Bunga99 agen bola online
Malam Minggu Yang Melelahkan

GadisQQ Agen BandarQ Terpercaya KepoQQ
BungaQQ BabeQQ situs bandarq online
CekQQ helipoker

Malam Minggu Yang Melelahkan

Cerita Dewasa Indonesia | Cerita Panas | Cerita 18 Tahun | Cerita LendirMalam Minggu Yang Melelahkan. Namaku Cynthia. Ini baru pertama kalinya saya cobalah bikin ngirim narasi seksku. Telah mulai sejak 3 th. lantas, saya senantiasa “haus seks”. Tak tahu itu karna keperawananku yang di ambil oleh bekas cowokku atau itu karna libidoku yang besar. Mulai sejak pas itu, saya senantiasa mencari cowok yang dapat saya ajak nge-seks. Saya tidak perduli itu cowok apa, yang perlu dia miliki barang yang dapat memuasin saya. Banyak rekan rekan cowok ku yang datang di apartemenku jika saya sekali lagi tak ada kelas. Demikianlah hidupku di LA. Saat ini saya ingin narasi berkenaan pengalaman sex ku yang tidak terlupakan.

Malam Minggu Yang Melelahkan

“Hmph, lelah nih” umpatku dalam hati.
Hari itu saya kuliah hingga jam 9 malam. Parkiran mobil juga telah gelap. Sembari lihat kanan kiri, saya juga berlari-lari kecil menuju ke mobilku yang ku parkir di belakang gedung science. Ketika hingga di mobil, HP ku berbunyi. Ternyata si Rei.

“Halo Cyn, sekali lagi ngapain? ” bertanya si Rei.
“Ini nih, sekali lagi mo pulang baru saja tuntas kelas” sahutku sembari menstater mobil.
“Ooh, mo kesini ngga? Kita nanti mo ngadain pesta nih. Kan hari sabtu, masa dirumah saja sich? ” Si Rei juga nyerocos.
“Oh ya? Ingin donk, jika gitu gue kesana saat ini deh” jawabku dengan sukanya.
“OK deh. Bye”

Mulai sejak hidup di LA, saya senantiasa senangi dengan kehidupan malam. Pesta, diskotik maupun pergaulan bebas. Akupun mulai membereskan rambut serta bajuku. Lalu, saya mulai membubuhkan make-up tidak tebal di mukaku. Setalah tuntas, saya juga mengendarai mobilku ke tempat Rei. Rei yaitu anak orang kaya. Apartemenya yang terdapat di daerah BH itu begitu mahal harga nya. Saya juga memberhentikan mobilku didepan Liquor Store. Ketika saya turun dari mobil, banyak cowok bule yang lihat serta bersiul kepadaku. Saat itu saya cuma kenakan rok pendek serta kaos putih ketat. Payudaraku yang memiliki ukuran 34 c itu juga terlihat semakin menggoda. Memanglah payudaraku cukup besar untuk orang seukuranku. Ketika saya lagi tengah mencari mencari liquor kesukaanku, Ponsel ku juga berbunyi sekali lagi. Ketika kulihat nama Rei, saya selekasnya menjawab. Cuma penuturan kecil yang berlangsung, nyatanya dia minta dibelikan sebagian botol bir. Saya juga selekasnya ambil sebotol XO serta 12 botol corona. Sesudah membayar, saya juga selekasnya mengemudikan mobilku ke tempat Rei. Dengan kemacetan LA saya juga tiba ditempat Rei sesudah 1/2 jam di mobil. Rei juga menyongsong ku dengan senang. Ketika saya masuk, nyatanya tak ada seseorang juga di situ terkecuali saya serta Rei.

“Kok tak ada anak anak? Tuturnya mo pesta? ” tanyaku keheranan.
“Ntar sekali lagi pasti juga datang” jawabnya sembari tersenyum.
“Siapa saja sich? ” kejarku.
“Cowok-cowok lah, 7 orang deh sepertinya. ” tuturnya sembari jalan ke dapur.
“Jadi gue cewek sendiri nih? ” tanyaku keheranan.
Dengan santainya dia hanya menjawab “Yup, mengapa? Loe ngga senangi? Kan loe umumnya senangi main keroyokan. Terlebih jika ceweknya hanya loe sendiri. ”
“Loe hilang ingatan ya? loe buat pesta bikin hanya ngentotin gue ramai rame? ” tanyaku dengan kaget.
“Bukannya loe senangi seperti gituan, terlebih barang mereka gede gede sekali lagi. Tenang saja, ditanggung puas” paparnya sembari ketawa nyengir.
Saya hanya diam saja. Rei memanglah seringkali nge-seks denganku, namun kita tidak pacaran. Saya sempat juga nge-seks dengan Rei serta dua rekannya. Tapi kesempatan ini TUJUH orang. Saya takut namun saya juga terangsang. Saya amat senangi jadi titik perhatian terlebih gangbang. Rei tau itu. Rei tau segala berkenaan saya. Tapi saya hanya tau sedikit berkenaan Rei. Dia begitu senangi lihat cewek di entot ramai rame.

“Kenapa? kok bengong? ” bertanya Rei sembari menyeka usap tangannya ke pantat kiriku.
“Ga mengapa kenapa kok” jawabku singkat.
Saya memanglah telah umum dengan tingkah laku Rei. Tangan Rei yang barusan hanya memegang pantat kiriku, saat ini meremas remas pantatku dengan kerasnya.
“Udah lah Rei, siapin dahulu donk makanan bikin pestanya” kataku sembari menepis tangannya.
“Kok gitu sich? Mari donk kan telah lama gue ngga simak loe telanjang” tuturnya enjoy.
“Ya telah jika loe ingin, namun siapin dahulu donk makanannya. Habis itu jika ada saat gue ingin mau saja. Bagaimana? Ingin ngga? ” tanyaku menggoda.
“Hahaha. Kita hanya makan chips doank kok malem ini. Tuh chipsnya telah ada. Tinggal di buka doank” tuturnya sembari menempatkan muka mesum.
“Iiih, tidak suka gue ama loe” kataku sembari mencuekin muka mesum dia.
“Ya telah gue bikinin salad deh. Ingin ngga? ”
“Bikin lah jika loe mau” tuturnya singkat.

Ketika saya buat salad di meja dapur, tangan tangan Rei mejajaki pantatku. Saya yang telah umum dengan itu hanya mendesah desah kecil. Saya rasakan ke-2 tangannya mengangkat rok ku hingga ke pinggangku. Dia cuma bersiul kala lihat pantatku yang penuh. Saat itu saya menggunakan G-string jadi dia dapat lihat semua. “Auw” jeritku kala Rei memukul pantatku sembari ketawa. Saya juga menyambung mengaduk salad kala dia turunkan g-stringku hingga ke lantai. Saya selekasnya mengangkat kakiku serta menendang g string itu ke belakang. Saya duga Rei mau selekasnya memasukan penisnya ke dalama memekku, namun dia cuma turunkan rok ku serta merapikannya.

Saya terheran heran kala dia lakukan itu namun saya tidak menyebutkannya. Saat ini tangan Rei mulai meraba raba serta meremas payudaraku sembari mulutnya menciumi leherku. Saya cuma melenguh kecil kala dia meremas payudaraku dengan agak keras. Saya memberhentikan kerjaanku serta coba nikmati rangsangan Rei. Rei juga mulai melepas baju ketatku. Rei cuma diam kala dia lihat badanku yang 1/2 telanjang. Saya yang sangatlah terangsang mulai memijit mijit penis Rei dari luar celananya. Rei juga melenguh keenakan kala saya remas remas serta kukocok penisnya perlahan-lahan. Rei tidak diam saja, dia segera melepas behaku serta melemparkannya. Saya yang cuma menggunakan rok coba buka baju Rei. Tapi Rei hanya menepis tanganku. Rei juga ketawa kala melihatku kebingungan. Rei juga mulai membungkuk serta ambil beha serta g stringku yang berantakan di lantai. Lalu dia jalan ke kamarnya meninggalkan saya yang kebingungan serta begitu terangsang. Ketika saya tersadar kalau payudaraku terpampang bebas, saya juga kembali kenakan kaos putih ketatku. Saya terasa apabila putingku tercetak terang dengan baju itu. Tapi saya tidak miliki alternatif lainnya. Rei juga kembali pada dapur serta kulihat kalau beha serta g stringku udah dia menyembunyikan.

“Boleh juga toket loe, lebih keliatan gede lho” tuturnya sembari meremas remas toketku.
“Mau loe apa sich Rei? Ingin ngentot ngga sich loe? ” tanyaku telah tidak sabar.
“Oh, loe ingin ngentot? ” bertanya nya dengan muka sok innocent.
Saya juga jadi malu sendiri. Belum juga pernah saya menjawab telpon apartement Rei berbunyi. Saya tau jika rekan rekannya telah berada di luar. Mereka hanya minta dibukain pintu saja.
“Nih jika loe ingin ngentot, mending loe saat ini emut kontol gue sampai gue keluar” tantangnya
“Ada tamu Rei” kataku sembari kebingungan.
Rei juga selekasnya memencet tombol untuk buka pintu apartemen. Apartemen Rei berada di lantai 8.
“Masih ada saat kok”, kata Rei sembari meringis, “ayo ingin ngga? ”
“Ntar jika mereka simak bagaimana? ” kataku sembari lihat ke pintu.
“Cuek saja lah. Mereka juga telah tau jika loe senangi nge sex, terlebih gue telah kasih tau mereka jika loe senangi di gangbang. Telah nyerah saja, nanti juga loe tentunya ngemut kontol mereka juga”.

Saya juga cuma diam serta berjongkok didepan dia. Tanganku mulai buka resletingnya serta ku mengeluarkan penis dia yang termasuk besar itu. Tanpa ada sangsi ragu, saya juga selekasnya melahap batang itu serta mengisapnya. Rei cuma melenguh kecil sembari menjambak rambutku kala saya memasukkan penisnya hingga masuk ke tenggorokanku. Saya memanglah pintar sekali berikan Deep Throat. Ketika saya berikan dia deep throat, Rei juga selekasnya melenguh panjang serta menembakkan air maninya ke mulutku yang segera kutelan. Saya memanglah senangi menelan air mani cowok. Rei cuma tersenyum kala saya menjilat jilat batangnya yang perlahan-lahan mengecil. Rei juga memasukan senjatanya kembali pada celananya serta saya cuma menyeka bibirku dengan tissue. Tidak lama, Pintu apartemen Rei juga terbuka serta masuklah tujuh orang yg tidak saya kenal. Mereka segala berbadan bagus serta bertampang yang lebih dari umum.
“Halo Rei, siapa tuch ceweknya? ” bertanya rekan si Rei yang pada akhirnya kuketahui namanya Donny.
“Oh dia Cynthia, teman gue” Kata Rei enjoy “Kenalan sana”

Secara singkat, saya juga berteman dengan mereka segala. Saya tidak dapat mengingat nama mereka segala karna mereka sangat banyak. Rei juga selekasnya bercakap cakap dengan mereka sesaat saya masih tetap di dapur mempersiapkan makanan. Ketika saya lagi tengah mencari mencari tempat bikin chips, saya rasakan ada tangan yang memegang pantat ku. Saya duga itu tangan punya si Rei, jadi saya cuma diam serta menyambung kerjaanku.

“Hmm, bisa juga pantat loe”
Ketika saya mendegar kalau itu bukanlah nada Rei saya juga kaget serta selekasnya menepis tangan itu.
“Pinter juga si Rei jika mencari cewek” nyatanya itu si Donny.
“Udah ngga usah sok jual mahal, Rei telah ngomong jika loe itu senangi seks” paparnya.
Saya begitu sakit kaget kala dia ngomong dengan selalu jelas. Saya cuma diam saja sembari menunduk malu.
“Loe tau mengapa loe disini? ” tanyanya sekali lagi.
Saya cuma menggelengkan kepala saja.
“Loe itu disini bikin muasin kita kita. Mending loe saat ini ikutin saja apa yang saya katakan atau loe bakalan diperkosa ramai rame ama mereka. ” tuturnya meneror.
Saya yg tidak miliki alternatif lainnya cuma mengangguk menurut.
“Hehehehe.. bagus. Saat ini loe temanin mereka bercakap trus gue bakalan siapin minumannya. ” suruhnya.

Saya juga cuma mengangguk serta ambil salad yang barusan aku bikin. Ternyata mereka sekali lagi berjudi. Saya tidak tau apa yang mereka mainkan namun mereka menyuruhku duduk serta turut main. Mereka juga selekasnya menerangkan ketentuannya. Saya baru tau jika mereka itu bermain poker, namun yang menang dapat menyuruh salah satunya dari yang kalah untuk melepas baju. Saya juga mengiyakan saja biarpun saya tau jika saya kalah 2 x jadi saya mau telanjang bulat. Saya juga tersadar, jadi ini maksud Rei ambil beha serta g stringku. Saya cuma melirik ke Rei yang tersenyum kemengangan. Tidak lama, Donny juga datang membawa minuman. Dia memberiku sebotol corona yang barusan kubeli serta kuminum perlahan pelan. Ketika ronde pertama diawali, mereka juga selekasnya dengan cepatnya mengatur kartu mereka. Saya yg tidak tau apa apa, hanya lihat kartuku serta meminum coronaku. Saya terasa kalau salah satunya dari mereka menang, mereka pastinya akan menyuruhku buka bajuku.

Ternyata benar, saya tidak tau apa nama kartuku namun meraka ngomong jika saya kalah. Jadi salah satunya dari mereka menyuruhku melepas bajuku. Ketika saya buka bajuku, mereka cuma berkomentar berkenaan toketku yang besar itu. Saya yang 1/2 telanjang cuma menunduk malu serta menutupi putingku dengan tanganku. Tidak lama lalu, mereka mulai ronde yang ke-2. Saya terasa kalau muka serta tubuhku mulai memanas, saya tidak tau apakah itu reaksi dari bir atau sorotan sorotan mereka. Saya yang mulai terasa canggung, mulai meminum birku hingga habis. Tidak lama lalu, ronde ke dua selesai dengan melayang-layangnya rok ku. Memekku yang tidak memiliki rambut itu telah tidak ditutupi apa apa. Saya terasa memekku mulai gatal, serta saya tersadar jika Donny udah mencampurkan obat perangsang dalam bir ku. Saya yang telah tidak dapat menahan gatalnya mulai menggesek gesekkan pahaku.

Baca Juga : Kisah Nyata Sex Ku

“Hehehehehe, terangsang ya cyn? ” bertanya si Rei dengan santainya.
Saya hanya diam saja serta menunduk.
“Kalo ingin ngedapetin kontol kita kita katakan saja Cyn” paparnya.
Saya begitu malu, namun saya juga terangsang dengan hebatnya. Saya yang masih tetap menggesek gesekan pahaku tanpa ada sadar mengeluh terangsang. Mereka hanya tertawa melihatku sesuai sama itu.
Saya juga berkata ke Rei “Rei, please masukin kontol loe”.
Mereka yang mendengar itu cuma tertawa serta mulai keluarkan kontolnya.
Rei juga menjawab “Kalo loe ingin dientot, loe ngomong ama mereka segala, janganlah hanya gue doank. Nanti yang beda kan iri” tuturnya menghina.
“Pls entot gue, gue telah ngga tahan lagi” kataku sembari merangkak ke salah satunya dari mereka serta mulai meremas remas kontolnya.
Mereka cuma ketawa serta menyebutku “maniak seks”, “cewek hilang ingatan kontol” serta beda lain nya.

Saya juga selekasnya memasukan kontol yang kupegang itu ke mulutku. Kumulai dengan mencium kepala kontolnya serta menjilat jilat batangnya yang telah tegang. Empunya kontol itu juga selekasnya mengeluh tertahan serta memegang kepalaku serta memaksaku memasukan kontolnya yang panjang itu ke mulutku. Saya cuma pejamkan mata kala saya rasakan kontol beda menerobos dinding vaginaku. “Ooh”, lenguhku tertahan. Seorang yang mengentotku dari belakang itu selekasnya memaju-mundurkan kontolnya di memekku. Saya terasa jika tiap-tiap kali dia mendorong pantatnya, kepala kontolnya menyentuh dinding rahimku. Salah seseorang dari mereka memukul pantatku sampai merah serta memasukan diantara jarinya dalam anusku. Saya juga cuma melenguh keenakan. Ketika saya masih tetap keenakan rasakan jari di anusku, kontol yang berada di mulutku selekasnya menyemprotkan air maninya serta segera kutelan. Saya juga mulai menjilati kontol itu dengan maksud membersihkannya. Cowok yang kujilati kontolnya itu cuma tersenyum serta meremas toketku.

Dengan tiba tiba, cowok yang memompaku dari belakang menarik kontolnya. Saya yang masih tetap belum pula keluar melihat dengan tidak setuju namun kulihat jikalau itu nyatanya si Donny yang memompaku serta Donny cuma berdiri serta meninggalkanku sembari tersenyum. Dia lantas menyuruhku untuk menungging dengan tangan di meja makan. Saya lantas menurut saja. Ketika saya telah dalam tempat menungging, Donny lantas dengan kasarnya memasukkan kontolnya di anusku. Saya lantas menjerit menahan sakit yang mengagumkan itu. Sesudah dua menit kesakitan, saya lantas mulai terasa enaknya anal sex. Saya lantas selekasnya ikuti irama Donny, serta Donny lantas selekasnya mengangkat ke-2 pahaku dengan kontol yang masih tetap di anusku. Saya lantas tidak miliki alternatif lainnya terkecuali bertopang kebelakang biar tidak jatuh. Donny dengan pelannya menaik turunkan badanku sembari memutar tubuhnya. Jadi memekku lantas terpampang dengan terang ke cowok cowok yang laen. Saya begitu kaget waktu saya lihat si Rei merekam peristiwa itu serta kawannya memfotoku.

Namun, kesenangan yang saya peroleh dari Donny menelan kekagetanku serta membuatku orgasme. Saya selekasnya menggerang gerang keenakan sembari memilin milin puting kananku. Saya terasa ada cairan vaginaku yang menetes keluar. Kemudian, saya terasa si Donny mulai mepercepat kocokannya di anusku. Saya yang takut jatuh selekasnya menyenderkan badanku ke belakang serta membiarkan toketku meloncat loncat dengan bebas. Saya juga lihat lampu lampu flash camera yang mengabadikan peristiwa itu. Donny lantas selekasnya menjatuhkan badanku di kasur yang telah di siapkan cowok cowok beda di ruangan tamu. Saya jatuh dengan telungkup dengan kontol yang masih tetap di anusku. Dengan cepatnya, si Donny mencabut kontol itu serta selekasnya keluarkan spermanya didalam gelas wine yang bening. Saya yang kelelahan cuman lihat itu dengan penuh tanda bertanya.

Belum pernah saya mengatur nafas, Donny menyuruhku menjilati kontolnya hingga bersih. Saya menjilati kontol itu dengan perasaan yang jijik. Kemudian satu diantara mereka selekasnya mengangkatku serta memasukkan kontolnya ke memekku. Saya lantas cuman melenguh tertahan. Cowok itu selekasnya memaju mundurkan kontolnya dengan saya kondisi berdiri. Saya cuma dapat berteriak teriak kecil karna kontol itu begitu besar diameternya. Saya terasa ada kontol laen yang menerobos anusku. Saya terasa seperti sandwich karna diapit ke-2 cowok besar itu. Selang beberapa saat saya lantas orgasme sekali lagi serta sekali lagi. Setiap kali mereka pengin keluar, mereka selekasnya mencabut kontolnya serta mengeluar kan air mani merk didalam gelas wine. Saya masih tetap bingung dengan itu, namun ke-3 orang yang belom mengentotku selekasnya mengeroyokku. Ada yang memasukkan kontolnya ke memekku, ke mulutku maupun mengentot toketku. Saya telah seperti didalam sorga dunia.

Saya tidak paham telah berapakah kali saya orgasme malam itu. Mereka mengentotku dengan nonstop. Senantiasa ada kontol yang isi vaginaku. Ketika mereka semuanya telah usai mengentotku, mereka menaruhku di sofa dengan kepala dibawah. Saya telah tidak paham apa yang berlangsung namun dengan samar samar saya saksikan Donny memasukan leher botol bir yang masih tetap penuh berisi ke vaginaku. Saya lantas selekasnya terasadar adanya benda dingin di vaginaku, namun saya telah terlampau lelah untuk berontak. Saya cuma dapat lihat Donny menaik turunkan botol itu di vaginaku. Kemudian, saya rasakan bir yang meleleh turun dari vaginaku ke toketku. Kemudian, Donny selekasnya menarik botol bir itu serta menyuruhku buka bibir memekku dengan tanganku. Akupun cuma menurut saja. Kemudian, saya melihati Donny memasukan sedotan kedalam memekku yang penuh dengan bir serta dengan selekasnya saya rasakan bir itu disedot oleh Donny serta ditelannya. Mereka semuanya tertawa waktu melihatku melenguh mengisyaratkan saya orgasme sekali lagi. Saya yang telah terlampau lelah, mulai merangkak ke atas kasur di lantai ruangan tamu serta saya lantas tertidur.

Esok paginya, saya lantas terbangun dengan satu mentimun di memekku. Saya kebingungan serta saya saksikan cowok cowok itu telah tertidur dengan lelapnya di sebelahku serta di sofa. Saya lantas selekasnya keluarkan mentimun itu dari memekku. Ketika saya bangun, saya baru rasakan panasnya anusku serta sakitnya memekku. Dengan sedikit tertatih saya jalan mencari baju baju ku. Saya temukan kaos putihku serta rok ku yang segera kukenakan. Akupun jalan ke arah kamar mandi untuk membereskan diri. Ketika saya tengah menyisir rambutku yang acak acakan, pintu kamar mandi terbuka dengan tiba tiba serta saya saksikan Donny menyusup masuk. Saya cuman lihat apa yang bakalan dia lakukan. Tidak kuduga, dia dengan tanpa ada malu mulai kencing dengan enaknnya. Saya yang lihat itu cuma menggelengkan kepala dengan jijik. Sesudah saya usai menyisir rambutku, saya selekasnya keluar secepat mungkin saja dari kamar mandi itu sebelumnya si Donny menyuruhku melakukan perbuatan yang jenis macam.

Saya lantas selekasnya mencari dompet serta kunci mobilku waktu Rei memegang tanganku serta menyuruhku minum pregnancy pil. Rei menyuguhkan pil itu serta satu gelas air putih yang segera kuminum.
“Hebat juga lo Cyn semalem” pujinya
“Sakit semuanya nih Rei” jawabku sembari meringis “Gue pulang dahulu ya lelah nih”
“Ya sudah namun minum ini dahulu ya? ” tukasnya sembari menyogorkan gelas yang penuh dengan sperma “gue tau loe tentunya suka”
“Aduh Rei gue laper banget, dari kemaren malem gue blom makan” jawabku mengiba.
“Enggak, minum dahulu baru bisa pulang. Udah lah cepet minum” tegasnya.
“Iih maksa banget sih” gerutuku.

Rei lantas selekasnya ambil video camnya serta menyuruhku bergaya seakan olah saya nikmati minum sperma. Saya lantas cuma tersenyum sembari menegak habis sperma itu.
Rei lantas tersenyum serta berkata “Mulai hari ini jikalau loe ke mana mana upayakan janganlah pakai beha atau celana dalam, ok? jadi nanti jikalau gue kepengen ngentot, cuman tinggal masukin doank” tukasnya sembari ketawa.
“Gila loe” umpatku sembari ngeloyor pergi.

Shares 0
One Comment

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *