun diterimanya dengan gairah.

Lihat apa yang tengah diperbuat oleh si bule pada istriku, jadi karna terasa kepalang tanggung, saya juga tak mau rugi, selekasnya kualihkan perhatianku pada istri Richard yang tengah duduk di sampingku. Kemauan untuk rasakan kuda putih selekasnya akan terwujud serta tanganku juga selekasnya menyelusup kedalam rok Lillian, merasa bukit kemaluannya telah basah, mungkin saja juga sudah tampil gairahnya lihat suaminya tengah mengerjai wanita mungil. Dengan perlahan-lahan jemariku mulai buka pintu masuk ke lorong kewanitaannya, dengan lembut jari tengahku menghimpit clitorisnya. Desahan lembut keluar dari mulut Lillian yang mungil itu, “aahh.., aaghh.., aagghh”, tubuhnya mengejang, sesaat tangannya meremas-remas payudaranya sendiri.

Cerita Seks Tukar Pasangan dengan Bule

Disamping itu di ruangan samping, Richard sudah tingkatkan aksinya pada Nina, tampak Nina sudah di buat polos oleh Richard serta terbaring lunglai di sofa. Tubuh Nina yang ramping mulus dengan buah dadanya tidaklah terlalu besar, namun padat di isi, perutnya yang rata serta ke-2 bongkahan pantatnya yang tampak mulus menggairahkan dan gundukan kecil yang membukit yang tertutupi oleh rambut-rambut halus yang terdapat di antara ke-2 paha atasnya terbuka dengan terang seolah-olah siap terima serangan-serangan setelah itu dari Richard. Lalu Richard menarik Nina berdiri, dengan Richard tetaplah di belakangnya, ke-2 tangan Richard menjelajahi semua lekuk serta ngarai istriku itu.

Saya pernah lihat ekspresi muka Nina, yang dengan matanya yang 1/2 terpejam serta dahinya agak berkerut seolah-olah tengah menahan satu kenyerian yang menempa semua tubuhnya dengan mulutnya yang mungil 1/2 terbuka, memperlihatkan Nina nikmati benar permainan dari Richard pada tubuhnya itu, terlebih saat jemari Richard ada di semak-semak kewanitaannya, sesaat tangan beda Richard meremas-remas puting susunya, tampak semua tubuh Nina yang bersender lemas pada tubuh Richard, bergetar dengan hebat.

Saat itu juga tangan Lillian sudah buka zipper celana panjangku, serta ibarat orang kelaparan selalu berupaya melepas celanaku itu. Untuk mempermudah aksinya saya berdiri di depannya, dengan melepas bajuku sendiri. Setelah Lillian usai dengan celanaku, gilirannya dia kutelanjangi. Wow.., kulit tubuhnya mulus seputih susu, payudaranya padat serta kencang, dengan putingnya yang berwarna coklat muda sudah mengeras, yang tampak sudah mencuat ke depan dengan kencang. Saya mengerti, bila diadu besarnya senjataku dengan Richard, semestinya saya kalah jauh serta bila saya segera main tusuk saja, semestinya Lillian tak lagi terasa senang, jadi langkah permainanku mesti memanfaatkan tehnik yang beda dari beda. Jadi jadi permulaan kutelusuri dadanya, turun ke perutnya yang rata sampai tiba di lembah di antara ke-2 pahanya mulus serta mulai menjilat-jilat bibir kemaluannya dengan lidahku.

Cerita Seks Tukar Pasangan dengan Bule

Kududukkan Lillian kembali di sofa, dengan ke-2 kakinya ada di pundakku. Sasaranku yaitu vaginanya yang sudah basah. Lidahku selekasnya menari-nari di permukaan serta didalam lubang vaginanya. Menjilati clitorisnya serta mempermainkannya terkadang. Kontan saja Lillian berteriak-teriak keenakan dengan nada keras, ” Ooohh.., oohh.., sshh.., sshh”. Sesaat tangannya menghimpit mukaku ke vaginanya serta tubuhnya menggeliat-geliat. Tanganku selalu lakukan pergerakan meremas-remas di kurang lebih payudaranya. Ketika berbarengan nada Nina terdengar di telingaku sementara ia mendesah-desah, “Oooh.., aagghh! ”, dibarengi dengan nada seperti orang berdecak-decak.

Tidak tahu apa yang diperbuat Richard pada istriku, hingga dia dapat berdesah sesuai sama itu. Nina saat ini sudah kecakapanng diatas sofa, dengan ke-2 kakinya terjulur ke lantai serta Richard tengah berjongkok di antara ke-2 paha Nina yang telah terpentang dengan lebar, kepalanya tenggelam di antara ke-2 paha Nina yang mulus. Dapat kubayangkan mulut serta lidah Richard tengah mengaduk-aduk kemaluan Nina yang mungil itu. Tampak tubuh Nina menggeliat-geliat serta ke-2 tangannya mencengkeram rambut Richard dengan kuat.

Saya sendiri semakin repot menjilati vagina Lillian yang tubuhnya selalu menggerinjal-gerinjal keenakan serta dari mulutnya terdengar erangan, “Ahh.., yaa.., yaa.., jilatin.., Ummhh”. Desahan-desahan nafsu yang jadi lebih menegangkan otot-otot penisku. “Aahh.., Dik.., akuu.., aakkuu.., oohh.., hh! ”, dengan sekali hentakan keras pinggul Lillian menghimpit ke mukaku, ke-2 pahanya menjepit kepalaku dengan kuat serta tubuhnya menegang terguncang-guncang dengan hebat serta dibarengi dengan cairan hangat yang merembes pada dinding vaginanya juga jadi lebih deras, sementara ia menjangkau organsme. Tubuhnya yang sudah basah oleh keringat tergolek lemas penuh kenikmatan di sofa. Tangannya mengusap-usap lembut dadaku yang penuh keringat, dengan tatapan yang sayu mengundangku untuk melakukan tindakan lebih jauh.

Cerita Seks Tukar Pasangan dengan Bule

Ketika saya menengok ke arah Richard serta istriku, rupanya mereka sudah berpindah tempat. Nina waktu ini kecakapanng di sofa dengan ke-2 kakinya tampak menjulur di lantai serta pantatnya terdapat pada pinggir sofa, punggung Nina bersender pada sandaran sofa, hingga dia dapat lihat dengan terang sisi bawah tubuhnya yang tengah jadi tujuan tembak Richard. Richard ambil tempat berjongkok di lantai di antara ke-2 paha Nina yang sudah terpentang lebar. Saya terasa begitu terperanjat juga lihat senjata Richard yang terdapat di antara ke-2 pahanya yang berbulu pirang itu, penisnya tampak begitu besar lebih kurang panjangnya 20 cm dengan lingkaran yang lebih kurang 6 cm serta pada sisi kepala penisnya membulat besar ibarat topi baja tentara saja.

Tampak Richard memegang penis raksasanya itu, dan di usap-usapkannya di belahan bibir kemaluan Nina yang telah sedikit terbuka, tampak Nina dengan mata yang terbelalak lihat ke arah senjata Richard yang dahsyat itu, tengah melekat pada bibir vaginanya. Ke-2 tangan Nina terlihat coba menahan tubuh Richard serta tubuh Nina tampak agak melengkung, pantatnya dicoba ditarik ke atas buat kurangi desakan penis raksasa Richard pada bibir vaginanya, walau demikian dengan tangan kanannya masih menahan pantat Nina serta tangan kirinya masih membimbing penisnya supaya masih ada pada bibir kemaluan Nina, sembari mencium telinga kiri Nina, terdengar Richard berkata perlahan-lahan, “Niinn.., maaf yaa.., saya ingin masukan saat ini.., bisa? ”, tampak kepala Nini cuma menggeleng-geleng kekiri kekanan saja, tidak tahu apa yang ingin dikatakannya, dengan pandangannya yang sayu memandang ke arah kemaluannya yang tengah didesak oleh penis raksasa Richard itu serta mulutnya terkatup rapat seolah-olah menahan kengiluan.

Cerita Seks Tukar Pasangan dengan Bule

Richard, tanpa ada menanti lebih lama sekali lagi, selekasnya menghimpit penisnya dalam lubang vagina Nina yang sudah basah itu, meskipun ke-2 tangan Nina masih coba menahan desakan tubuh Richard. Mungkin saja, tidak tahu karna tusukan penis Richard yang sangat cepat atau karna ukuran penisnya yang over size, segera saja Nina berteriak kecil, “Aduuh.., pelan-pelan.., sakit nih”, terdengar yang diterima dari mulutnya dengan muka yang agak meringis, mungkin saja menahan rasa kesakitan. Ke-2 kaki Nina yang mengangkang itu tampak menggelinjang. Kepala penis Richard yang besar itu sudah tenggelam beberapa didalam kemaluan Nina, ke-2 bibir kemaluannya menjepit dengan erat kepala penis Richard, hingga belahan kemaluan Nina tampak terkuak membungkus dengan ketat kepala penis Richard itu. Ke-2 bibir kemaluan Nina tertekan masuk demikian halnya clitoris Nina ikut tertarik dalam karena besarnya kemaluan Richard.

Richard menyudahi desakan penisnya, sembari mulutnya mengguman, “Maaf.., Nin.., saya telah menyakitimu.., maaf yaa.., Niin! ”.
“aagghh.., janganlah teerrlalu diipaksakan.., yaahh.., saayaa meerasa.., aakan.., terbelah.., niih.., sakiitt.., janganlah.., diiterusiinn”.
Nina coba menjawab dengan tubuhnya selalu menggeliat-geliat, sembari merangkulkan ke-2 tangannya di pungung Richard.
“Niinn.., saya ingin masukan sekali lagi.., yaa.., serta tolong katakan yaa.., bila Nina masih tetap terasa sakit”, sahut Richard serta tanpa ada menanti jawaban Nina, selekasnya saja Richard menyambung penyelaman penisnya dalam lubang vagina Nina yang terhambat itu, namun saat ini dikerjakannya dengan lebih perlahan pelan.

Cerita Seks Tukar Pasangan dengan Bule

Ketika kepala penisnya sudah tenggelam segalanya didalam lubang kemaluan Nina, tampak muka Nina meringis, namun saat ini tidak terdengar yang diterima dari mulutnya sekali lagi cuma ke-2 bibirnya terkatup erat dengan bibir bawahnya tampak menggetar.
Terdengar Richard ajukan pertanyaan sekali lagi, “Niinn.., sakit.., yaa? ”, Nina cuma menggeleng-gelengkan kepalanya, sembari ke-2 tangannya meremas bahu Richard serta Richard selekasnya kembali menghimpit penisnya lebih dalam, masuk dalam lubang kemaluan Nina.

Dengan pelahan-lahan namun tentu, penis raksasa itu menguak serta menerobos masuk dalam sarangnya. Ketika penis Richard sudah tenggelam nyaris 1/2 didalam lubang vagina Nina, tampak Nina sudah pasrah saja serta saat ini ke-2 tangannya tak kan menampik tubuh Richard, walau demikian saat ini ke-2 tangannya mencengkeram dengan kuat pada pinggir sofa. Richard menghimpit lebih dalam sekali lagi, kembali tampak muka Nina meringis menahan sakit serta nikmat, ke-2 pahanya tampak menggeletar, namun karna Nina tidak mengeluh jadi Richard melanjutkan saja tusukan penisnya serta mendadak saja, “Blees”, Richard menghimpit semua berat tubuhnya serta pantatnya menghentak dengan kuat ke depan memepetin pinggul Nina rapat-rapat pada sofa.

Cerita Seks Tukar Pasangan dengan Bule

Ketika yang berbarengan terdengar yang diterima panjang dari mulut Nina, “Aduuh”, sembari ke-2 tangannya mencengkeram pinggir sofa dengan kuat serta tubuhnya melengkung ke depan dan ke-2 kakinya terangkat ke atas menahan desakan penis Richard didalam kemaluannya. Richard mendiamkan penisnya tenggelam didalam lubang vagina Nina sesaat, supaya tidak menaikkan sakit Nina sembari ajukan pertanyaan sekali lagi, “Niinn.., sakit.., yaa? Tahan dikit yaa, sebentar sekali lagi akan merasa nikmat! ”, Nina dengan mata terpejam cuma menggelengkan kepalanya sedikit seraya mendesah panjang, “aagghh.., kit! ”, lantas Richard mencium muka Nina serta melumat bibirnya dengan ganas. Tampak pantat Richard bergerak secara cepat naik turun, sembari tubuhnya mendekap tubuh mungil Nina dalam pelukannya.

Tak selang lama selanjutnya tampak tubuh Nina bergetar dengan hebat dari mulutnya terdengar yang diterima panjang, “Aaduuh.., oohh.., sshh.., sshh”, ke-2 kaki Nina bergetar dengan hebat, melingkar dengan ketat pada pantat Richard, Nina alami orgasme yang hebat serta berkelanjutan. Selang sebentar tubuh Nina terkulai lemas dengan ke-2 kakinya masih melingkar pada pantat Richard yang masih berayun-ayun itu.

Cerita Seks Tukar Pasangan dengan Bule

aah, satu panorama yang begitu erotis sekali, satu pertarungan yang diam-diam yang dibarengi oleh penaklukan disatu pihak serta penyerahan keseluruhan dilain pihak.
“Dik.., marilah saya ingin kamu”, nada Lillian penuh gairah di telingaku. Kuletakkan kaki Lillian sama juga dengan urutan barusan, cuma saja saat ini senjataku yang akan masuk ke vaginanya. Duh, terasa kemaluan Lillian masih tetap rapet saja, saya rasakan ada jepitan dari dinding vagina Lillian ketika rudalku akan menerobos masuk.
“Lill.., kok masih tetap rapet yahh”. Maka dengan sedikit tenaga kuserudukkan saja rudalku itu menerobos liang vaginanya. “Aagghh”, mata Lillian terpejam, sesaat bibirnya digigit. Namun ekspresi yang terpancar yaitu ekspresi kenikmatan. Saya mulai mendorong-dorongkan penisku dengan pergerakan keluar masuk di liang vaginanya. Dibarengi erangan serta desahan Lillian tiap-tiap saya menyodokkan penisku, lihat itu saya makin semangat serta semakin kupercepat pergerakan itu. Dapat kurasakan kalau liang kemaluannya makin licin oleh pelumas vaginanya.

“Ahh.., ahh”, Lillian semakin keras teriakannya.
“Ayo Dik.., terus”.
“Enakk.., eemm.., mm! ”.
Tubuhnya kembali mengejang, dibarengi leguhan panjang, “Uuhh.. hh.. ” “Lill.., bisa didalam.., yaah”, saya butuh ajukan pertanyaan pada dia, mengingat saya dapat saja setiap saat keluar.
“mm.. ”.

Cerita Seks Tukar Pasangan dengan Bule

Kaki Lillian selanjutnya menjepit pinggangku dengan erat, sesaat saya makin percepat pergerakan sodokan penisku didalam lubang kemaluannya. Lillian juga nikmati remasan tanganku di buah dadanya.
“Nih.., Lill.., terima yaa”.
Dengan satu sodokan keras, saya dorong pinggulku kuat-kuat, sembari ke-2 tanganku memeluk tubuh Lillian dengan erat serta penisku tenggelam segalanya didalam lubang kemaluannya serta pas berbarengan cairan maniku menyembur keluar dengan deras didalam lubang vagina Lillian. Tubuhku tehentak-hentak rasakan kesenangan orgasme diatas tubuh Lillian, sesaat cairan hangat maniku masih tetap selalu penuhi rongga vagina Lillian, mendadak tubuh Lillian bergetar dengan hebat serta ke-2 pahanya menjepit dengan kuat pinggul saya dibarengi yang diterima panjang keluar dari mulutnya, “.. aagghh.., hhm! ”, pas berbarengan Lillian juga alami orgasme dengan dahsyat.

Sesudah melalui satu fase kesenangan yang hebat, kami berdua terkulai lemas dengan masih tetap berpelukan erat keduanya. Dari pancaran cahaya mata kami, tampak satu perasaan nikmat serta senang akan apa yang baru kami alami. Saya selanjutnya mencabut senjataku yang masih tetap berlepotan serta mendekatkannya ke muka Lillian. Dengan isyarat supaya ia menjilati senjataku sampai bersih. Ia lantas menurut. Lidahnya yang hangat menjilati penisku sampai bersih. “Ahh.. ”. Dengan kenikmatan yang tidak ada taranya saya merebahkan diri di samping Lillian.

Cerita Seks Tukar Pasangan dengan Bule

Saat ini kami melihat bagaimana Richard tengah mempermainkan Nina, yang tampak tubuh mungilnya sudah lemas tidak berdaya dikerjain Richard, yang tampak masih perkasa saja. Pergerakan Richard tampak mulai begitu kasar, hilang telah lemah lembut yang sempat dia tampilkan. Mulai waktu ini Richard mengerjai Nina dengan begitu brutal serta kasar. Nina betul-betul dipakai jadi objek seks-nya. Saya begitu takut kalau-kalau Richard menyakiti Nina, namun di lihat dari ekspressi muka serta pergerakan Nina nyatanya tidak tampak sinyal tanda penolakan dari pihak Nina atas apa yang dijalankan oleh Richard terhadapnya.

Richard mencabut penisnya, selanjutnya dia duduk di sofa serta menarik Nina berjongkok di antara ke-2 kakinya, kepala Nina ditariknya ke arah perutnya serta memasukkan penisnya dalam mulut Nina sembari memegang belakang kepala Nina, dia menopang kepala Nina bergerak ke depan ke belakang, hingga penisnya terkocok didalam mulut Nina. Terlihat Nina sudah lemas serta pasrah, hingga cuma dapat menuruti apa yang diingini oleh Richard, hal semacam ini dijalankan Richard lebih kurang 5 menit lamanya.

Cerita Seks Tukar Pasangan dengan Bule

Richard selanjutnya berdiri serta mengangkat Nina, sembari berdiri Richard memeluk tubuh Nina erat-erat. Terlihat tubuh Nina terkulai lemas dalam pelukan Richard yang ketat itu. Tubuh Nina digendong sembari ke-2 kaki Nina melingkar pada perut Richard serta segera Richard memasukkan penisnya dalam kemaluan Nina. Ini dikerjakannya sembari berdiri. Tubuh Nina tampak tersentak ke atas kala penis raksasa Richard menerobos masuk dalam lubang kemaluannya dari mulutnya terdengar yang diterima, “aagghh! ”, Nina tampak seperti anak kecil dalam gendongan Richard. Kaki Nina tampak merangkul pinggang Richard, sedang berat tubuhnya disanggah oleh penis Richard. Richard mengusahakan memompa sembari berdiri serta sekalian mencium Nina. Pantat Nina tampak merekah serta mendadak Richard memasukkan jarinya ke lubang pantat Nina. “Ooohh! ”. Memperoleh serangan yang sekian serunya dari Richard, tubuh Nina tampak menggeliat-geliat dalam gendongan Richard. Satu panorama yang begitu seksi.

Ketika Richard terasa gapai, Nina di turunkan serta Richard duduk pada sofa. Nina diangkat serta didudukan pada pangkuannya dengan ke-2 kaki Nina terkangkang di samping paha Richard serta Richard memasukkan penisnya dalam lubang kemaluan Nina dari bawah. Dari ruangan samping saya dapat lihat penis raksasa Richard memaksa masuk dalam lubang kemaluan Nina yang kecil serta ketat itu. Vaginanya jadi begitu lebar serta penis Richard menyentuh paha Nina. Ke-2 tangan Richard memegang pinggang Nina serta menopang Nina memompa penis Richard dengan teratur, setiap saat penis Richard masuk, tampak vaginanya turut masuk dalam serta cairan putih terbentuk di tepi bibir vaginanya. Ketika penisnya keluar, tampak vaginanya mengembang serta menjepit penis Richard. Mereka lakukan urutan ini cukup lama.

Cerita Seks Tukar Pasangan dengan Bule

Kemudian Richard mendorong Nina tertelungkup pada sofa dengan pantat Nina agak menungging ke atas serta ke-2 lututnya bertumpu di lantai. Richard akan bermain doggy gaya. Ini sesungguhnya yaitu urutan yang paling diminati oleh Nina. Dari belakang pantat Nina, Richard meletakkan penisnya di antara belahan pantat Nina serta mendorong penisnya masuk dalam lubang vagina Nina dari belakang dengan begitu keras serta dalam, semuanya penisnya amblas dalam vagina Nina. Jari jempol tangan kiri Richard dimasukkan dalam lubang pantat. Nina 1/2 berteriak, “aagghh! ”, tubuhnya meliuk-liuk memperoleh serangan Richard yang dahsyat itu. Tubuh Nina dicoba ditarik ke depan, namun Richard tidak ingin melepas, penisnya masih bersarang dalam lubang kemaluan Nina serta ikuti arah tubuh Nina bergerak.

Nina betul-betul dalam kondisi yang begitu nikmat, desahan telah beralih jadi erangan serta erangan telah beralih jadi teriakan, “Ooohhmm.., aaduhh! ”. Richard menjangkau payudara Nina serta mulai meremas-remasnya. Tak lama selanjutnya tubuh Nina bergetar sekali lagi, ke-2 tangannya mencengkeram dengan kuat pada sofa, dari mulutnya terdengar, “Aahh.., aahh.., sshh.., sshh! ”. Nina menjangkau orgasme sekali lagi, pas berbarengan Richard mendorong habis pantatnya hingga pinggulnya melekat ketat pada bongkahan pantat Nina, penisnya tenggelam segalanya dalam kemaluan Nina dari belakang. Sesaat tubuh Nina bergetar-getar dalam orgasmenya, Richard sembari masih menghimpit rapat-rapat penisnya dalam lubang kemaluan Nina, pinggulnya membuat beberapa gerakan memutar hingga penisnya yang ada didalam lubang vagina Nina turut berputar mengebor liang vagina Nina hingga ke sudut-sudutnya.

Cerita Seks Tukar Pasangan dengan Bule

Sesudah tubuh Nina agak tenang, Richard mencabut penisnya serta menjilat vagina Nina dari belakang. Vagina Nina dibikin bersih oleh lidah Richard. Kemudian tubuh Nina dibalikkannya serta direbahkan di sofa. Richard memasukkan penisnya dari atas, saat ini tangan Nina turut aktif menopang memasukkan penis Richard ke vaginanya. Kaki Nina diangkat serta dilingkarkan ke pinggang Richard. Richard terus-terusan memompa vagina Nina. Tubuh Nina yang langsing terbenam tertutupi oleh tubuh Richard, yang tampak oleh saya cuma pantat serta lubang vagina yang telah di isi oleh penis Richard. Kadang-kadang tampak tangan Nina meraba serta meremas pantat Richard, sekali-kali jarinya di masukan dalam lubang pantat Richard.

Pergerakan pantat Richard jadi tambah cepat serta ganas memompa. Serta tampak penisnya yang besar itu secara cepat keluar masuk didalam lubang vagina Nina, mendadak, “Ooohh.., oohh! ”, dengan erangan yang cukup keras serta dibarengi oleh tubuhnya yang terlonjak-lonjak, Richard menghimpit habis pantatnya dalam-dalam, mememetin pinggul Nina ke sofa, hingga penisnya tenggelam habis dalam lubang kemaluan Nina, pantat Richard terkedut-kedut sesaat penisnya menyemprotkan spermanya didalam vagina Nina, sembari ke-2 tangannya mendekap tubuh Nina erat-erat. Dari mulut Nina terdengar nada yang diterima, “Sssh.., sshh.., hhmm.., hhmm! ”, menyongsong semprotan cairan panas didalam liang vaginanya.

Sesudah berpelukan dengan erat sepanjang 5 menit. Richard selanjutnya merebahkan diri diatas tubuh Nina yang tergeletak di sofa, tanpa ada melepas penisnya dari vagina Nina. Nina lihat ke saya serta memberikannya tanda kalau yang satu ini begitu nikmat. Saya tidak dapat lihat ekspresi Richard karna terhambat olah tubuh Nina. Yang pasti dari sela-sela selangkangan Nina mengalir cairan mani. Kemudian Ninapun seperti tradisi kami bersihkan penis Richard dengan mulutnya, itu membuat Richard mengelinjang keenakan. Malam itu kami pulang mendekati subuh, dengan perasaan yg tidak terlupakan. Kami masih tetap pernah bermain 2 ronde sekali lagi dengan pasangan itu.

Kumpulan Artikel Judi Online Situs Agen BandarQ Sakong AduQ Poker Online DominoQQ Domino99 Terpercaya Terbaik Dan Terbaru

Bunga99.com Agen Bola Online BandarQ Poker Domino99 Togel Casino Terpercaya
BungaQQ Situs Domino99 BandarQ Dan Poker Online Terpercaya 2017
KepoQQ Situs BandarQ Domino99 AduQ Poker Online Terpercaya
7 Situs BandarQ AduQ DominoQQ Online Terpercaya 2017
Situs BandarQ Poker Domino Online Terpercaya Terbaik 2017
Agen Situs Poker BandarQ Online Terpercaya Terbaik Tahun Ini

Shares 0

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *