Bunga99 agen bola online
Ngentot Rekan Kerja Berjilbab di Kantor

GadisQQ Agen BandarQ Terpercaya KepoQQ
BungaQQ BabeQQ situs bandarq online
CekQQ helipoker

Ngentot Rekan Kerja Berjilbab di Kantor

Ngentot Rekan Kerja Berjilbab di Kantor. Di kantorku ada seseorang wanita berjilbab yang begitu cantik serta anggun. Tingginya kira-kira 165 cm dengan badan yang langsing. Kulitnya putih dengan lengsung pipit di pipi menaikkan kecantikannya, suaranya halus serta lembut. Sehari-hari dia kenakan pakaian gamis yang panjang serta longgar untuk sembunyikan lekuk badannya, tetapi saya meyakini kalau badannya tentu indah. Namanya Fatma, dia telah bertemumi serta beranak 2, usianya kira-kira 30 th.. Dia senantiasa memelihara pandangan matanya pada lawan tipe yang bukanlah muhrimnya, andaikata bersalamanpun dia tak ingin bersentuhan tangan.

Ngentot Rekan Kerja Berjilbab di Kantor

Tetapi kesemua itu tak turunkan rasa ketertarikanku kepadanya, bahkan juga saya makin penasaran untuk dapat mendekatinya terlebih hingga dapat nikmati badannya…., Ya…. Benar… Saya memanglah terobsesi dengan rekanku ini. Dia benar-benar membuatku penasaran serta jadi objek khayalanku siang serta malam di waktu kesendirianku di kamar kost. Saya sesungguhnya telah berkeluarga serta punya 2 orang anak yang masihlah kecil-kecil, tetapi anak serta istriku ada diluar kota dengan mertuaku, dan saya disini kost serta pulang ke istriku satu minggu sekali. Peluang untuk dapat mendekatinya pada akhirnya datang juga,

Saat saya serta dia ditugaskan oleh atasan kami untuk ikuti workshop di satu hotel di kota Bandung sepanjang satu minggu.

Hari-hari pertama workshop saya berupaya mendekatinya supaya dapat berlama-lama bercakap dengannya, tetapi Dia betul-betul tetaplah memelihara jarak denganku, sampai pada hari ketiga kami beroleh pekerjaan yang penting di kerjakan dengan cara berbarengan dalam satu unit kerja.

Hasil pekerjaan mesti diserahkan pada hari ke lima. Untuk itu kami setuju untuk kerjakan pekerjaan tersebut di kamar hotelnya, lantaran kamar hotel yang dihuninya terbagi dalam dua area, yakni ruangan tamu serta kamar tidur.

Ngentot Rekan Kerja Berjilbab di Kantor

Sore harinya ketika tak ada aktivitas workshop, saya berniat berjalan-jalan untuk mencari obat perangsang serta kembali pada sembari membawa makanan serta minuman enteng.

Sekitar jam tujuh malam saya mendatangi kamarnya serta kami mulai berdiskusi mengenai pekerjaan yang didapatkan. Sepanjang berdiskusi terkadang Fatma bolak-balik masuk ke kamarnya untuk mengambil beberapa bahan yang dia taruh di kamarnya, serta ketika dia masuk ke kamarnya untuk kembali mengambil bahan yang dibutuhkan jadi dengan cepat saya membubuhkan obat perangsang yang sudah saya buat persiapan.

Serta saya menambahkan pekerjaanku seakan-akan tak berlangsung apa-apa saat dia kembali dari kamar. Hatiku mulai berbunga-bunga, lantaran obat perangsang yang kububuhkan pada minumannya mulai bereaksi. Hal semacam ini terlihat dari deru napasnya yang mulai memburu serta duduknya gelisah dan butiran-butiran keringat yang mulai nampak dikeningnya. Diluar itu fikirannyapun kelihatannya telah susah untuk focus pada pekerjaan yang tengah kami lakukan Tetapi dengan sekuat tenaga dia tetaplah menghadirkan kesan sebagai seseorang wanita yang solehah, walau kerapkali ucapannya dengan cara tak diakuinya diikuti dengan desahan napas yang memburu serta mata yang makin sayu.

BandarQ Poker Domino Online Terpercaya

Saya masihlah bersabar tidak untuk segera mendekap serta mencumbunya, kutunggu sampai reaksi obat perangsang itu betul-betul menguasainya hingga dia tak bisa berpikir jernih. Sesudah kira-kira 30 menit, kelihatannya reaksi obat perangsang itu telah menguasainya, hal semacam ini Terlihat dari matanya yang makin sayu serta nafas yang makin menderu dan gerakan badan yang makin gelisah.

Ngentot Rekan Kerja Berjilbab di Kantor

Dia telah tak bisa lagi focus pada materi yang tengah didiskusikan, cuma helaan nafas yang tersengal diserta tatapan yang makin sayu padaku. Saya mulai menggeser dudukku untuk duduk berhimpitan selain kanannya, dia seperti terperanjat tetapi tidak bisa keluarkan kalimat memprotes atau penolakan, cuma Terlihat sepintas dari tatapan matanya yang melihat berprasangka buruk padaku serta menginginkan menggeser duduknya menjauhiku, tetapi kelihatannya dampak obat itu bikin seakan-akan tubuhnya kaku serta bahkan juga seakan-akan menyongsong kehadiran badanku.

Sesudah meyakini dia tak menjauh dariku, tangan kiriku mulai memegang tangan kanannya yang ia tempatkan diatas pahanya yang tertutup oleh pakaian gamisnya. Tangan itu sekian halus serta lembut, yang sampai kini tak pernah disentuh oleh pria tidak hanya oleh muhrimnya. Tangannya tersentak lemah serta ada usaha untuk melepas dari genggamanku, tetapi begitu lemah bahkan juga bulu-bulu halus yang ada di lengannya berdiri seperti dialiri listrik beberapa ribu volt. Matanya terpejam serta tanpa ada sadar mulutnya melenguh..

”Ouhh…. ”, tangannya makin basah oleh keringat serta tanpanya sadari tangannya meremas tanganku dengan gemas.

Saya makin meyakini bakal reaksi obat yang kuberikan… serta sembari mengutak-atik laptop, tanpa ada sepengetahuannya saya aktifkan penerapan webcam yang bisa merekam aktivitas kami di kursi panjang yang tengah kami menempati dengan model penampilan gambar yang di hide hingga aktivitas kami tidak tampak di monitor monitor. Lantas tangan kananku menggenggam tangan kanannya yang sudah ada pada genggamanku, tangan kiriku melepas tangan kanannya yang dipegang serta diremas mesra oleh angan kananku, hingga badanku menghadap badannya serta tangan kiriku merengkuh pundaknya dari belakang. Matanya medelik geram serta dengan terbata-bata serta nafas yang memburu dia berkata

Ngentot Rekan Kerja Berjilbab di Kantor

“Aaa…aapa.. apaan…. nih……Pak..? ”

Dengan lemah tangan kirinya berupaya melepas tangan kiriku dari pundaknya. Tetapi gairahku makin meninggi, tanganku bertahan tidak untuk terlepas dari pundaknya bahkan juga dengan gairah yang menyala-nyala wajahku segera mendekati berwajah serta dengan cara cepat bibirku melumat gemas bibir tipisnya yang sampai kini senantiasa menggoda nafsuku. Nafsuku makin terpompa cepat sesudah rasakan lembut serta enaknya bibir tidak tebal Fatma, dengan penuh nafsu kuhisap kuat bibir tidak tebal itu.

“Ja.. jangan sampai …Pak Ouhmmhhh… mmmhhhh…”

Cuma itu kata yang terucap dari bibirnya.. lantaran bibirnya tersumpal oleh bibirku.

Dia memberontak.., namun ke dua tangannya dipegang erat oleh tanganku, hingga ciuman yang kulakukan berjalan cukup lama.

Fatma selalu memberontak…, namun gairah yang nampak dari dalam dianya akibat resiko dari obat perangsang yang kububuhkan pada minumannya bikin tenaga berontaknya begitu lemah serta tidak bermakna apa-apa pada diriku. Bahkan juga makin lama ke dua tangannya bukanlah berupaya untuk melepas dari pegangn tanganku namun seakan mencengkram erat ke dua tanganku seperti menahan enaknya rangsangan birahi yang kuberikan kepadanya, perlahan-lahan tetapi tentu bibirnya mulai membalas hisapan bibirku, hingga terbentuklah ciumannya yang panas menggebu-gebu, matanya tertutup rapat nikmati ciuman yang kuberikan.

Pegangan tanganku kulepaskan serta ke dua tanganku memeluk erat badannya hingga dadaku rasakan empuknya buahdada yang tertutup oleh pakaian gamis yang panjang.

Serta ke dua tangannyapun memeluk erat serta kadangkala membelai mesra punggungku. Bibirku mulai merayap menciumi berwajah yang cantik, tidak semilipun dari permukaan berwajah yang luput dari ciuman bibirku. Mulutnya ternganga… matanya mendelik dengan leher yang tengadah…

”Aahhh….. ouh…… mmmhhhh…. eehh… ke.. na.. pa….. begi.. nii…ouhhh …”

Ngentot Rekan Kerja Berjilbab di Kantor

Erangan penuh rangsangan keluar dari bibirnya disela-sela perkataan ketidakmengertian yang berlangsung pada dianya..

Sesaat bibirku menciumi muka serta bibirnya serta kadangkala lehernya yang masihlah tertutup oleh jilbab yang lebar…, dengan cara perlahan-lahan tangan kanan merayap ke depan badannya serta mulai meremas buah dadanya..

”Ouhhh…. aahhh…”

Kembali dia mengerang penuh rangsangan. Tangan kirinya memegang kuat tangan kananku yang tengah meremas buahdadanya. Namun nyatanya tangannya tak berupaya menghindari telapak tanganku dari buahdadanya, bahkan juga mengarahkan jariku pada putting susunya supaya saya mempermainkan putting susunya dari luar pakaian gamis yang dipakainya

“ouh…ouh…ohhh….. ”

Erangan penuh rangsangan makin tdk teratasi keluar dari mulutnya Telapak tanganku dengan intens mempermainkan buahdadanya…, keringat telah membasahi gamisnya…, bahkan juga tangan kanannya dengan gemas merengkuh belakang kepalaku serta mengacak-ngacak rambutku dan menghimpit wajahku supaya ciuman kami makin rapat…

Nafasnya makin memburu dengan desahan serta erangan nikmat makin kerap keluar dari mulutnya yang indah. Tangan kananku dengan lincah mengeksplorasi buahdada, pinggang serta dengan cara perlahan-lahan turun ke bawah untuk membelai pingggul serta pantatnya yang direspon dengan gerakan menggelinjang menahan enaknya nafsu birahi yang selalu menderanya. Tangan kananku makin turun serta membelai pahanya dari luar gamis yang dipakainya… serta selalu kebawah sampai ke ujung gamis sisi bawah. lantas tanganku menyusup kedalam jadi telapak tanganku dapat segera menyentuh betisnya yang level..

Ngentot Rekan Kerja Berjilbab di Kantor

Ouhhh… sungguh halus serta lembut merasa betis indah ini, bikin nafsuku makin membumbung tinggi, penisku makin keras serta bengkak jadi merasa sakit lantaran tertekan oleh celana panjang yang kukenakan, jadi dengan cara cepat-cepat tangan kiriku menarik sleting celana serta keluarkan batang penisku yang tegak kaku.

Dari pojok matanya, Fatma lihat apa yang kulakukan serta dengan mata yang terbelalak serta mulut ternganga ia menjerit pelan lihat penisku yang tegak kaku keluar dari dalam celana

”Aaaihhh…”.

Dari sorot matanya, kelihatan gairah yang makin menyala-nyala saat memandang penis tegakku. Belaian tangan kananku makin naik ke atas…., ke lututnya, lalu…. Cukup lama bermain di pahanya yang begitu halus…., Fatma makin menggelinjang saat tangan kananku bermain di pahanya yang halus, serta mulutnya terus menerus mengerang serta mengeluh nikmat

“ Euhh….. ouhhhh….. hmmmnnn…. Ahhhhh……”

Tanganku lantas naik menuju pangkal paha…., merasa kalau sisi cd yang ada pas di depan vaginanya sangatlah lembab serta basah. Badannya bergetar hebat saat jari tanganku pas ada di depan vaginanya, meski masih tetap terhambat CD yang dipakainya…, badannya mengeliat kaku menahan rangsangan nikmat yang makin menderanya sembari keluarkan deru nafas yang makin tersengal

“Ouh…. ouhhhh…”

Ketika tangan kananku menarik CD yang ia kenakan…., nyata-nyatanya ke dua tangan Fatma menolong melepaskan CD Itu dari badannya. Kusingkapkan sisi bawah gamis yang ia gunakan ke atas sampai hanya pinggang, sampai kelihatan olehku vaginanya yang indah menawan, kepalanya kuletakan pada sandaran lengan kursi..,

Ngentot Rekan Kerja Berjilbab di Kantor

lalu pahanya kubuka lebar-lebar.., kaki kananku menggantung ke bawah kursi, sedang kaki kiriku terlipat diatas kursi. Dengan masih tetap kenakan celana panjang, kuarahkan penisku yang keluar lewat sleting yang terbuka ke lubang vagina yang merangsang serta sebentar lagi bakal memberi berjuta-juta kesenangan padaku.

Ku gesek-gesekan kepala penisku pada lipatan liang vaginanya yang makin basah..

”Auw…auw….. Uuhhhh….. uuuhhh…. Ohhh …. ”

Dia mengaduh serta mengeluh… membuatku bertanya-tanya apakah ia terasa kesakitan atau menahan nikmat, tetapi kulihat pantatnya naik turun menyongsong gesekan kepala penisku seakan tdk sabar menginginkan selekasnya dimasuki oleh penisku yang tegang serta kaku…. Lantas dengan hentakan perlahan-lahan ku dorong penisku dan… Blessshhh….

Kepala penisku mulai menguak lipatan vaginanya serta masuk lorong nikmat itu serta..

“AUW… AUW…. Auw… Ouhhh……uhhhh…… aaahhhh…”

Tanpa ada bisa teratasi Fatma mengaduh serta mengerang nikmat serta mata terpejam rapat…., rintihan serta erangan Fatma makin merangsangku serta dengan cara perlahan-lahan saya mulai memaju mundurkan pantatku supaya penisku mengocok liang vaginanya serta memberi sensasi nikmat yang mengagumkan.

Ngentot Rekan Kerja Berjilbab di Kantor

Hal yang mengagumkan dari Fatma nyata-nyatanya dia selalu mengaduh serta mengerang tiap-tiap saya menyodokkan batang penisku kedalam vaginanya. Rupanya dia sebagai jenis wanita yang senantiasa mengaduh serta mengerang tdk teratasi dalam mengekspresikan rasa nikmat seksual yang diterimanya. Tak berapakah lama lalu, tanpa ada bisa kuduga, ke dua tangan Fatma merengkuh pantatku serta menarik pantatku kuat-kuat serta pantatnya diangkatnya jadi semua batang penisku amblas ditelan liang vagina yang basah, sempit serta nikmat. Lantas badannya kaku sembari mengerang nikmat

“Auuuww…. Auuuwww…… Auuuuuhhhh….. Aakkkhhhh….. ”

ke dua kakinya terangkat serta betisnya membelit pinggangku dengan telapak kaki yang menghimpit kuat pantatku sampai gerakan pantatku agak terhalang serta ke dua tangannya merengkuh pundakku dengan kuat serta berapa waktu lalu badannya kaku tetapi dinding vaginanya memijit serta berkedut begitu kuat serta nikmat bikin mataku terbelalak menahan nikmat yang tdk terperi

BandarQ Poker Domino Online Terpercaya

Lantas …. tubuhnya terhempas lemah…, tetapi liang vaginanya berkedut serta meremas dengan begitu kuat batang penisku jadi memberi sensasi nikmat yang mengagumkan.

Gairah yang demikian tinggi akibat rangsangan yang diterimanya sudah mengantarnya menuju orgasmenya yang pertama. Keringat badanku membasahi pakaian membuatku tdk nyaman, sembari biarkan nikmati sensasi enaknya orgasme yang baru diperolehnya dengan posisi penisku yang masih tetap menancap di liang vaginanya, saya buka bajuku sampai bertelanjang dada akan tetapi masih tetap kenakan celana panjang.

Lantas dengan cara perlahan-lahan saya mulai mengayun pantatku supaya penisku mengocok liang vaginanya.

Rasa nikmat kembali menderaku akibat gesekan dinding vaginanya dengan batang penisku. Perlahan-lahan tetapi tentu, pantat Fatma merespon tiap-tiap gerakan pantatku. Pinggul serta pantatnya bergoyang dengan erotis membalas tiap-tiap gerakanku.

Ngentot Rekan Kerja Berjilbab di Kantor

Mulutnyapun kembali mengaduh mengekspresikan rasa nikmat yang kembali dia rasakan

“Auw…Auw… Auuuwww…. Ouhhh…. Aahhh…”

Rangsangan serta rasa nikmat yang kurasakanpun makin menjadi-jadi. Serta erangan nikmatnyapun terus-menerus diperdengarkan oleh bibirnya yang tidak tebal menggairahkan sembari kepala yang bergoyang kekiri serta ke kanan diombang-ambingkan oleh rasa nikmat yang kembali menderanya

“Auw…Auw… Auuuwww…. Oohhh… ohhh… oohhh…”

Erangan nikmat makin tdk teratasi serta seakan puncak kesenangan bakal kembali menghampirinya hal semacam ini kelihatan dari gelinjang badannya yang makin cepat serta ke dua tangannya yang kembali menarik-narik pantatku supaya penisku masuk makin dalam mengobok-obok liang enaknya serta ke dua kakinya telah mulai membelit pantatku. Tetapi saya mencabut penisku, serta hal semacam itu bikin Fatma gelagapan sembari berkata terbata-bata

“Ke.. napa….. di cabut…? Ouh…. Oh…”

Dengan sorot mata memprotes serta napas yang tersengal-sengal…

“Ribet …. ”

Kataku, sembari berdiri serta buka celana panjang sekalian dengan CD yang kukenakan.

Lantas sembari menatapnya

“Gamisnya buka dong..! ”

Dia menatapku sangsi.., tetapi dorongan gairah sudah membutakan fikirannya lebih-lebih dengan penuh gairah dia melihatku telanjang bulat dihadapannya, jadi dengan cepat-cepat dia berdiri didepanku serta melolosi semua baju yang dipakainya…, mataku melotot nikmati panorama yang menggairahkan itu. Oohhh….

Ngentot Rekan Kerja Berjilbab di Kantor

kulitnya betul-betul putih serta halus, penisku terangguk-angguk makin tegang serta keras. Dia membebaskan gamis serta BHnya sekalian, sampai didepanku sudah berdiri bidadari yang begitu cantik menggairahkan dalam kondisi bulat menantangku untuk selekasnya mencumbunya.

Dalam kondisi berdiri saya segera memeluknya serta bibirku mencium bibirnya dengan penuh gairah…. Diapun menyongsong ciumanku dengan gairah yang tdk kalah panasnya. Bibir serta lidahku menjilati bibir, pipi lantas ke lehernya yang level yang sejauh ini senantiasa tertutup oleh jilbabnya yang lebar…. Fatma mendongakkan kepala sampai lehernya makin gampang kucumbu… Penisku yang tegang menekan-nekan selangkangannya bikin dia makin bergairah.

Dengan gemetar, tangannya mencapai batang penisku serta mengarahkan kedepan liang vaginanya yang sangatlah basah serta gatal., kaki kanannya dia angkat keatas kursi jadi kepala penisku lebih gampang menerobos liang vaginanya serta blesshh….. kembali rasa nikmat menyebar di sekujur pembuluh nadiku serta mata Fatmapun terpejam rasakan nikmat yang tdk terperi serta dari mulutnyapun erangan nikmat

“Auw… Auww… Oohh….. akhhh…. ”

Kepalanya terdongak serta ke dua tangannya memeluk erat punggungku. Lantas pantatku mulai bergerak maju mundur supaya batang penisku menggesek dinding vaginanya yang sempit, basah serta berkedut nikmat menyongsong tiap-tiap gesekan serta kocokan batang penisku yang makin tegang serta bengkak. Diiringi dengan rintihan nikmat Fatma yang khas… …

”Auw… Auw… Ouhh… ouhh…ahhh…”

Sembari pantatku memompa liang vaginanya yang nikmat, kepala Fatma makin terdongak ke belakang jadi wajahku pas ada didepan buahdadanya yang sekal serta montok, jadi mulut serta lidahku segera menjilati serta mengisap buah dada indah itu.. putting susunya makin menonjol keras. Fatma makin mengerang nikmat…

Ngentot Rekan Kerja Berjilbab di Kantor

”Auw… Auw… Ouhh… ouhh…ahhh…”

Gerakan badan Fatma makin tdk teratasi, serta mendadak ke dua kakinya terangkat serta membelit pinggangku, lalu dia melonjak-lonjankkan badannya sembari memeluk erat badanku sembari menjerit makin keras …

”Auw… Auw… Ouhh… ouhh…ahhh…”.

Kedua tanganku menahan pantatnya supaya tdk jatuh serta penisku tdk terlepas dari liang vaginanya sembari rasakan nikmat yang tdk terperi… Tak lama lalu ke dua tangannya memeluk erat punggungku serta mulutnya mengisap serta menggigit kuat leherku. Badannya kaku…., serta dinding vaginanya meremas serta memijit-mijit nikmat batang penisku. Serta tdk lama kemudian

“AAAAUUUUWWWW……….. Hhhooohhhh…. ”

Dia keluarkan jeritan serta keluhan panjang sebagai sinyal kalau dia sudah memperoleh orgasme yang ke dua kali…

Badannya melemas serta nyaris terjatuh apabila tdk ku tahan. Lantas dia terduduk di kursi sembari mengatur nafasnya yang tersengal-sengal, tubuhnya basah oleh keringat yang bercucuran dari semua pori-pori badannya.

Tapi di balik rasa penat yang menderanya, gairahnya masih tetap menyala-nyala saat lihat batang penisku yang masih tetap tegang mengangguk-angguk. Aku duduk disebelahnya dengan nafas yang memburu oleh gairah yang belum terpuaskan. Mendadak dia berdiri membelakangiku, kakinya mengangkang serta pantatnya di turunkan mengarahkan liang vaginanya supaya pas ada di atas kepala penisku yang berdiri tegak.

Tangan kanannya mencapai penisku supaya pas ada di depan liang vaginanya serta … bleshhhh….

“AUUWW…. Auww…. Ahhhh…”

Dengan cara perlahan-lahan dia turunkan pantatnya jadi kembali batang penisku menyusuri dinding vagina yang begitu nikmat serta memabukkan..

”Aaahhh……”

Ngentot Rekan Kerja Berjilbab di Kantor

erangan nikmat kembali keluar dari mulutnya. Lantas dia mulai menaik turunkan pantatnya supaya batang penisku mengaduk-ngaduk vaginanya dari bawah..

Makin lama gerakannya makin melonjak-lonjak sembari tdk ada henti mengerang penuh kesenangan, ke dua tanganku memegang ke dua buahdadanya dari belakang sembari meremas serta mempermainkan putting susu yang makin keras serta menonjol. Kepalanya mulai terdongak serta melihat kebelakang mencari bibirku atau sisi leherku yang dapat diciumnya serta kamipun berciuman dalam posisi yang begitu menggairahkan… lonjakan badannya makin keras serta kaku serta berapa waktu lalu kembali batang penisku rasakan pijatan serta remasan yang khas dari seseorang wanita yang alami orgasme sembari menjerit nikmat

“AAAUUUUUWWWWW…….. Aaakkhhhh………”

Tetapi waktu ini, saya tdk berikan saat kepadanya untuk beristirahat, lantaran saya terasa ada dorongan dalam badanku untuk selekasnya menjangkau puncak, lantaran napasku telah tersengal-sengal tdk teratur, jadi kuminta ia untuk posisi nungging dengan kaki kanan di lantai tengah kaki kiri ditempat duduk kursi sedang ke dua tangannya bertahan pada kursi. Lantas kaki kananku menjejak lantai tengah kaki kiriku kuletakkan dibelakang Kaki kirinya jadi selangkanganku pas ada di belahan pantatnya yang putih, montok serta mengkilat oleh basahnya keringat. Tangan kananku mengarahkan kepala penisku pas pada depan liang vaginanya yang basah serta makin menggairahkan. Lantas saya mendorong pantatku sampai blessshhh….

“Auw… Auw… Ouhhhh…. ”

Ngentot Rekan Kerja Berjilbab di Kantor

Kembali ia mengeluh nikmat saat rasakan batang penisku kembali masuk dianya dari belakang. Kugerakan pantatku supaya batang penisku kembali mengocok dinding vaginanya. Fatma memaju mundurkan pantatnya menyongsong tiap-tiap sodokan batang penisku sembari tidak henti-henti mengerang nikmat.. Ouh… ohhh…ayoo.. Pak…ayo… ohh…ouhh…” Rupanya dia rasakan batang penisku yang makin kaku serta bengkak yang mengisyaratkan kalau sebagian kala lagi saya capai orgasme. Dia makin bergairah menyongsong tiap-tiap sodokan batang penisku, sampai pada akhirnya gerakan badanku makin tidak tertanggulangi serta kejang-kejang serta disuatu titik saya menancapkan batang penisku sedalam-dalamnya pada liang vaginanya yang disambut dengan remasan serta pijitan nikmat oleh dinding vaginanya sembari berteriak nikmat

“Auuuuwwwhhhhhhh…… Aakkhhh……. ”

Serta diapun berteriak nikmat bertepatan denganku. Serta Cretttt…. Creeetttt… crettttt spermaku terpancar deras membasahi semua rongga diliang vaginanya yang nikmat…

Badan Fatma ambruk telungkup dikursi serta badankupun terhempas di kursi sembari memeluk badannya dari belakang dengan helaan napas yang tersengal-sengal kecapaian… punggungku tersandar lemas pada sandaran kursi sembari mengupayakan menarik nafas panjang hirup hawa sebanyak mungkin.

Baca juga : Main Sama Tante Isye di Mobil

Serta kuperhatikan Fatmapun tersungkur kelelahan sembari telungkup diatas kursi. Sembari beristirahat menyatukan napas serta tenaga yang hilang akibat pergumulan yang penuh nikmat, mataku memandang badan bugil Fatma yang basah oleh keringat. Serta terbayang olehku begitu liarnya Fatma baru saja ketika dia mengekspresikan kesenangan seksual yang menghampirinya. Semuanya di luar sangkaanku.

Saya tidak menganggap Fatma yang sekian anggun serta lemah lembut dapat sekian liar dalam bercinta…… Mataku menyusuri semua badan Fatma yang bugil serta basah oleh keringat….

Ngentot Rekan Kerja Berjilbab di Kantor

Uhhh……. .. Badan itu sungguh-sungguh prima …… Putih, halus serta mulus…. Mujur sekali malam ini saya dapat nikmati badan indah ini.

Saya selalu nikmati panorama indah ini, sesaat Fatma kelihatannya sungguh-sungguh kelelahan jadi tidak sadar kalau saya tengah nikmati keindahan badannya… Makin saya memandangi badan indah itu, perlahan gairahku nampak kembali bersamaan dengan dengan cara bertahap badanku sembuh dari kelelahan yang menimpaku.

Dalam hati saya berbisik supaya malam ini saya dapat nikmati badan Fatma sepuas-puasnya hingga pagi. Membayangkan hal semacam itu, gairahku dengan cepat terpompa serta perlahan penisku mulai mengeras kembali….

Perlahan-lahan tanganku membelai pinggulnya yang indah, serta bibirku menciumi pundaknya yang basah oleh keringat…., tetapi kelihatannya Fatma sangat letih untuk merespon cumbuanku, dia masihlah terlena dengan kelelahannya… mungkin saja dia tertidur kelelahan.

Posisi kami yang ada diatas kursi panjang ini membuatku kurang nyaman…, jadi kuhentikan cumbuanku, ke-2 tanganku merengkuh badan indah Fatma serta dengan sisa-sisa tenaga yang mulai sembuh kubopong badan indah itu ke kamar.

Dengan penuh semangat saya membopong badan bugil Fatma kearah kamar.

Kuletakkan badannya dengan hati-hati dalam posisi telentang. Fatma cuma melenguh lemah dengan mata yang masihlah terpejam. Saya duduk diatas kasur sembari perhatikan badan indah ini lebih cermat.

Ngentot Rekan Kerja Berjilbab di Kantor

Makin keperhatikan makin kagum saya bakal kesempurnaan badan Fatma yang tengah telanjang bugil. Kulit yang sekian putih, halus serta mulus….. dengan sisi selangkangan yang sungguh-sungguh begitu indah serta merangsang.

Di sela-sela liang vaginanya tampak lelehan spermaku yang keluar dari dalam liang vaginanya mengalir keluar ke sela-sela ke-2 pahanya.. Saya mengambil tissue yang ada di tepi tempat tidur serta mengeringkan lelehan sperma itu dengan penuh perasaan.

Fatma menggeliat lemah., lantas matanya terbuka sedikit sembari mendesah..

”uhhh……”

Bibir serta lidahku tergoda untuk menciumi serta menjilati batang paha Fatma yang sekian putih serta mulus. Dengan penuh nafsu bibir serta lidahku mulai mencumbu pahanya. Semua permukaan kulit paha Fatma kuciumi serta jilati… tiada satu milipun yang lewatkan. Makin lama gairah Fatma kembali terbangkitkan, mulutnya mendesis nikmat serta penuh rangsangan

“uhhh….. ohhhh… sssssttt…”

Sesaat telapak tanganku bergerak lincah membelai serta menyeka paha, pantat, perut serta pada akhirnya meremas-remas buahdadanya yang montok. Erangannya makin keras saat saya memelintir putting susunya yang menonjol keras

“Euhh….. Ouhhh…. Auw…… Ahhh…”

Disertai dengan gelinjang badan menahan nikmat yang mulai menyerangnya. Penisku makin keras serta saya mulai memposisikan ke-2 pahaku dibawah ke-2 pahanya yang terbuka, lantas mengarahkan penisku ke pas di lipatan vaginanya yang basah serta licin.

Kugesek-gesekan kepala penisku selama lipatan vaginanya, badannya makin bergelinjang…., pantatnya bergerak-gerak menyongsong penisku seakan-akan tidak sabar mau ditembus oleh penis tegangku. Tetapi saya selalu merangsang vaginanya dengan penisku…., dia makin tidak sabar …… badannya makin bergelinjang hebat.

Ngentot Rekan Kerja Berjilbab di Kantor

Serta pada akhirnya ia bangkit serta mendorong badanku sampai telentang diatas kasur, dia segera menempati selangkanganku… mengangkat pantatnya serta tangannya dengan gemetar mencapai penisku serta mengarahkan ke pas liang vaginanya, lantas segera menghimpit pantatnya dalam-dalam hingga……. Blessshhhh……. batang penisku segera menerobos dinding vaginanya yang basah namun masih tetap sempit serta berdenyut-denyut. Mataku nanar menahan nikmat…., napasku seakan-akan berhenti menahan nikmat yang ku terima…

”Uhhhh….. ”

Mulutku berguman menahan nikmat. Dengan mata terpejam menahan nikmat, Fatmapun mengaduh.

”Auuww…. OOhhhhhhh……”

Pantatnya dia diamkan sesaat rasakan rasa nikmat yang menyebar ke semua badannya. Lantas dengan cara perlahan-lahan dia menaik turunkan pantatnya sampai penisku mengocok-ngocok vaginanya dari bawah….. Erangan khasnya kembali dia perdengarkan

“Auw….. auw…. auw… euhhhh….. ”

Makin lama gerakan pantatnya makin beragam…, terkadang berputar-putar…. Terkadang maju mundur serta kadang-kadang ke atas ke bawah seperti piston sembari tidak henti-hentinya mengaduh nikmat…

Gerakannya makin lincah serta liar, bikin saya tidak henti-hentinya menahan nikmat. Kembali saya terpana oleh keliaran Fatma dalam bercinta…., sungguh saya tidak menyangka….. Wanita sholeh…., anggun serta lembut ini demikian liar serta lincah.

”Ouhhhh…. ouhhhh …”

Saya juga mengeluh nikmat menyahuti erangan nikmat yang keluar dari bibirnya yang tidak tebal. Buahdadanya yang montok serta indah terguncang-guncang keras akibat gerakannya yang lincah serta membuatku tanganku terangsang untuk meremasnya, jadi ke-2 buahdada itu kuremas-remas gemas. Fatma makin mengerang nikmat

Ngentot Rekan Kerja Berjilbab di Kantor

“Auw…. Auw…. auhh…. ouhhh…”

Lantas gerakannya makin keras tidak terkendali…, ke-2 tangannya mencengkram erat ke-2 tanganku yang tengah meremas-remas gemas buahdadanya…,, serta tubuhnya melenting sembari menghentak-hentakkan pantatnya dengan keras sampai penisku masuk sedalam-dalamnya….

Serta pada akhirnya badannya kaku diikuti dengan jeritan yang cukup keras

“Aaaaakkhhhsssss…………. ”

Serta badannya ambruk menindihku……. Tetapi dinding vaginanya berdenyut-denyut dan meremas-remas batang penisku…. Membuatku makin melayang nikmat….

Ya…. Fatma barusan beroleh orgasme yang pertama di babak ke-2 ini…. Dengan badan yang lemas serta napas yang tersengal-sengal seperti orang telah lakukan lari marathon bibirnya menciumi lembut pipiku serta berkata sembari mendesah…

”Bapak…. Benar-benar hebat…. ”

Lantas mengecup bibirku serta kembali kepalanya terkulai di samping kepalaku jadi dadaku rasakan empuknya dihimpit oleh buahdadanya yang montok.

Penis tegangku masihlah menancap dengan kokoh didalam liang vaginanya, serta makin lama denyutan dinding vaginanyapun makin melemah… Kugulingkan badannya sampai badanku menindih badannya dengan tanpa ada melepas batang penisku dari jepitan vaginanya.

Tangan kananku meremas-meremas buah dadanya diselingin memilin-milin putting susu sebelas kiri, sesaat bibirku menjilati serta mengisap-hisap putting susu samping kanan, sembari pantatku bergerak perlahan-lahan mengocok-ngocok vaginanya.

Ngentot Rekan Kerja Berjilbab di Kantor

Perlahan-lahan tetapi pasti…, Fatma mulai menggeliat perlahan-lahan…, rangsangan kesenangan yang kulakukan kembali menghidupkan gairahnya yang barusan terpuaskan…

“Emmhhh…… euhhhh……… auh…….. ”

Dengan kembali dia mengerang nikmat… Pinggulnya bergoyang menyeimbangi goyanganku…. Kedua tangannya merengkuh punggungku….

“Auw…. Auw…… ahhh…. auhhh…”

Kembali dia mengaduh dengan nada yang khas, mengisyaratkan kesenangan sudah merasuki dirinya… Goyang pinggulnya makin lincah diikuti dengan jeritan-jeritannya yang khas. Dalam posisi dibawah Fatma menghadirkan beberapa gerakan yang penuh sensasi… Berputar…., menghentak-hentak …, maju mundur bahkan juga gerakan patah-patah seperti yang diperagakan oleh penyanyi dangdut populer. Kembali saya terpana oleh gerakan-gerakannya…. Yang semuanya sudah pasti memberi kesenangan yang tidak terhingga padaku….. Sembari mengerang serta mengaduh nikmat…, tangannya menarik kepalaku sampai bibirnya dapat menciumi serta mengisap leherku dengan penuh nafsu. Gerakan pinggul Fatma telah beralih jadi lonjakan-lonjakan yang keras tidak tertanggulangi, ke-2 kakinya terangkat serta membelit serta menghimpit pantatku sampai pantatku tak dapat bergerak, Kedua tangannya menarik-narik pundakku dengan keras dengan mata terpejam serta gigi yang bergemeretuk.

Ngentot Rekan Kerja Berjilbab di Kantor

Serta pada akhirnya badannya kaku sembari menjerit seperti yang yang disembelih…

”AAkkkkkhhhh……. ”

Kembali Fatma alami orgasme untuk ke demikian kalinya…. Saya cuma terdiam tidak dapat bergerak namun rasakan nimat yang mengagumkan, lantaran meski terdiam kaku, akan tetapi dinding vagina Fatma berkontraksi benar-benar keras hingga memijit serta memeras nikmat batang penisku yang makin membengkak Tidak lama lantas badannya melemas…., ke-2 kakinya telah terjulur lemah Kuperhatikan napasnya tersengal-sengal…, Fatma memandang wajahku yang ada di atas badannya.,

Lantas dia tersenyum seakan-akan menginginkan ucapkan terima kasih atas puncak kesenangan yang baru dia peroleh….

Kukecup bibirnya dengan lembut… Badanku kutahan dengan ke-2 tangan serta kakiku supaya tak membebani badannya, Sembari bibirku selalu menciumi bibir, pipi, leher, dada, sampai putting susunya untuk merangsangnya supaya gairahnya selekasnya bangkit kembali…

Kuubah posisi badanku sampai saya terduduk dengan posisi ke-2 kaki terlipat di bawah ke-2 paha Fatma yang terangkat mengapit pinggangku. Buahdadanya yang indah serta basah oleh keringat sangat menggodaku. Serta ke-2 tanganku terjulur untuk meremas-remas buah dada yang montok serta indah

“Euhh…. Euhhh…. “

Ngentot Rekan Kerja Berjilbab di Kantor

Kembali badannya menggeliat rasakan gairah yang kembali menghampirinya. Sembari ke-2 tanganku mempermainkan buahdadanya yang montok…, pantatku kembali berayun supaya penisku kembali mengaduk-ngaduk liang vagina Fatma yang tidak henti-hentinya memberi sensasi nikmat yang sulit tuk dikatakan….

Hentakan pantatku makin lama makin keras bikin buah dadanya terguncang-guncang indah. Erangan nikmat yang khas kembali dia perdengarkan…. Kepalanya bergerak ke kanan serta kekiri seperti dibanting oleh rasa nikmat yang kembali menyergapnya…

Pinggul Fatma mulai membalas tiap-tiap hentakan pantatku….., bahkan juga makin lama makin lincah dibarengi dengan lenguhan serta jeritan nikmat yang khas…. Ke-2 tanganku memegangi ke-2 lututnya sampai pahanya makin terbuka lebar bikin gerakan pinggulku makin bebas dalam mengaduk serta mengocok vaginanya.

“Auw…. Auw…. Auw…. Aahhh…. ahhhh”

Erangan nikmat makin tingkatkan gairahku…. Serta penisku makin bengkak…. Serta

Cerita Dewasa Indonesia | Cerita Panas | Cerita 18 Tahun | Cerita Lendir

Kumpulan Artikel Judi Online Situs Agen BandarQ Sakong AduQ Poker Online DominoQQ Domino99 Terpercaya Terbaik Dan Terbaru

7 Situs BandarQ AduQ DominoQQ Online Terpercaya 2017
17 Situs AduQ BandarQ DominoQQ Online Terpercaya 2017
77 Situs DominoQQ BandarQ AduQ Online Terpercaya 2017
Situs Sakong BandarQ DominoQQ Poker Online Terpercaya
3 Top Situs Bandarq Online Terpercaya dan Terbaik 2017
Situs Agen BandarQ Online Terpercaya dan Terbaik Tahun 2017
20 Situs BandarQ Poker Domino Online Terpercaya Terbaik 2017
20 Situs DominoQQ Domino99 Online Terpercaya Terbaik Dan Terbaru
BungaQQ Situs Domino99 BandarQ Dan Poker Online Terpercaya 2017
Sensus QQ Situs BandarQ AduQ DominoQQ Online Terpercaya
Situs BandarQ Poker Domino Online Terpercaya Terbaik 2017
Situs DominoQQ Domino99 Judi Online Terpercaya Terbaik Dan Terbaru
Situs Sakong BandarQ AduQ Domino Poker Online Terpercaya

Shares 0

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *