Bunga99 agen bola online
Pengalaman Seks Pertama Ku

GadisQQ Agen BandarQ Terpercaya KepoQQ
BungaQQ BabeQQ situs bandarq online
CekQQ helipoker

Pengalaman Seks Pertama Ku

Cerita Dewasa Indonesia | Cerita Panas | Cerita 18 Tahun | Cerita LendirPengalaman Seks Pertama Ku – Namaku Bunga, saat ini umurku telah 26 thn., sulung dari tiga bersaudara yg smuanya wanita. Tinggi tubuhku 170 cm, cukup tinggi untuk ukuran seseorang wanita. Bentuk badanku langsing serta sexy, wajahku juga termasuk cukuplah cantik sampai mulai sejak masih tetap duduk di bangku Sekolah Dasar gw telah jadi primadona di sekolahku. Saat ini Statusku masih tetap single. Tapi bukanlah bermakna gw masih tetap seseorang gadis lho, karna gw memanglah telah tidak perawan kembali. Keperawananku telah kupersembahkan pada kawan kuliahku yg kisahnya juga akan kupersembahkan pada tulisanku kesempatan ini, akan tetapi lebih dahulu juga akan gw paparkan sedikit berkenaan diriku jadi prolog.

Pengalaman Seks Pertama Ku

Biasanya beberapa kaum hawa bila berkuliah umumnya sukai pakai celana panjang, akan tetapi gw lebih sukai tetaplah pakai rok saja untuk bawahannya bila tengah ke universitas. Rokku mini sekali dengan bawahan yg lebar, punyai bentuk seperti yg umum digunakan oleh beberapa cheerleader (pemandu sorak). Yang membedakan cuma dalamannya saja, rata-rata beberapa cheerleader masih tetap memakai celana pendek di dalamnya walaupun agak mini untuk membungkus celana dalam yg mereka gunakan. Bedanya dengan diriku, gw tidak sempat pakai penutup beda untuk menutupi sisi badanku yg paling vital terkecuali celana dalam.

celana dalam yg kupakai begitu mini serta sexy, punyai bentuk G String dua style, yg satu jenis berenda serta yg satu kembali jenis tali tang terbuat dari nylon. Sexy sekali karna cuma ada seutas yg mengitari pinggangku, bedanya cuma yg tali nylon dengan ikatan di kiri kanan pinggangku, selebihnya sama juga ada sisi yg cuma selebar ukuran satu jari turun dari belakang pinggang mengelilingi selangkangan lewat belahan pantatku. Cuma ada secarik kain yg lebarnya tidak lebih dari ukuran dua jari dibagian depan yg gunanya cuma bisa menutupi lubang Memek ku. Yang berenda berwujud hati kecil ada renda di pinggirannya, tengah yg jenis bertali, bentuk penutup sisi depannya berwujud segitiga kecil, tidak tebal berbahan sutera.

Jadi atasannya gw paling sering pakai hem lengan pendek agak longgar. Kupilih ini karna gw memanglah tidak sempat pakai BH di dalamnya. Seperti kisahku terdahulu, gw memanglah mulai sejak kecil tidak sukai serta tidak sempat pakai BH sampai tidak heranlah hingga detik ini gw juga tidak memahami berapakah besar ukuran Susuku.

Payudar gw tidaklah terlalu besar. Ukurannya sedang-sedang saja namun punyai bentuk cantik serta padat. Warna puting susuku serta sekelilingnya merah muda sedikit kecoklatan, benar-benar menggairahkan sekali. Untuk yg satu ini gw seringkali beroleh pujian dari golongan lelaki yg telah sempat lihat atau meremas susuku.

Terus jelas dosenku yg cowok kerap kali mesti menelan ludah apa kalau lihat penampilanku. Apa kembali waktu melihatku duduk dengan berpangku kaki sampai sisi atas pahaku tersingkat sedikit ke atas. Pahaku yg mulus itu juga ditumbuhi bulu-bulu halus yg menurut arti sebagian orang kawanku, itu namanya bulu-bulu monyet.

gw kuliah di Kampus Airlangga (Unair) Surabaya, ambil jurusan kedokteran hewan serta sekarang ini gw telah jadi seseorang dokter hewan yg magang di Kebun Binatang Surabaya (KBS). Kesempatan ini gw menginginkan menuliskan kisahku berkenaan pengalaman pertamaku bercinta sungguhan (making Love) yg kulakukan saat duduk di bangku kuliah.

gw berteman dengan seseorang mahasiswa yang ambil jurusan yg sama denganku, namanya Wahyu asal Surabaya juga, akan tetapi pada akhirnya Wahyu tidak melanjutkan kuliahnya karna patah hati denganku. Saat ini gak tahu Wahyu ada di mana gw sendiri juga tidak sempat tahu.

Hubunganku dengan Wahyu akrab sekali, maka saat pertama kalinya gw laksanakan hubungan seks yg sejujurnya juga dengannya. Kupersembahkan kegadisanku pada Wahyu yg benar-benar begitu mencintaiku. Namun gw masih tetap tidak mau menyambung hubungan itu dengan serius karna apa yg kulakukan dengan Wahyu bagiku hanya satu pelampiasan atas kepentingan biologisku saja.

Hal semacam ini rupanya bikin Wahyu patah hati serta pada akhirnya drop out dari universitas, serta gak tahu saat ini kemana dia gw juga tidak sempat mendengar berita kabarnya kembali mulai sejak kami berpisah dahulu. Bila kebetulan Wahyu yg kumaksud tengah membaca kisahku ini, gw minta maaf kepadamu, karna gw memanglah belum juga dapat jatuh cinta dengan siapa saja sampai sekarang ini.

Hubunganku dengan Wahyu sejujurnya umum saja seperti remaja beda waktu berpacaran. Kami seringkali berciuman baik di mobil, di universitas ataupun dirumah, pokoknya dimana saja bila ada peluang untuk melaksanakannya. Kami juga seringkali sama-sama meraba bagian-bagian peka kami. Lebih seringkali Wahyu mengajakku ke tempat tinggalnya yg kondisinya memanglah senantiasa sepi itu, karna Wahyu yaitu anak tunggal yg ke dua orang tuanya senantiasa repot diluar, jadi lagi praktis tempat tinggal Wahyu yg tidaklah terlalu besar di lokasi Ngagel itu senantiasa dalam kondisi sepi.

Hal semacam ini begitu untungkan untuk kami berdua. Di tempat tinggalnya tersebut gw pertama kalinya rasakan enaknya making Love. Kami bercumbu, berciuman diatas tempat tidur di kamar Wahyu. Mulut Wahyu menciumi bibirku yg mungil serta tidak tebal, lumatannya membuatku begitu bergairah sekali.

Sembari melumat bibirku, jari tangan Wahyu melepas kancing bajuku satu persatu sampai lepas semuanya serta segera ditanggalkannya hem yg kukenakan sampai sisi atas badanku terbuka polos tanpa ada sehelai benang juga. Wahyu segera memegang serta meremas-remas susu ku sampai gw jadi begitu terangsang oleh perlakuannya.

Kulepas dengan menarik ke atas kaos yg digunakan Wahyu serta dia juga menolong untuk melepaskannya. Setelah itu kubuka kancing celana jeans yg ia gunakan, kuturunkan gespernya serta Wahyu juga menolong untuk melepas sendiri celana yg masaih ia gunakan tersebut celana dalam-nya maka Wahyu lebih dahulu telanjang bulat dihadapanku.

Lantas kuraba semua sisi badannya, kuraih batang kemaluannya yg telah mengeras serta berdiri tegak seperti tugu pahlawan. gw terasa sedikit aneh karna tanganku tidak menyentuh bulu kemaluan Wahyu. Rupanya Wahyu rajin mencukur habis bulu kemaluannya maka sisi kemaluannya terlihat bersih serta polos. Cuma ada sedikit bulu dibagian spesifik saja. Ada sisi yang merasa sedikit kasar karna bulu-bulu kemaluannya mulai berkembang, maka ujung-ujungnya yg tajam merasa sedikit kasar kalau tersentuh, akan tetapi ini malah bikin rangsangan sendiri bagiku. Penis Wahyu lumayan besar serta panjang, diameternya sekitaran 6 cm dengan panjangnya sekitaran 17 cm.

Mulut Wahyu menelusuri wajahku sampai semua sisi leher serta telingaku. Lidahnya dijulurkan menjilati semua sisi leherku. Sesekali Wahyu memberikannya kecupan di leherku serta lidahnya menyebar ke sisi belakang telingaku. Lubang telingaku juga tidak luput dari sapuan lidahnya. Tangannya buka pengait rok miniku serta saat ini kubantu memerosotkannya dengan pertolongan ke dua kakiku. Tangan Wahyu segera meraba sisi luar celana dalam yg kupakai. Ikatan tali nylon G Stringku di samping pinggang ditariknya maka lepas telah penutup akhir di badanku serta celana dalam-ku dibuang jauh ke lantai.

Saat ini kami telah keduanya sama bugil, telanjang bulat tanpa ada sehelai benang juga yg menutupi badan kami kembali. Lantas kami sama-sama bergumul, bibir kami kembali sama-sama lumat serta tangan kami juga sama-sama meraba sisi peka lawan semasing. Nafsu birahiku naik ke ubun-ubun rasa-rasanya. Memek ku yg telah basah mulai sejak barusan jadi jadi jadi lebih basah saja.

Cairan bening yg mengalir keluar dari dalam liang Memek seolah tidak terbendung kembali, jadi lebih lama alirannya jadi lebih deras saja. Entah telah berapakah banyak cairan kenikmatanku keluar membanjir sampai sekitaran selangkanganku. Lalu kuraih batang kemaluan Wahyu sembari kukocok-kocokkan dengan sedikit kasar karna menahan gejolak rangsangan yg kualami.

Mulut Wahyu mencium sisi susu gw. Kedua susu ku di cium serta dijilatinya dengan bertukaran. Lidahnya menyapu rata puting susuku. Ujung putingku dijilat serta dihisapnya maka menyebabkan rasa geli bercampur nikmat. Tangan Wahyu mulai menelusuri selangkanganku, semua sisi luar kemaluanku juga tidak luput dari belaian tangannya.

Jari-jarinya digaruk-garukkan di belahan bibir memek ku, sampai gw sedikit mendesah tertahan. Ujung jari tangan Wahyu mulai memainkan klitorisku. Ujung klitorisku sedikit ditekan dengan ujung jarinya lalu digesek-gesekkan dengan teratur sampai gw mengaduh tapi bukanlah karna kesakitan.

Aa.. Aacch! pekikku nyaring sembari menggeliat tidak karuan.

Rupanya gw sudah meraih orgasme sampai lendirku menyembur penuhi sisi dalam liang senggamaku. Bisa kurasakan memek mengedut sembari melepas lendir. Wahyu jadi lebih bergairah mencium serta menjilati sisi depan badanku. Jilatannya menghadap turun ke bawah menyapu tiap tiap jengkal kulit badanku. Perut sampai lubang pusarku disapu dengan lidahnya. Dia jadi lebih ke bawah ke arah paha, kembali naik ke atas menjilati sisi dalam paha, jadi lebih naik kembali sampai pangkal paha, lalu bibirnya menciumi bibir memek ku. Dengan tanpa ada sedikit juga terasa jijik Wahyu menjilati serta menelan cairan lendir bening dari memekku.

Bibirnya mengulum bibir memek ku serta lidahnya dijulurkan diantara belahan bibir memek ku. Bisa kurasakan ujung lidahnya menyisip masuk kedalam liang memek ku sembari kadang-kadang menyentuh dinding luar memek ku yg kembali membasah kembali. Lidah Wahyu menyapu ujung klitoris lantas mulutnya dibenamkan ke memek ku sembari menggeleng-gelengkan kepalanya.

Saya kembali tidak bisa membendung gelombang orgasmeku yg mengulung-gulung liar dari dalam badanku. Kujambak rambut Wahyu yg kepalanya masih tetap membenam di selangkanganku. Kutarik kepalanya supaya lebih tenggelam kembali di selangkanganku, kujepit kepalanya sembari kurasakan semprotan lendir kembali membasahi liang memek ku.

Wahyu kembali menjilat serta menelan habis cairan yg keluar dari dalam liang memek ku sebelumnya dia merambat naik kembali melumat bibirku sembari memegang serta mengarahkan batang kemaluannya di muka liang memek ku. Digesek-gesekkan sebentar kepala kemaluannya di belahan bibir memek ku, baru lalu didorongnya sedikit sampai kepala kemaluannya mulai masuk liang memek ku.

uhhhhhh..! Sakit..! Perlahan dong! jeritku menahan sakit yg bercampur nikmat.

Wahyu memberiku saat untuk menarik napas sesaat, lalu kembali dia mendorongkan batang kemaluannya supaya masuk sedikit lebih dalam kembali.

ohhhhhh.. Uuhh! Aduuh..! jeritku kembali menahan rasa perih didalam liang memek ku.

Wahyu bukannya menarik keluar batang kemaluannya dari dalam liang memek ku, namun dia jadi menghimpit lebih dalam kembali, serta desakannya se tambah kuat serta pada akhirnya..

Crottttttt.. Uu.. Uucch! Sleep..! Aa.. Aacch! Sleep..! Oo.. Oohhh! nada desahanku seolah bersahutan dengan nada pompaan batang kemaluan Wahyu.

Rasa sakit yg kualami juga telah jadi lebih menghilang berbarengan dengan deru pompaan batang kemaluan Wahyu yg memompa liang memek ku yg jadi lebih lama jadi lebih kencang. Saya rasa-rasanya betul-betul nyaris pingsan, tidak paham mesti melakukan perbuatan apa serta mesti bagaimana. Saya tidak bisa menggambarkan kesenangan yg kualami waktu itu dengan kalimat.

Yang kuingat yaitu pada akhirnya kami alami orgasme yg saatnya nyaris berbarengan. Serta mulai sejak waktu itu kami jadi teratur laksanakan hubungan begitu kembali. Saya betul-betul sukai serta menikmatinya, nyaris dengan teratur 3 kali satu minggu kami laksanakan making Love, dimanapun, sewaktu waktu seperti minuman enteng saja.

Baca Juga : Bercinta Dengan Teman Istriku

Artikel Menarik Lain

Shares 0
One Comment

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *