Bunga99 agen bola online
Four Some Pertama Ku

GadisQQ Agen BandarQ Terpercaya KepoQQ
BungaQQ BabeQQ situs bandarq online
CekQQ helipoker

Four Some Pertama Ku

Cerita Dewasa Indonesia | Cerita Panas | Cerita 18 Tahun | Cerita LendirFour Some Pertama Ku. Yanti, sebut saja sekian, telah tiga minggu kami sama-sama sharing keperluan biologis. Yanti yaitu wanita berumur 25 th. dengan tinggi 160 cm, serta dengan dada yg sangat besar 36B ukurannya, kulit putih, dengan muka menyerupai wanita bangsawan.

Four Some Pertama Ku

Hubungan kami bermula pada suatu pesta pertunangan teman usaha saya, saya kenalan dengannya serta jadi akrab dengannya bahkan juga saya tawarkan untuk pulang dengan karna dia jemu untuk ada di sana karna dia sudah ditinggal oleh rekannya. Yanti lantas naik ke mobilku, dia tidak keberatan dengan itu, malam itu suhunya merasa sangat dingin, kendati AC sudahku matikan namun masih tetap merasa dingin saya juga tidak sadar kenapa dapat berlangsung begitu, selanjutnya saya pinjami jasku untuk menutupi badannya yg cuma memanfaatkan gaun putih itu. Bagiku Yanti malam itu tampak sexy dengan gaun yg dipakainya, dia memanfaatkan gaun putih tanpa ada lengan, serta bra hitam yg tunjukkan kemolekan badannya. Serta rambut panjangnya yg tertangani dilewatkan tergerai dengan bebasnya.

Karna perutku masih tetap merasa lapar, barusan saya hanya makan sedikit karna keasyikan bercakap serta nikmati badannya yg sexy serta bahenol itu, kuajak dia makan di satu restoran namun dia menampik karna dia di rumah sudah masak, jadi saya disuruh untuk makan ditempatnya saja, dalam hati, ini cewek baik banget tidak cuman dia sexy serta bahenol namun juga baik hati, sesudah saya berfikir lama selanjutnya saya sepakat.

Singkat narasi kami hingga dirumah kontrakannya serta konsumsilah saya di sana, usai makan saya membereskannya, selanjutnya dia mengajakku kekamarnya untuk temaninya malam itu, meskipun sebenarnya saya menginginkan pulang karna jam telah tunjukkan jam 00. 30. Saya berusaha untuk menampik namun karna dia selalu memohon untuk temaninya, serta selanjutnya saya lantas mengiyakannya karna saya juga tidak tega seandainya dia sangat memohon kepadaku.

Kamarnya tampak bersih dan rapi seluruhnya tertib rapi sekali, ya, maklum kamar cewek. Dia mengontrak untuk berempat serta rekan-temanya kebetulan waktu itu sekali lagi pada keluar, maklum waktu itu yaitu malam minggu. Singkat narasi, dia menceritakan padaku kalau dia baru putus sama pacarnya karna cowoknya kepergok sudah melakukan perbuatan perselingkuhan dibelakang dia. Diapun menangis kembali mengenang masa lampau yg teramat indah dengan sang pacar serta saat ini hanya tinggal kemalangan belaka serta saya cobalah untuk memberanikan diriku untuk memeluknya serta menenangkannya, Yanti tdk menampiknya.

Sesudah agak tenang, kubisikan dia kalau malam hari ini anda terlihat cantik sekali. Yanti tersenyum serta menatapku sangatlah dalam, selanjutnya saya cium bibirnya yg hangat itu serta dia membalas ciumanku dengan sangatlah ganasnya, selanjutnya tangannya mulai mencari di mana adik kecikku bersembunyi. Akhirnya dia memperolehnya serta meremas dengan lembutnya.

Kamipun berciuman dengan sangatlah ganasnya selanjutnya saya mulai mencium lehernya, Yantipun mendesah,

“Aaahh geli Jok aahh. ”

Mendengar itu saya makin bernafsu, saya lantas mulai meremas-remas payudaranya dari luar branya yg montok itu. Yanti mendesah sekali lagi,

“Aaahh enak Jok selalu Jok selalu sstt. ”

Serta dia lantas menjambak rambutku. Sesudah sebagian lama saya meremas payudaranya, dia mendesah serta selalu berkicau, dengan permainan yg aku bikin itu. Saya lantas mulai menanggalkan gaun yg dia masih tetap gunakan, yg tersisa cuma tinggal Branya serta CD teras merah muda, lalu branya lantas saya terlepas, tampaklah terang gunung kembar yg sangatlah menantang birahiku serta punting merah-kecoklatan cerah yg telah mengeras. Kuremas payudaranya serta kuhisap puntingnya serta kugigit kecil dengan gigiku, Yanti cuma pejamkan mata sembari nikmati hisapanku itu. Saya gigit-gigit puntingnya serta dia lantas mengerang serta menggelinjang keasikan,

“Jok enak Jok, teruss Jok, hisap selalu aahh sstt”

Lalu saya teruskan dengan menciumi perutnya lalu saya copot CD yg masih tetap menempel pada dirinya sendiri. WOw nyatanya jembutnya tidaklah terlalu lembat serta rapi, rambut di sekitar bibir kemaluannya bersih. Serta vaginanya kelihatan kencang dengan clitoris yg cukup besar serta kelihatan basah.

“Kamu rajin mencukur yaa, ” tanyaku, dengan muka memerah dia mengiyakan, sebab kata rekan-temannya untuk kesehatan vagina, serta tidak bau.

Kupangku dia serta mulai menciuminya sekali lagi, serta sapuan lidahku mulai menyebar dari payudara lalu puntingnya, kugigit kecil dengan gigiku, Yanti menggelinjang keasikkan serta mendesah-desah rasakan rangsangan kesenangan,

“Ssstt selalu Jok sstt. ”

Tangan kananku mulai memainkan clitorisnya yg telah banjir, lalu kujilati klitotisnya dengan lidahku perlahan, desahan serta lenguhan semakin seringkali kudengar. Seirama dengan sapuan lidahku klitorisnya, Yanti makin terangsang, dia bahkan juga menjabak rambutku serta menghimpit kepalaku di klitorisnya,

“Jok, enak.. Banget.. Enak.. Jok, aahh.. Jok selalu Jok jilat selalu hingga dalam Jok aahh.. ”

Desahannya serta lenguhannya buat saya jadi bertambah nafsu untuk memperlancar yg lebih hilang ingatan dari mulanya serta saat itu juga tubuhnya mulai mengejang dan

“Jok.. Yanti.. pengin.. Keeluaar aa.. Aaahh” serta merasa sekali derasnya cairan yg mengalir dari vaginanya yang merasa asam-asam pahit namun nikmat lalu segera saya jilat hingga habis serta tdk tersisa. Yanti lalu berdiri.

“Sekarang giliranku, ” tuturnya.

Celanaku segera dilucutinya serta akupun segera berbaring di atas kasur yg empuk itu. Salah satu tangannya memegang penisku serta yg beda memegang buah zakarku, di mengelusnya dengan lembut.

“Mmmhh enak juga yaa penis anda, ” ceretus dia.
“Aaahh enak Yan” desahku.

Yanti mulai menciumi penisku serta mengelus buah zakarku, serta mengemutnya serta mengocoknya dengan mulutnya yg sangatlah imut itu. Terasa juta-an arus listrik mengalir ke badanku,

“Gila ini cewek pinter sekali sedotan serta kocokannya betul-betul nikmat banget, ” dalam batinku. Kupegang kepalanya, kuikuti naik turunnya, terkadang kutekan kepalanya waktu turun. Tidak lama kemudian dia berhenti.

“Jok penis anda lumayan besar serta panjang yach, keras sekali lagi, saya makin terangsang nich. ”

Saya cuma tersenyum, selanjutnya kuajak dia main 69, nyatanya dia pengin. Vaginanya yg banjir itu pas diwajahku, merah serta kencang, tengah Yanti telah mengocok penisku. Saya makin bernafsu untuk memainkan vaginanya yg makin menantang saja, tercium wangi yg ciri khas pada sekitaran vaginanya yg sangatlah saya gemari sekali pada wanita, serta clitorisnya hingga memerah serta kuhisap yg telah keluar untuk ke-2 kalinya.

Tiba-tiba saya kaget saat saya lihat ke arah pintu yg tidak sangat rapat ditutupnya serta saya makin kaget saat nyatanya rekan-temannya telah lihat seluruh permainan yg tengah kami kerjakan. Salah satu dari dia celetuk,

“Yan main kok tidak ngajak-ngajak sich kita kan juga pengin, ”

Serta nyatanya sesudah saya tahu namanya Yeni (24), tampa diduga mereka segera buka baju serta celana mereka serta saat itu juga mereka telah kondisi bugil. Saya makin kewalahan karna terserang dari beragam arah. Saya mulai memasukkan penisku ke vagina Yanti, kendati pertama kalinya merasa sempit sekali jadi saya agak susah memasukannya serta sesudah sebagian lama saya mengupayakan, selanjutnya saya mampu masuk 1/2 serta Yanti menjerit menahan sakit yg tidak ada tara. Tanpa ada saya kira nyatanya ada sedikit darah mengalir di sekitaran vaginanya, nyatanya dia masih tetap perawan batinku. Yanti semakin mengejang sembari mendesis seperti ular, sedang Yeni yg tidak kalah montok dan payuadarannya terbesar daripada Yanti.

Yanti lantas memainkan puntingnya Dewi (24, 38), sedang Ati (25, 36b) memainkan vaginanya Dewi. Mereka sama-sama mendesah buat keadaan makin panas saja. Saya sendiri makin cepat memainkan penisku, desahan Yanti lantas makin kencang saja berbarengan dengan kecepatan goyanganku yg makin cepat serta Yanti makin nikmati permainanku serta dia lantas makin menyeimbangi permainanku.

“Aaahh enak Jok, selalu Jok, lebih dalam sekali lagi Jok, ” celotehnya saya makin cepat serta saat itu juga tubuh dia mulai mengejang bertanda dia pengin orgasme. Tidak berapakah lama dia,
“Jok saya ingiin keluar” serta saat itu juga keluarlah cairan yg ke-3 kalinya dengan adanya banyak sekali serta Yanti tampak lemas serta segera tergeletak disampingku, namun penisku masih tetap tegak bagai pengin menantang kesenangan.

Yeni lantas segera ambil penisku yg masih tetap tegak itu kedalam vaginanya nyatanya sama sempitnya dengan Yanti, saya sedikit kaget karna ada sedikit darah mengalir dari vaginanya serta nyatanya Yeni lantas masih tetap perawan juga batinku, perlahan-lahan kugoyang penisku, maju mundur, serta makin keras saya mengenjotnya serta jeritanya panjang serta saat itu juga tubuhnya mulai mengejang yg bermakna dia pengin orgasme, saya lantas makin percepat pergerakan penisku serta Yeni lantas menjerit panjang,

“Jok.. Saya keeluuar aahh” serta saat itu juga dia rubuh disampingku sedang saya masih tetap belum juga hingga puncaknya.

Saya capai tangannya Dewi serta segera saya mainkan vaginanya dengan lidahku serta selalu saya mainkan hingga diapun mendesah dengan keras. Sedang Ati memainkan puyudara Dewi yg telah mengeras. Saya lantas mulai memasukkan penisku ke vagina Dewi yg nyatanya sempit juga namun untung vaginanya telah basah jadi tidaklah terlalu susah. Serta saat baru masuk 1/2 ada darah yg mengalir pada vaginanya dalam batin nyatanya seluruhnya masih tetap pada perawan dalam batinku, perlahan-lahan kugoyang penisku maju mundur membuat angka 8, rintihan kesakitan beralih jadi desahan kesenangan.

Sedang Ati menjilati payudara Dewi dengan nafsunya serta sekali-kali Ati mencium bibirku dengan garangnya, waktu kau ada di atas Dewi, kujilati payudaranya yg memerah serta Dewi tidak dapat menjerit karna bibirnya telah disumpel dengan mulutnya Ati yg dari barusan telah mencium bibirnya Dewi dengan garang serta terlihat telah bernafsu itu.

Saya mulai menekannya dengan nafsu serta pastinya dann pastinya penisku masih tetap ada di dalam vaginanya Dewi yg sangatlah nikmat itu.

“Ooohh sangat nikmat rasanya”, dia menjerit “Ssshh”, seperti ular yg tengah mendekati mangsanya. Serta kupercepat sekali lagi goyanganku serta makin cepat saya mengocoknya makin keras dia menjerit kesenangan serta saat itu juga,

“Aaahh saya pengin keeluuarr Jok, kau juga menginginkan keluar, kita keluarin bareng saja yaa, aahh”

Crot.. Crot.. Crot nyaris berbarengan, sangat enaknya permain malam hari ini serta akupun segera tertidur lemas karna telah bermain dengan tiga wanita sekalian, sesudah 3 jam saya tertidur saya rasakan ada yg mengemut penisku dengan lebutnya serta sesudah saya buka mataku nyatanya Ati yg belum juga memperoleh jatahnya. Segera kucium bibirnya denga bernafsu serta dia langung memohon saya untuk memasukkan penisku ke vaginanya yg nyatanya telah banjir dari barusan. Saya berusaha untuk memainkan vaginanya serta tanpa ada kuduga nyatanya Ati sudah mencapai penisku serta segera menuntunku masuk vaginanya.

Baca Juga : Cowok Maniak Seks

Sewaktu menyentuh bibir vaginanya dia mengerang kesenangan serta akupun segera memasukkannya serta nyatanya telah tidak sangat sempit dibanding dengan tiga rekannya serta tanpa ada banyak kendala saya mulai menggenjot secara cepat serta merasa sekali ada yang merasa yg berdenyut-denyut di vaginanya yg bermakna mengisyaratkan dia pengin orgasme serta saya makin percepat goyanganku serta saat itu juga.

“Aaahh Jok, saya pengin keeluuaarr sstt”

Keluarlah cairan yg sangatlah banyak itu serta dia segera lemas serta nyatanya mereka berempat segera bangun serta segera memburu saya dengan sangatlah garangnya, serta waktu itu jam 05. 30 pagi, kami berlima mandi bareng serta sewaktu mandipun kami masih tetap pernah bermain kendati cuma sebentar karna saatnya telah tidak sangat mungkin untuk bermain lama.

“Makasih yaa Jok, anda benar-benar hebat kendati badan anda tidak gemuk (kurus), namun stamina anda kuat sekali, saya jadi menginginkan sekali mengulangnya. ”

Namun saya mesti pergi kerja, sesudah peristiwa itu saya masih tetap seringkali bermain dengan mereka terkadang saya bermain cuma berdua, terkadang berempat, terkadang bertiga, terkadang juga segera berlima. Namun nyaris telah satu bulan ini, saya tidak jelas kemana mereka serta tidak sempat ketemu sekali lagi bahkan juga waktu saya ke kontrakannya nyatanya dia telah tukar gak tahu kemana serta saya hubungin lewat HP tdk sempat aktif, saya merindukan waktu itu.

Untuk tante atau rekan wanita yang lain yg menginginkan rasakan layananku serta yg tentu servis sangatlah memuaskan selekasnya hubungi lewat e-mail. Tentu saya balas secepat-cepatnya, serta terimakasih atas disiarkannya ceritaku yg kemarin.

Shares 0
One Comment

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *