Bunga99 agen bola online
Ngentot dengan Bu Bos

GadisQQ Agen BandarQ Terpercaya KepoQQ
BungaQQ BabeQQ situs bandarq online
CekQQ helipoker

Ngentot dengan Bu Bos

Cerita Dewasa Indonesia Cerita Panas Cerita 18 Tahun Cerita Lendir. Ngentot dengan Bu Bos. Sepanjang 1 minggu Ibu Mertuaku ada di Jakarta, nyaris sehari-hari tiap-tiap ada peluang. Saya serta Ibu Mertuaku senantiasa mengulangi persetubuhan kami. Terlebih sesudah Indri istriku ditugaskan ke Medan sepanjang tiga hari untuk kerjakan project yang tengah di laksanakan kantor istriku, Saya serta Ibu mertuaku tidak menyia-nyiakan peluang yang kami dapatkan, kami berdua makin lupa diri. Saya serta Ibu mertuaku tidur seranjang, seperti suami istri, disaat keinginan birahi kami datang saya serta Ibu Mertuaku segera menyelesaikan keinginan kami berdua. Kusirami tiada henti rahim Ibu Mertuaku dengan spermaku, oleh karena itu fatal.

Ngentot dengan Bu Bos

Sesudah istriku kembali dari Medan Ayah mertuaku minta supaya Ibu mertuaku selekasnya pulang ke Gl. Dengan berat hati pada akhirnya Ibu mertuakupun kembali pada desa Gl. Sesudah Ibu mertuaku kembali kedesa GL hari hariku jadi sepi Saya saat ketagihan dengan permainan seks Ibu Mertuaku saya rindu jeritan jeritan joroknya, sementara orgasme tengah melandanya.

Pertengahan juni lantas Ibu mertuaku menelponku ke kantor. Saya saat senang sekali Kami berdua telah sama-sama sama-sama merindukan, untuk mengulangi persetubuhan kami, tetapi yang paling membuatku kaget yaitu sementara Ibu mertuaku memberikannya berita, bila beliau terlambat datang bln. serta sesudah di cek ke dokter, Ibu mertuaku positip hamil. Saya kaget sekali, saya fikir, Ibu Mertuaku telah tidak dapat hamil kembali.

Saya minta pada Ibu mertuaku, supaya benih yang ada pada kandungannya jadikan saja, tetapi Ibu mertuaku menampiknya, Ibu mertuaku katakan itu sama pula dengan bunuh diri, karna suaminya telah lama tidak sempat kembali menggaulinya, namun masih tetap dapat hamil. Baru saya tersadar, yah bila Ayah mertuaku tahu istrinya hamil, pastinya Ayah mertuaku berang besar terlebih apabila Ayah mertuaku tahu bila yang menghamili istrinya yaitu menantunya sendiri.

Juga atas anjuran Dokter, menurut dokter di usianya yang saat ini, benar-benar rawan sekali untuk Ibu mertuaku untuk hamil atau punyai anak kembali, jadi Ibu mertuaku mengambil keputusan untuk ambil aksi.
“Bu, apa butuh saya datang ke desa Gl? ”
Ibu mertuaku melarang, “Tidak usah sayang kelak tambah buat Ayah berprasangka buruk, kembali juga ini cuma operasi kecil”.

Ngentot dengan Bu Bos

Sesudah saya percaya kalau Ibu mertuaku tidaklah perlu ditemani, otak jorokku segera terbayang badan telanjang Ibu mertuaku.
“Bu saya kangen sekali sama Ibu, saya kepengen banget nih Bu”
“Iya Mas, Ibu juga kangen sama Mas Pento. Tunggu ya sayang, sesudah kendala ini usai, akhir bln. Ibu datang. Mas Pento bisa entotin Ibu sepuasnya”.
Sebelumnya kuakhiri pembicaraan, saya katakan sama Ibu mertuaku supaya jangan pernah hamil kembali, Ibu mertuaku cuma tersenyum serta berkata bila dia kecolongan. Hilang ingatan.. , interaksi gelap pada saya dengan Ibu mertuaku hasilkan benih yang mendekam di rahim Ibu mertuaku, saya benar-benar bingung sekali.

Saat saya tengah asik asiknya melamun pikirkan apa yang berlangsung pada saya serta Ibu mertuaku, saya dikejutkan oleh nada dering telepon dimejaku.
“Hallo, selamat pagi”.
“Pento kamu tolong ke ruangan Ibu sebentar”.
Nyatanya Bos besar yang menyebut, akupun beranjak dari tempat dudukku serta bergegas menuju rangan Ibu Mila. Ibu Mila, wanita 1/2 baya, yang telah menjanda karna ditinggal mati suaminya akibatnya kecelakaan, sementara latihan terjun payung di Sawangan. Saya taksir, umur Ibu Mila lebih kurang 45 th., Ibu Mila seseorang wanita yang saat penuh wibawa, walau telah berumur 45 th. tetapi Ibu Mila tetaplah tampak cantik, cuma sayang Badan Ibu Mila agak gemuk.
“Selamat pagi Bu, ada apa Ibu menyebut saya”.

Ngentot dengan Bu Bos

“Oh tidak.. , Ibu hanya pengen Bertanya perihal pekerjaan tempo hari, yang didapatkan sama Bp. Anwar telah usai kamu laksanakan atau belum juga? ”.
“Oh.. ya Bu.. telah, saat ini saya tengah memeriksanya kembali sebelumnya saya serahkan, agar tak ada kekeliruan”. Jawabku.
“Oh.. ya.. telah bila saat, Kamu tampak pucat mengapa? Kamu sakit? ”. Bertanya Ibu Mila.
“Oh tidak Bu Saya tidak apa-apa”.
“Kalau kamu kurang sehat, ijin saja istirahat di rumah, janganlah dipaksakan kelak tambah makin kronis penyakit mu”.

“Ah.. tidak apa-apa Bu saya sehat kok”. Jawabku.
Saat saya akan meninggalkan tempat Ibu Mila, saya benar-benar terperanjat sekali, sementara Ibu Mila berkata, “Makanya bila selingkuh hati hati dong Pen Janganlah sangat berani. Saat ini oleh karena itu ya beginilah Ibu mertuamu hamil”.
Saya benar-benar terperanjat sekali, seperti disambar petir rasa-rasanya mukaku panas sekali, saya benar-benar memperoleh malu yang gemilang.

“Dari mana Ibu tahu? ” tanyaku dengan nada yang terbata bata.
“Maaf Pen Bukannya Ibu mau tahu masalah orang-orang, Barusan saat Ibu menelfon kamu kamu kok on-line selalu Ibu jadi penasaran, Ibu masuk saja ke line kamu. Memang, sesudah Ibu tahu kamu tengah bicara apa, sementara itu Ibu akan tutup telepon rasa-rasanya kok lancang dengarkan penuturan orang-orang, tetapi Ibu jadi tertarik saat Ibu tahu kalau kamu selingkuh dengan Ibu mertuamu sendiri”.
Saya berang sekali, tetapi apa daya Ibu Mila yaitu atasanku, diluar itu Ibu Mila yaitu saudara sepupu dari yang memiliki perusahaan tempat saya bekerja, dapat bisa tambah saya dipecat. Saya cuma diam serta menundukan kepalaku, saya pasrah.
“Ya telah, tenang saja rahasia kamu aman ditangan Ibu”

Ngentot dengan Bu Bos

“Terima kasih Bu”, jawabku lirih sembari menundukkan mukaku
“Nanti sore sesudah jam kerja kamu temanin Ibu ke tempat tinggal, ada yang akan Ibu bicarakan dengan kamu, OK”.
“Tentang apa Bu? ” tanyaku.
“Ibu pengen mendengar seluruhnya narasi perihal hubunganmu dengan Ibu mertuamu serta janganlah menampik” pintanya tegas.

Akupun keluar dari tempat Ibu Mila dengan perasaan tidak karuan, saya berang atas perbuatan Ibu Mila yang dengan lancang dengarkan penuturanku dengan Ibu mertuaku serta rasa malu karna interaksi gelapku dengan Ibu mertuaku di ketahui oleh orang-orang.
“Kenapa Pen? Kok mukamu kusut gitu habis dimarahin sama si gendut ya”, Bertanya Wilman sohibku.

“Ah, tidak ada apa apa Wil Saya kembali lelah aja”.
“Oh saya fikir si gendut itu berangin kamu”.
“Kamu itu Wil, gendat gendut, nanti bila Ibu Mila denger mati kamu”.
Hari itu saya telah tidak konsentrasi dalam pekerjaanku Saya cuma melamun serta pikirkan Ibu mertuaku, kasihan sekali beliau mesti dikuret sendirian, terbayang dengan terang sekali muka Ibu mertuaku kekasihku, rasa-rasanya saya mau terbang ke desa GL serta temani Ibu mertuaku, tetapi apa daya Ibu mertuaku melarangku. Terlebih kelak sore saya mesti pergi dengan Ibu Mila, serta saya mesti bercerita padanya seluruhnya yang saya alami dengan Ibu mertuaku, uh.. rasa-rasanya pengen meledak dada ini
Saya harapkan supaya jam tak perlu bergerak, tetapi detik untuk detik selalu berlalu secara cepat, tanpa ada merasa telah jam 1/2 lima. Ya saya cuma dapat pasrah, harus saya mesti mencerikan seluruhnya yang berlangsung pada saya dengan Ibu mertuaku supaya rahasiaku tetaplah aman.

Ngentot dengan Bu Bos

“Kring.. “, kuangkat telepon di meja kerjaku.
“Gimana? Telah siap”, Bertanya Ibu Mila. “Ya Bu saya siap”, “Ya telah kamu jalan duluan tunggulah Ibu di ATM BNI pemuda”.
Nyatanya Ibu Mila tidak mau kepergiannya denganku di ketahui karyawan beda. Dengan menumpang mobil kawanku Wilman, saya diantar hingga atm bni, dengan argumen saya pengen ambil duwit, serta juga akan pergi ketempat familiku, pada akhirnya wilman juga tidak jadi menanti serta mengantarkanku pulang seperti kebanyakan.
Lebih kurang lima belas menit saya menanti Ibu Mila, tetapi yang dinanti-nantikan belum juga datang juga, sementara kesabaranku nyaris habis kulihat mobil Mercedes hitam punya Ibu Mila masuk ke halaman serta parkir. Ibu Mila juga turun dari mobil serta jalan kearah ATM.

“Hi.. Pento ngapain kamu di sini? ”, sapa Ibu Mila.
Saya jadi bingung, tetapi Ibu Mila mengedipkan matanya, akupun memahami maksud Ibu Mila, supaya kami bersandiwara karna ada sebagian orang yang tengah antri ambil duwit.
“Oh tidak Bu, saya kembali nunggu teman tetapi kok belum juga datang juga”, sahutku.
Ibu Milapun gabung antri dimuka ATM.
“Gimana, temanmu belum juga datang juga? ” Saat Ibu Mila keluar dari ruangan ATM.
“Belum Bu”.

Ngentot dengan Bu Bos

“Ya telah pulang bareng Ibu saja toh kita kan searah”.
Saya juga jalan kearah mobil Ibu Mila, saya duduk dimuka selain supir pribadi Ibu Mila sesaat Ibu Mila sendiri duduk dibangku belakang.
“Ayo, Pak Bari kita pulang” “Iya Nya.. “, sahut Pak bari “Untung saya ketemu kamu di sini Pento Walau sebenarnya barusan saya telah mencari kamu dikantor kata rekan rekanmu kamu telah pulang”.

Uh.. batinku Ibu Mila mulai bersandiwara kembali.
“Memangnya ada apa Ibu mencari saya? ”.
“Mengenai proposal yang kamu buat barusan siang baru pernah Ibu check sore barusan, nyatanya terdapat banyak kekurangan yang perlu ditambahkan. Yah daripada nunggu besok mendingan kamu kerjakan sebentar dirumah Ibu OK”.
Saya cuma diam saja, fikiranku betul-betul kacau sementara itu, hingga sampai saya tidak paham bila saya telah tiba di rumah Ibu Mila.
“Ayo masuk”, ajak Ibu mia.

Saya benar-benar terkagum mengagumi akan lihat tempat tinggal bossku yang sanggat besar serta megah. Saya serta Ibu Mila juga masuk kerumahnya makin dalam saya makin bertambah mengagumi akan lihat isi tempat tinggal Ibu Mila yang saat antik serta elegan.
“Selamat sore Nya”,
“Sore Yem, Oh ya.. yem ini ada anak buah ku dikantor, pengen kerjakan pekerjaan yang perlu dikerjakan hari ini tolong kamu antar dia ke kamar Bayu, agar Ayah Pento bekerja di sana”.
“Baik Nya”.

Ngentot dengan Bu Bos

Akupun di ajak menuju kamar Bayu oleh Iyem pembantu dirumah Ibu Mila.
“Silakan Den, ini kamarnya”.
Akupun masuk kamar yang ditunjuk oleh Iyem. Satu kamar yang besar serta elegan sekali. Segera saya duduk di sofa yang berada di dalam kamar.
“Kring.. , kring.. “, kuangkat telepon yang melekat pada dinding.
“Hallo, Pento, itu kamar anakku, saat ini anakku tengah kuliah di US, kamu mandi serta gunakan saja baju anakku, agar pakaian kerjamu tidak kusut”.
“Oh.. iya Bu terimakasih”.

Segera saya menuju kamar mandi, bersihkan semua badanku denga air hangat, sesudah usai akupun buka almari pakian yang benar-benar besar sekali serta pilih pakaian serta celana pendek yang cocok denganku.
Telah nyaris jam tujuh malam tetapi Ibu Mila belum juga tampil juga, yang ada tambah Iyem yang datang mengantarkan makan malam untukku. Saat saya tengah asik nikmati makan malamku, pintu kamar terbuka serta kulihat nyatanya Ibu Mila yang masuk, saya benar benar terpana lihat baju yang dipakai oleh Ibu Mila tidak tebal sekali. Sesudah mengunci pintu kamar Ibu Mila datang hampiri serta turut duduk di sofa. Sambil selalu melahap makananku saya memandangi badan Ibu Mila, walau gendut tetapi Ibu Mila tetaplah cantik.

Ngentot dengan Bu Bos

Sesudah sebagian sementara saya menggunakan makananku Ibu Mila berkata kepadaku, “Sekarang, kamu mesti bercerita seluruhnya momen yang kamu alami dengan Ibu Mertuamu, Ibu pengen dengar semua, serta terlepas seluruhnya baju yang kamu kenakan”.
“Tapi Bu”, protesku.
“Pento, kamu pengen istrimu tahu, kalau suaminya ada affair dengan ibunya bahkan juga saat ini Ibu kandung istrimu tengah memiliki kandungan anakmu”.
Saya benar benar telah tidak mempunyai pilihan kembali, kulepas kaos yang kukenakan, kulepas juga celana pendek tersebut cd ku, saya telanjang bulat telah. Karna malu kututup kontolku dengan ke-2 tanganku.
“Sial! ”, makiku dalam hati, saya benar benar dilecehkan oleh Ibu Mila sementara itu.
“Lepas tanganmu Ibu pengen saksikan seberapa besar kontolmu”, bentak Ibu Mila.
“Mm.. , lumayan juga kontolmu”.

Malu sekali saya mendengar komentar Ibu Mila perihal ukuran kontolku, yang ukurannya cuma standard Indonesia.
“Nah, saat ini katakan semuanya”.
Dengan perasaan malu, akupun bercerita seluruhnya peristiwa yang saya alami berbarengan Ibu Mertuaku, harus burungkupun bangun serta tegak berdiri, karna saya bercerita dengan detil apa yang saya alami. Kulihat Ibu Mila dengarkan serta nikmati ceritaku, kadang-kadang Ibu Mila menarik napas panjang. Tiba tiba Ibu Mila bangkit berdiri serta membebaskan semua baju yang dia gunakan, saya terdiam serta terpana melihat badan gendut orang paling punya pengaruh dikantorku, saat ini telah telanjang bulat di hadapanku. Walaupunpun banyak lemak di sana sini tetapi pancaran kemulusan badan Ibu Mila buat jakunku turun naik.
“Kenapa diam, mari teruskan ceritamu”, bentaknya kembali.

Ngentot dengan Bu Bos

“Baik Bu”, akupun meneruskan ceritaku kembali, tetapi saya telah tidak konsentrasi kembali dengan ceritaku, terlebih sementara Ibu Mila hampiri serta buka kakiku lalu mengelus elus serta mengocok ngocok kontolku, saya telah tidak konsentrasi kembali pada ceritaku.
“Ahh.. “, jeritku tertahan sementara mulut Ibu Mila mulai mengulum kontolku.
“Ahh.. Bu.. , nikmat sekali”.
Kuangkat kepala Ibu Mila, kamipun berciuman dengan liarnya, kupeluk badan gendut bossku.

“Bu.. kita ganti keranjang saja”, pintaku,
Sambil selalu berpelukan serta berciuman kami berdua jalan menuju ranjang. Kurebahkan badan Ibu Mila, ku lumat kembali bibirnya, kami berdua bergulingan di atas pembaringan, sama-sama merangsang birahi kami.
“Ahh.. “, Jerit Ibu Mila sementara mulutku mulai mencium serta menjilati teteknya.
“Uhh Pento.. enak.. sayang”.

Ketelusuri badan Ibu Mila serta jilatan lidahkupun menuju memek Ibu Mila yg licin tanpa ada sehelai rambutpun. Kuhisap memek Ibu Mila serta kujilati semua lendir yg keluar dari memeknya. Banjir sekali Mungkin karna Ibu Mila sangatlah terangsang mendengar ceritaku.
“Ahh”, jerit Ibu Mila sementara dua jariku masuk ke lubang surganya, serta tanganku yg satu sekali lagi meremas-remas teteknya.
Saya mengharapkan biar orang yg sudah melecehkanku ini cepat menjangkau orgasmenya, saya semakin beringas lidahku selalu menjilati memek Ibu Mila yg tengah dikocok kocok dua jari tanganku. Usahaku sukses, Ibu Mila memohon biar saya selekasnya memasukan kontolku le lubang memeknya, namun saya tidak mempedulikan hasratnya, kupercepat kocokan jari tanganku dilubang memek Ibu Mila, badan Ibu Milapun semakin menegang.

Ngentot dengan Bu Bos

“Aaarrgghh.. Pento”, jerit Ibu Mila badannya melenting, kakinya menjepit kepalaku sementara badai orgasme menempa dirinya sendiri,
Saya senang sekali memandang keadaan Ibu Mila, seperti orang yg kehabisan napas, matanya terpejam, kubiarkan Ibu Mila nikmati sisa sisa orgasmenya. Kucumbu kembali Ibu Mila kujilati teteknya, kumasukan sekali lagi dua jariku dalam memek nya yg sangatlah basah.
“Ampun.. Pento.. biarkanlah Ibu istirahat dulu”, pintanya.
Saya tidak memperdulikan permintaannya, kubalik badan kepandaianngnya, badan Ibu Mila tengkurap saat ini.

“Jangan.. dahulu Pen.. too.. Ibu lemas sekali”.
Saya angkat badan tengkurapnya, Ibu Mila pasrah dalam urutan nungging. Matanya masih tetap terpejam. Kugesek gesekan kontolku kelubang memek Ibu Mila. Kutekan dengan keras serta.. Blesss masuk semuanya batang kontolku tertelan lubang nikmat memek Ibu Mila.

“Iiihh.. Pen.. to.. kamu.. jahat”.
Akupun mulai mengeluar input kontolku ke lubang memek Ibu Mila, orang yg paling di takuti dikantorku saat ini tengah bertekuk lutut dihadapanku, merintih rintih mendesah desah, bahkan juga memohon mohon padaku. Saya senang sekali, kupompa secara cepat keluar masuknya kontoku di lubang memek Ibu Mila, bunyi plak.. plak.. karena beradunya pantat Ibu Mila dengan badanku menaikkan nikmat persetubuhkanku.

“Uhh.. “, jeritku sementara kontolku mulai berdenyut denyut.
Akupun telah tidak mampu sekali lagi menahan bobolnya benteng pertahananku. Kupompa secara cepat kontolku, Ibu Milapun semakin belingsatan kepalanya bergerak kekiri serta kekanan.

Ngentot dengan Bu Bos

“Ahh Ibu.. saya ingin.. keluar.. “.
Serta cret.. cret, muncrat telah spermaku masuk dalam Memek serta rahim Ibu Mila, sebagian detik lalu Ibu Mila juga menyusul beroleh orgasmenya, dengan satu teriakan yg keras sekali, Ibu Mila tidak perduli apakah Iyem pembantunya mendengar jeritannya di luar sana.
Ibu Mila rebah tengkurap, akupan rebah di belakangnya sembari selalu memeluk badan gendut Ibu Mila. Nikmat sekali.. , Orgasme yg belum lama kami capai bertepatan, kulihat Ibu Mila telah lelap tertidur, dari celah belahan memek Ibu Mila, air manyku masih tetap mengalir, saya benar benar senang karna orang yg sudah melecehkanku telah kubuat KO. Kuciumi kembali badan Ibu Mila, kontolkupun tegak kembali, ku balik badan Ibu Mila biar kepandaianng, kuangkat serta kukangkangi kakinya. Kugesek-gesekan kontolku di lubang memek Ibu Mila.

“Uhh Pento.. Ibu capek sekali sayang”, Lirih sekali nada Ibu Mila.
Saya telah tidak perduli, segera kutancapkan kontolku ke lubang nikmat Ibu Mila, Bless.. Licin sekali, kupompa keluar masuk kontolku, badan Ibu Mila terguncang guncang karena kerasnya sodokan keluar masuk kontolku, rasa-rasanya sementara itu saya seperti bersetubuh dengan mayat, tanpa ada perlawanan Ibu Mila cuma pejamkan matanya. Kukocok secara cepat serta keras keluar masuknya kontolku di lubang memek Ibu Mila.. , serta segera ku cabut kontolku serta kumuncratkan air maniku di atas perut Ibu Mila.

Ngentot dengan Bu Bos

Karna capek akupun tertidur sisamping badan telanjang Ibu Mila, sembari kupeluk badannya, sementara saya terbangun kulihat jarum jam telah memberikan jam 1/2 sebelas malam, buru buru saya bergegas bersihkan badanku serta memakai pakaian kerjaku.
“Bu.. Bu.. Mila bangun Bu.. “.
Akhirnya dengan malas Ibu Mila buka matanya.
“Sudah malam Bu saya ingin pulang”.

“Pento kamu liar sekali, rasa-rasanya badan Ibu seperti tidak bertulang lagi”.
Ibu Milapun bangkit kenakan bajunya, kami berdua jalan keluar kamar.
“Tunggu sebentar ya Pento, lalu Ibu Mila masuk kekamarnya, sebagian sementara lalu Ibu Mila keluar dari kamarnya dengan senyumnya yg mengagumkan.
“Ini untuk kamu”.
“Apa ini Bu? ”, Tanyaku, sementara Ibu Mila menyodorkan satu amplop kepadaku.
Saya menampik pemberian Ibu Mila, tapi Ibu Mila selalu memaksaku untuk menerimanya. Terrpaksa kukantongi amplop yang didapatkan Ibu Mila lantas kembali kami berciuman dengan mesranya.
Dalam perjalanan pulang saya masih tetap tidak menganggap kalau saya belum lama bersetubuh dengan Ibu Mila. Tak tahu nasib baik atau mungkin nasib jelek namun saya benar benar menikmatinya.

Kumpulan Artikel Judi Online Situs Agen BandarQ Sakong AduQ Poker Online DominoQQ Domino99 Terpercaya Terbaik Dan Terbaru

Bunga99.com Agen Bola Online BandarQ Poker Domino99 Togel Casino Terpercaya
BungaQQ Situs Domino99 BandarQ Dan Poker Online Terpercaya 2017
KepoQQ Situs BandarQ Domino99 AduQ Poker Online Terpercaya
7 Situs BandarQ AduQ DominoQQ Online Terpercaya 2017
Situs BandarQ Poker Domino Online Terpercaya Terbaik 2017
Agen Situs Poker BandarQ Online Terpercaya Terbaik Tahun Ini

Shares 0

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *