Bunga99 agen bola online
Cindy Selingkuhan Bapakku

GadisQQ Agen BandarQ Terpercaya KepoQQ
BungaQQ BabeQQ situs bandarq online
CekQQ helipoker

Cindy Selingkuhan Bapakku

Cerita Dewasa Indonesia | Cerita Panas | Cerita 18 Tahun | Cerita LendirCindy Selingkuhan Bapakku – Cerita panas berkaitan cerita perselingkuhanku dengan Cindy cewek cantik serta genit selingkuhan bokapku. Nyatanya bokapku jago dapat juga dapetin cewek cakep begini. Tersebut narasi selangkapnya.

Cindy Selingkuhan Bapakku

Indra pulang lebih awal berhubung dia dihubungi oleh kakaknya utk selekasnya pulang, misterius banget kabarnya. Sepanjang dalam perjalanan pulang hatinya bimbang serta kuatir, apakah terbaca oleh kakaknya no telpon seluler si Budi di iklan kamar kost. Sesampainya Indra dirumah, tampak muka masam kakak perempuannya, hm.. kritis.

“Ada apa kak? Kok nampaknya kritis? ” Bertanya Indra kuatir, mudah-mudahan saja bukanlah persoalan Budi.
“Tadi Vera menelpon, Ayah kita kelihatannya berselingkuh dengan diantara pegawainya”
Indra merasakan lega (tempat tinggal kost maksiatnya masih tetap dapat selalu beroperasi), namun dia kebingungan mendengarnya, kok dapat sich bokapnya selingkuh dengan pegawainya, setahu dia system perekrutan pegawainya sama juga dengan rencana kakaknya, tidak bisa ada yg lebih cantik dari Nyokap serta Kakaknya, seandainya lebih muda yah wajar, lagian si Vera kakak wanita sulungnya menjabat jadi seketaris serta asisten Bokapnya, semuanya pegawai umumnya di sensor dahulu olehnya, kok dapat kebobolan atau Bokapnya saat ini telah rabun tua, buruk tampak cantik di matanya?

“Jadi si Vera nangkep basah Ayah sekali lagi berduaan sama selingkuhannya? ” Indra ajukan pertanyaan sembari mengupayakan tidak untuk memikirkan Bokapnya yg sama kurusnya dengan dia namun lebih bungkuk tubuhnya serta sudah beruban lagi tengah menggenjot cewek ceking, atau mungkin gembrot di kantornya.

“Tidak, cuma saja Ayah menyuruh Vera utk memberi bonus untuk dia mobil yg lebih elegan dari standar bonus pegawai beda, ” Kakak Indra mencak2, ” Ayah juga terus-menerus meeting dengan clientnya dengannya tanpa ada melibatkan Vera, Ibu juga syak wasangka juga akan hal semacam ini, Vera menginginkan kita merampungkan persoalan ini, kasihan Ibu, ”
“oh.. Gituh” Indra merasakan dia mesti turut prihatin, ” jadi gagasan kalian bagaimana, ”
“Vera sepakat dengan Ayah bahwasannya prestasi Cindy, pegawai genit itu benar-benar bagus, serta berhubung clientnya dari Jakarta, jadi telah selayaknya dia memperoleh mobil itu serta ganti ke Jakarta supaya dapat lebih dekat dengan clientnya, hi.. hi.. kita buka kantor teristimewa cuma buat dia saja.. jadi tidak menganggu moral kerja pegawai beda serta ayah juga akan kesusahan menemuinya sekali lagi.. hi.. hi. ” Kakak Indra tertawa sinis menyerupai tokoh2 wanita jahat ala sinetron tv.
“Papa sepakat? ” Indra ajukan pertanyaan, ” Serta mengapa tidak dipecat saja dari pada susah2 pindahin dia, ”
“Hm.. gagasannya sich demikian, namun client yg dibawanya memberi kontrak jumlah besar pada kita, serta menurut Vera yang memiliki perusahaan itu Ortu dari pada Ipar Cindy, jadi kita tak mau memiliki resiko ditetapkan kontrak, jadi bisa2 Besan Cindy merasakan kita membalas jasa baik Cindy seandainya dia kita pindahkan kesini serta bisa kantor teristimewa untuk dia…hi.. hi.. ” Indra merinding mendengar tawa licik kakaknya.
“wah.. hebatnya gagasan kalian, artinya telah beres donk, ” Indra telah tidak sabar menginginkan kembali lagi tempat tinggal kostnya serta mengerjakan Desy, ” jadi telah bereskan, .. saya ingin teruskan belajar bareng Budi”
“Hei,.. janganlah egois gituh, ” kakak Indra memandang tajam, ” Dia telah diberangkatkan barusan siang oleh Vera, anda jemput dia saat ini serta anda carikan dia hunian sesaat, mencari saja hotel murahan sesaat dahulu, nanti besok anda carikan tempat tinggal sewa sekalian yg dapat jadikan kantor untuk dia, ”
“Lho.. kok hotel? ” Indra yg jengkel dikarenakan tidak dapat balik ke tempat tinggal kost mereka menyela, ” Tidakkah kita telah ada kandang buat orang buruk di sisi tempat tinggal Ini, ”
Kakak Ipar Indra sejak dari barusan diam saja tiba2 saja memuncratkan kopi yg diminumnya waktu mendengar pengucapan paling akhir Indra, kakak Indra melotot pada Indra lantas mendelik matanya pada suaminya yg tidak mampu menahan tawanya, terbahak2 dia serta menghindar lari ke kamar mandi.
“Kamu, …huhh.. basic anak durhaka… anda tidak sayang Mama”Muka Kakak Indra merah padam menahan geram sampai mukanya yg tidak cantik jadi buruk (apa bedanya yah?)
“Iyah…yah…. Gue pergi,.. “ Indra buru2 kabur meninggalkan kakaknya yg belum juga berhenti mengomel2. Indra tidak perduli kalau dia barusan lupa bertanya manifest penerbangan Cindy pada kakaknya, selekasnya pergi ke airport, dia jengkel banget dikarenakan tidak punya kesempatan mengerjakan Desy gara2 Cindy, hm… yg ini bagaimana orangnya,.. Indra penasaran dengan selera Bokapnya, seandainya berwajah tebak Indra tentu di bawah kelompok, hanyalah Bodynya saja yg dapat dinilai seperti umumnya pegawai yang lain. Sesampainya di Airport baru teringat olehnya data2 Cindy tak ada, ogah dia menelpon kakaknya Indra lantas ikuti jejak penjemput yang lain, dia menuliskan nama Cindy serta nama perusahaan Bokapnya di kertas serta gabung dengan mereka di pintu keluar domestik. Saat Indra baru menginginkan berjongkok dikarenakan merasakan juga akan lama disana, dari kerumunan sekumpulan orang mengambil langkah keluar seseorang wanita cantik, kelihatannya barusan di ajak oleh orang2 itu photo bareng, artis kali yah Indra berfikir. Wanita itu jalan kearah Indra yg tertegun dikarenakan kelihatannya artis penyanyi kris Dayanti mendekatinya, Indra melihat2 ke kiri kanan serta belakangnya, takut nanti ke ge. er.. an, manatau saja ada cowok ganteng di belakangnya yg menjemput artis itu. Artis itu makin mendekat ke Indra yg mulai berdebar2 gugup, lantas Artis itu berkata kepadanya serta menyodorkan tangannya bersalaman,
“hai.. saya Cindy.. anda tentu Indra putera tunggal pak Mulyono kan? ”
“hah.. iii…iii.. yyahh..? ” gugup Indra menjawab serta mulutnya ternganga melongo memandangi sang Artis.
“Ka.. anda Bu.. bu.. kan Kris dayanti? ” Indra kebingungan ajukan pertanyaan.
“hi.. hi.. anda lucu Indra… saya Cindy, seandainya ingin di anggap kris dayanti juga boleh” Cindy tertawa.
Indra yg masih tetap takjub dengan tampilan Cindy lantas menyalaminya serta membantunya membawa kopernya yg gede, dia jalan ke areal parkir dibarengi oleh Cindy di belakangnya, selama perjalanan mata kebanyakan orang memandang mereka. Sesampainya di mobil Indra lantas memasukkan koper Cindy serta Cindy buka pintu penumpang depan, Indra masuk serta menghidupkan mobil, sembari selalu melirik ke Cindy tiap-tiap peluang. Dalam hati Indra selalu pikirkan bagaimana dapat Vera kebobolan memasukkan cewek secantik artis ini bekerja kepadanya,.. hm.. rupanya mata Bokapnya belum juga rabun,. Dia saja seandainya ada peluang tentu habis digarapnya cewek secakep artis ini.
“Kamu menyerupai dengan ayah anda yah, artinya dahulu Pak Mulyono tentu seganteng anda, ” Cindy memecahkan keheningan dalam mobil, “ Kurusnya juga sama.. hi.. hi.. ”
“eh.. engg.. ah masa sich gue ganteng? ” Indra membusungkan dadanya bangga.
“I.. yah dong.. anda menyembunyikan saja sich.. dengan kacamata anda, nanti.. seandainya kita jalan2 bareng saya pilihkan kacamata yg pas untuk kamu, ” Cindy menggoda Indra.
“wah.. gue yakin saja sama Mbak Cindy, “ Hidung Indra kembang kempis dipuji Cindy, “mbak Cindy juga cantik,.. barusan saya Kira artis Kris Dayanti, ”
“Oh.. yah pantesan barusan banyak yg ngajak saya photo bareng.. hi.. hi.. rupanya saya dikira artis penyanyi” Cindy tertawa terlepas hingga payudanya yg ukurannyapun menyerupai sang artis berguncang, glek Indra menelan ludah memandangnya.
Indra yg tidak tahan penasaran pada akhirnya membulatkan tekad bertanya pada Cindy, bagaimana wanita secantik Cindy dapat nyasar ke perusahaan Bokapnya. Cindy yg awalnya diam sesaat lantas memohon Indra berjanji melindungi rahasiannya sebelumnya dikisahkan, disanggupi oleh Indra. Cindy rupanya lakukan operasi plastik pada semua berwajah, hidungnya dimancungkan serta pipinya berniat di kempotkan hingga lesungnya terang tampak serta lakukan liposucktion di bagian-bagian badannya hingga memperoleh memiliki bentuk yg aduhai seperti saat ini, Dia berniat pesan dokter bedah plastik itu utk membuatnya semirip kemungkinan dengan artis penyanyi pujaannya. Dalam hati Indra menertawakan kakaknya yg kebobolan,.. tidak sempat terpikirkan oleh mereka perkembangan masa yg dapat membuat perubahan muka seorang dari buruk jadi cantik, selayaknya mereka juga ikut-ikutan di operasi plastik.. he.. he.. agar perusahaan Bokapnya dapat lebih bercahaya dari pada saat ini yg lebih menyerupai LPT (Instansi Perawan Tua) karena sangat banyak pegawai buruk yg pada jomblo.
“Aku ingin dibawa kemana nih Indra? ” Bertanya Cindy lalu.
“eng… Barusan dipesan kakak gue tuk bawain anda ke hotel duluan…, nanti besok baru cari Ruko buat kamu jadiin tempat tinggal dinas serta kantor anda, ” gelagapan Indra menjawab waktu dia saksikan Cindy merengut waktu dia menyebutkan hotel.
“Huh kakak anda ituh, cemburuan banget, ” Cindy merengut, ” Saya tidak senangi ke hotel, masa saya di tinggal seseorang diri disana, sayakan takut, Indra temanin saya yah, ”
Glek,.. sudah pasti Indra ingin, namun yg keluar dari mulutnya, ” Dapat mencak2 Sella kakak saya seandainya gue tidak pulang malam hari ini, terlebih seandainya tahu gue nginap bareng anda, ”
“hi.. hi.. anda takut yah sama kakak anda, lebih berani Ayah anda donk seandainya gituh, ”tantang Cindy.
“Lho.. jadi beneran anda benar-benar selingkuh sama Papaku? ” Indra kaget.
“lha.. iyalah.. perawan saya Papamu yg renggut, ” Cindy berniat mencemberutkan berwajah, walau sebenarnya dalam fikirannya terbayang nikmat waktu bersetubuh dengan Ayah Indra.
“waduh, nekat juga yah Ayah gue, ” Indra nyegir, dalam otaknya yg telah ngeres memikirkan enaknya melahap Selingkuhan bokapnya seperti narasi stensilan yg seringkali dia baca semasa kecil.
“Hm.. bagus kagak permainan Ayah gue? ” Indra mulai memancing. Cindy kaget lihat senyum nakal Indra menggodanya lantas membalas,
“Mantep dong, miliki Papamu anunya panjang, ”
“Oh yah,.. hm.. masak sich,.. tapi umumnya orang menyebutkan buah jatuh tidak jauh dari pohon lho, ” Indra tertawa tambah ngeres otaknya sesudah lihat kelihatannya Cindy juga mulai terikut situasi. (situasi sama-sama ingin lahap-melahap gituh)
“Hm,.. seandainya tidak Nampak mana bisa di buktikan, ” Cindy melirik ke selangkangan Indra, ” Makanya elu nginap saja malam hari ini bareng gue serta berikan donk.. hi.. hi.. ”
“wah.. wah.. nantang gue nih, ” Indra makin bingung, Dia sesungguhnya telah ingin nikmati Cindy namun seandainya tidak pulang malam hari ini Sella kakaknya tentu syak wasangka serta dapat ngadu sama nyokapnya. Indra diam serta berfikir, terbesit diotaknya inspirasi utk membawa Cindy ke tempat tinggal kostnya, lha disana dia kan ada yg nemani, serta dia dapat pulang setelah mengerjakan Cindy.. hm.. inspirasi bagus menurut dia.
“Kalo gitu, bagaimana seandainya saya bawa anda ke tempat tinggal kost saja, di sana sedikit ramai, jadi anda tidaklah perlu takut, ” Indra lantas lanjut berkata, ” disana ramah2 penghuninya, yg miliki teman karib gue, kamarnya bersih serta elegan kok, ada acnya sekali lagi setiap kamar, bagaimana ingin? ”
“kamu turut nginapkan? ” Cindy ajukan pertanyaan dengan nada manja.
“Eng.. saya rekani sampai malam saja yah,.. toh nanti gue kenalin sama mereka,.. jadi anda kan ada yg nemani gituh,.. pokoknya gue atur deh anda janganlah sampai kecewa malam hari ini, ” Indra mengeluarkan jurus muka penuh perhatian serta pengertian palsunya.
“janji yah.. Indra, ” Cindy tersenyum sinyal sepakat. Selama perjalanan ke tempat tinggal kost Indra mereka bercakap serta pastinya tambah lama tambah ngeres arah obrolannya buat Cindy tambah berani mengelus2 Indra serta merebahkan dianya pada Indra, seperti sepasang kekasih. Saat Indra membawa Cindy ke tempat tinggal yg berteriak paling keras kaget adalah si Desy, seperti sama yg yang lain dia menduga Indra membawa pulang kris Dayanti. Indra memperkenalkan Cindy pada Desy, Ayu serta Budi. Mereka sesungguhnya ingin bercakap dengan Cindy, namun Indra lantas membawa masuk Cindy ke kamar yg masih tetap kosong dengan beralasan pada mereka Cindy capek, walau sebenarnya dia telah tidak sabar menginginkan melahapnya. Demikian pintu tertutup, Indra segera menempatkan kopernya serta segera memeluk Cindy serta menciumnya, serta dibalas oleh Cindy penuh nafsu. Budi menggigit bibir bawah Cindy serta memainkan lidahnya dalam mulutnya, waktu lidah Cindy membalas masuk dalam mulut Indra segera menyedot serta menggigit halus, hm.. Cindy rasakan enaknya permainan bibir Indra, 1-0 untuk dia di banding Bokapnya. Tangan Cindy lantas mulai buka kancing baju Indra, namun Indra lantas menyambung buka sendiri serta celananya cepat, Cindy juga menelanjangi dianya. Mereka lantas merebahkan diri ke atas ranjang baru yg belum juga dilapis sprei oleh Ayu. Indra bergerak meremas lembut payudara Cindy serta memainkan lidahnya pada puting Cindy, dijilatinya, lantas di gigit lembut, serta diemut2. Hm… Cindy mendesah kuat, 2-0 utk Indra, permainan lidahnya Indra sangat nikmat, Cindy yg cuma sempat bersetubuh dengan Bokap Indra rasakan awalannya saja sudah terlalu nikmat dengan Indra bagaimana lalu, dia mendesah terangsang hebat. Indra bergerak turun serta memainkan lidahnya pada kelentit vagina Cindy, lantas bibir vaginanya serta lubang duburnya bertukar2an. Indra lantas memasukkan jarinya dalam lubang Vagina Cindy, tangannya mengobel serta mengelus2 dinding dalam vagina Cindy, yg membuatnya mendesah tambah Kuat serta mengelinjang. Cindy takjub dengan permainan oral Indra yg baru dia rasakan, seumur dia tidak sempat rasakan sensasi yg demikian nikmat, hm.. hilang ingatan.. tidak kemungkinan sekali lagi ngasi angka, Indra menang mutlak di banding Bokapnya, Cindy pejamkan matanya nikmati. Saat Indra berhenti Cindy yg masih tetap pejamkan mata rasakan nikmat dengan mulutnya yg benar-benar sekali lagi menganga merasakan ada suatu hal yg memasukinya, dia terbelalak waktu lihat yg masuk dalam mulutnya Zakar panjang Indra. Hm.. permainan apa juga saat ini Indra jalankan, Cindy lantas rasakan hangat serta denyutan zakar Indra dalam mulutnya, ditambah sodokan Indra hingga kepala zakar Indra menabrak2 dining tenggorokannya, hm.. nikmat juga permainan ini,
“hm.. hm.. ” Cindy mendesah dengan zakar Indra dalam mulutnya, dimainkan lidahnya pada zakar Indra hingga dia makin rasakan denyutan zakar Indra. Sebentar lalu Indra mencabut zakarnya serta menyuruhnya nungging, Cindy turuti serta dia rasakan zakar Indra masuk lubang vaginanya,.. hm.. sangat nikmat serta merasa olehnya dinding lubang vaginanya rasakan hangat serta denyutan zakar Indra sampai merasa dalam sekali, lebih dalam enaknya dari pada zakar Bokapnya.
“oh…. ah.. ah…arghh” Cindy mendesah kuat nikmati zakar Indra yg saat ini bergerak maju mundur dalam vaginanya, perlahan-lahan serta lalu jadi cepat, Cindy juga jadi percepat desahannya.. oh.. sangat nikmat dia rasakan sementara itu.
Sayup2 nada desahan serta erangan Indra serta Cindy terdengar hingga ruangan keluarga yg senyap karna Desy kelihatannya telah kecapekan membual, Budi mengajak mereka tidur, Ayu bingung,
“Mas Budi ngajak Ayu atau mbak Desy? ” bertanya Ayu.
“Maunya saya yah kalian berdua “ jawab Budi yg mengusahakan menghindar cubitan Desy,
“iih.. maunya… hi.. hi.? ” Desy tertawa.
Budi selanjutnya merangkul Ayu serta menggandeng Desy jalan ke kamarnya. Budi yg punya kebiasaan tidur cuma berkolor ria buka baju serta celananya, Ayu yg tidak paham perihal itu menduga Budi bersiap2 untuk berlaga, Ayu selanjutnya menelanjangi dirinya serta naik ke atas ranjang serta tangannya selanjutnya menyelisip masuk kolor serta meremas2 zakar Budi. Desy terperanjat lihat Ayu yg sangat agresif, tak mau kalah selanjutnya turut bertelanjang ria, ah.. masak gue kalah sama cewek udik, Desy berkata dalam hati. Desy selanjutnya naik ke ranjang serta mencium puting Budi serta memainkan lidahnya pada putingnya. Budi yg awalannya kaget dengan aksi ke-2 cewek itu tidak jadi menampik, dia selanjutnya nikmati permainan ke-2 cewek itu terlebih sementara Ayu memasukkan zakarnya kedalam mulutnya serta mengisap dan memainkan lidahnya pada kepala zakarnya segera merem melek kesenangan. Desy selanjutnya mencium Budi penuh nafsu serta mengarahkan tangan Budi ke vaginanya, Budi selanjutnya mengelus serta memasukkan jarinya ke lubang vagina Desy serta menggerakan jarinya maju mundur cepat buat Desy mendesah menikmatinya. Tangan Budi selanjutnya meremas2 payudaranya serta memainkan jarinya pada puting Desy, kadang-kadang Budi merubahkan tangannya mengobel2 lubang vagina Ayu yg sudah berpindah ke arahnya.
Ayu yg lihat zakar Budi sudah mengeras selanjutnya cepat2 berpindah tempat menaiki badan Budi serta memasukkan zakar budi dalam Lubang Vaginanya, dia takut terserobot Desy. Ayu selanjutnya mendesah serta menggerakkan pinggulnya maju mundur serta memutar mencari tempat yg dia rasa paling mantap nikmati zakar Budi. Desy yg kheki lihat gerak cepat Ayu selanjutnya menaiki badan Budi juga serta mengarahkan Vaginanya ke muka Budi, dia rasakan ciuman serta jilatan lidah Budi pada kelentit serta bibir vaginanya,.. hm.. sangat nikmat, dia selanjutnya beroleh tangan budi serta membimbingnya meremas payudaranya. Ayu yg memandangi punggung Desy mengeliat nikmat tak mau kalah beroleh tangan Budi yg beda serta menempatkannya pada payudarnya, oh.. ah.. berniat dia mendesah kuat sementara tangan Budi meremas payudaranya serta memainkan putingnya. Desy tak mau kalah, dia juga turut mendesah jadi kuat hingga nada desahan mereka penuhi kamar,
“oh.. ah.. ah…arh….. oh.. ”
Desy yg tak mau terserobot sekali lagi membalikkan badannya serta kesempatan ini pantat montoknya yg menghadap ke muka Budi, Desy kembali mendesah sementara Budi kembali memainkan lidahnya, kesempatan ini dia rasakan geli2 nikmat lidah Budi bergerak menjilati dari bibir anusnya sampai kelentitnya. Desy saat ini memandang ke arah muka cantik Ayu, dia lihat hidung mancung Ayu serta bibir mungilnya ternganga mendesah nikmati zakar Budi, hm.. memang manis muka pembokat ini, tanpa ada sadar Desy yg telah terangsang selanjutnya gemas memeluk Ayu serta mencium bibirnya, Ayu kaget akan tetapi dia tidak menampik sementara rasakan sensasi nikmat ciuman Desy, hm.. sama enaknya dengan ciuman ke-2 jurangan mudanya, Ayu selanjutnya membalas ciuman Desy. Ke-2 tangan Ayu selanjutnya bergerak meremas buah payudara Desy, selanjutnya satu tangan turun serta mengelus2 vagina Desy, Budi heran karna tiba2 saja Desy menghindari vaginanya dari berwajah, dia selanjutnya lihat ke-2 cewek itu berciuman serta sama-sama meremas payudara masing2 di atas badannya, Budi kaget, akan tetapi dia menikamati panorama di depannya, ke-2 tangannya selanjutnya menyokong kepalanya supaya dapat lihat dengan nyaman. Tangan Desy mengelus2 atasan vagina Ayu serta memainkan jarinya pada kelentit Ayu, sesaat jari Ayu mengobel2 lubang vagina Desy. Tangan Budi selanjutnya bergerak mengelus2 punggung Desy selanjutnya bergerak memutar ke depan serta meremas2 payudara Desy. Ayu membiarkan Ciuman Desy serta mendesah jadi kuat serta jadi cepat menggoyang pinggulnya, selanjutnya dia memekik rasakan dahsyat nikmat orgasmenya, Ayu merebahkan dianya ke samping Budi serta memeluk Budi serta tangannya mengelus2 dada Budi serta kadang-kadang dia mencium serta memainkan lidahnya pada puting Budi. Desy selanjutnya mengantikan tempat Ayu, saat ini dia menghadap ke Budi serta mulai menggoyangkan pinggulnya dengan zakar Budi dalam lubang vaginanya. Desahannya cepat ikuti goyangan pinggulnya. Tangan Budi selanjutnya beroleh payudara besar Desy yg juga berguncang cepat ikuti pergerakan pinggulnya, diremas2nya payudara Desy. Tidak lama kemudian Desy memekik nikmat, dia selanjutnya naik serta lihat ambil kolor Budi selanjutnya melap zakar Budi lalu dia mulai lakukan oral pada zakar Budi dengan tangannya dia mengocok2 zakar Budi. Ayu tak mau ketinggal selanjutnya turut mengerubungi zakar Budi, berpindah2 an Ayu serta Desy sama-sama menjilati zakar Budi buat Budi mengerang nikmat, sementara erangan Budi jadi kuat, Desy yg tahu Budi nyaris menggapai klimaksnya selanjutnya mendorong Ayu serta merebut zakar Budi serta memasukkannnya kedalam mulut. Desy segera menyedot kuat sementara dia rasakan semprotan sperma Budi dalam mulutnya, Budi segera melolong kuat kesenangan. Begitu usai Ayu serta Desy tertawa terbahak2 kembali kenang tindakan mereka baru saja, Budi tersenyum suka. Mereka selanjutnya tertidur seranjang dalam kamar master room.
Sesaat di kamar yg beda Cindy yang memekik rasakan enaknya orgasme dengan zakar Indra dalam vaginanya dengan ke-2 tangan Indra yg meremas2 payudaranya, hm.. sangat nikmat dia rasakan, kelihatannya 2 x lebih nikmat dibanding dia orgasme sementara masturbasi, sedang dengan Bokap Indra, dia tidak sempat orgasme, bokap Indra sangat cepat nembak, sedang anaknya,.. wow.. masih tetap belum juga nembak. Dia selanjutnya jadi percepat pergerakan pinggulnya supaya Indra selekasnya nembak. Indra pada akhirnya menembakkan spermanya dengan tempat Cindy diatasnya, selama permainan mereka selalu berpindah2 type, Indra berniat lakukan banyak type itu untuk menunjukkan kalau dia lebih jago memuaskan cewek di banding Bokapnya.
“oh.. ah.. arghh.. ” Budi mengerang nikmat sementara dia menembakkan spermanya, sesaat Cindy memelankan goyangannya selanjutnya berhenti serta memeluk Indra serta mengusahakan membujuk Indra supaya tidak pulang malam itu, dia masih tetap pingin orgasme sekali lagi bareng Indra lagi. Indra yg telah melampiskan Birahinya pada Cindy malam itu, sedang siang terlebih dahulu pada Ayu dapat mengontrol dianya, tidak dipengaruhi dengan nada manja Cindy, dia janji besok sepagi mungkin saja dia datang serta memberikannya orgasme pada Cindy terlebih dulu sebelumnya kuliah. Indra meninggalkan Cindy sementara jam tunjukkan jam sebelas malam, selama perjalanan pulang Indra membuat skenario untuk kakaknya supaya dia tidak berprasangka buruk sementara dia pulang sangat tengah malam.

Baca Juga : Cerita Onani Ku

Artikel Menarik Lain

Shares 0
One Comment

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *